Send a Message
to monika43

Comments

5

Joined

Sep 6, 2013

monika43 Profile

Forums Owned

Recent Posts

Utica, NY

indonesia dan apec

Asia-Pasific Economic Coorporation merupakan sebuah angin segar bagi perekonomian bangsa Indonesia. Dengan keikut sertaan indonesia dalam APEC ini penulis percaya bahwasanya Indonesia dapat menjadi Negara yang kuat khususnya dalam era Globalisasi ekonomi pada saat ini. Dalam Era Ini Indonesia sebagai sebuah negara yang kaya akan sumber daya alam sudah tentu menjadikan APEC sebagai suatu momentum berharga bagi terciptanya sebuah stabilitas ekonomi dalam negeri. Penulis sebagai bagian dari bangsa Indonesia sungguh sangat percaya dengan kemampuan Indonesia untuk bersaing dengan negara-negara lain dikawasan Asia-Pasifik. Bagaimana tidak, Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah untuk eksis dan bersaing dalam koorporasi ini. Untuk itu marilah sebagai Rakyat dari bangsa yang hebat, kita bersama-sama harus mendukung keikut sertaan Indonesia dalam koorporasi ini agar lebih terciptanya ke-stabilan ekonomi dalam negeri.  (Sep 11, 2013 | post #1)

Corinth, MS

Masyarakat Harus Dukung Pemberantasan Teror dan Premanisme

Pengejaran terhadap kelompok dan oknum-oknum yang dicurigai terlibat aksi terorisme merupakan program yang berlanjut sepanjang waktu. Oleh karena itu, berita tertangkap atau tertembaknya seseorang atau sekelompok orang yang berada dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Densus 88 Anti Teror Mabes Polri nampaknya akan terus terjadi. Pada sisi lain pernyataan-pernyat aan yang bersifat kritik terhadap aktivitas Densus 88 Anti Teror Mabes Polri yang seolah olah sewenang-wenang juga mulai muncul. Demikian dikemukakan Pengamat Politik Datuak Ali Tjumano seraya menyarankan staf BNPT sebagai Badan Penanggulangan Aksi Teror yang bersifat terbuka, ada baiknya ada semacam unit yang dapat memberikan keterangan mengenai kasus-kasus penangkapan atau penembakan yang terjadi atas seseoarng atau sekelompok orang dalam rangka kegiatan Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, agar tidak terjadi politisasi serta menumbuhkan dukungan masyarakat terhadap upaya pemberantasan teror dan premanisme. “Dalam hubungan ini prosedur, ketentuan dan syarat-syarat pengecekan oleh keluarga korban dapat dibuat oleh BNPT,” katanya, Kamis(15/8/2013) malam. “Setiap tindakan kekerasan yang dapat mengakibatkan rasa takut kepada masyarakat adalah aksi teror. Penembakan terhadap sreorang anggota Polisi di daerah Lebak Bulus, sehingga tewas dapat dianggap sebagai aksi teror, meskipun pelaku terorisme di Lebak Bulus masih harus didalami apakah bermotif politis, atau sekedar aksi premanisme yang mungkin mulai muncul di kawasan Lebak Bulus,”sarannya. Terkait pemboman terhadap Vihara Ekayana belum lama ini, lelaki asal Padang ini memperkirakan pengusutan kasus pemboman terhadap Vihara Ekayana di Kebon Jeruk, Jakarta Barat ini nampaknya menemui beberapa kesulitan, karena belum ditemukannya identitas para pelakunya. Sementara itu, ketika ditanya semakin maraknya premanisme, Datuak Ali Tjumano menyatakan, Daerah Yogyakarta berkecenderungan rawan premanisme, aksi-aksi penembakan dengan senapan angin merupakan ilustrasi meningkatnya aksi-aksi preman di kota tersebut. Menurutnya, perlu dicegah dampak negatif dari pengadilan kasus Cebongan berupa munculnya sikap-sikap berani kelompok-kelompok preman, karena mereka beranggapan hukuman terhadap para anggota Kopassus yang sedang diadili, akan menyebabkan Polda berhati-hati dalam bersikap keras dan tegas terhadap preman.  (Sep 10, 2013 | post #1)

Norton, VA

bahaya komunisme

Pemerintahan orde baru selalu mengingatkan rakyat Indonesia untuk mewaspadai kebangkitan Partai Komunis Indonesia, bangkitnya komunisme gaya baru atau pengikut komunisme yang menyusup dalam gelap menunggu kebangkitan komunisme yang disebut sebagai organisasi tanpa bentuk. Semua peringatan ini disebut dengan bahaya laten komunisme. Saat itu semua orang dengan nyinyir mengatakan bahwa karena komunisme sudah mati di Indonesia maka peringatan orde baru tersebut dimaksudkan semata-mata untuk menyingkirkan demokrasi dan oposisi dengan menyebut semua pihak yang mengkritik sebagai komunis. Akan tetapi benarkah komunis dan PKI sudah mati? Kenyataannya PKI melalui garis Njoto telah membentuk ‘pemerintah dalam pengasingan’ di Inggris yang dikenal sebagai TapolUK yang dipimpin oleh perancang dokumen Gilchrist dan isu Dewan Jenderal, yaitu Carmel Budiardjo atau juga dikenal sebagai Carmel Brickman. Upaya TapolUK mendiskriditkan Indonesia dan menimbulkan simpati pada PKI yang dua kali memberontak dan membunuh ribuan warga Indonesia termasuk para pahlawan revolusi, telah berhasil menghidupkan komunisme maupun PKI, walaupun dengan nama yang berbeda. Kembalinya PKI dalam bentuk nyata terjadi dengan pembentukan Partai Rakyat Demokratik (PRD) yang deklarasinya dilakukan di YLBHI. Walaupun PRD tidak memuat komunisme dalam manifestonya, akan tetapi mereka sangat mengagendakan kebangkitan komunisme di Indonesia dan bahkan tidak segan mengatakan komunisme itu baik dan merakyat. Suatu pemikiran paham yang konyol mengingat korban jiwa akibat komunisme di seluruh dunia adalah satu milyar orang dan Rusia sebagai induk komunis sendiri sudah meninggalkan komunisme, begitupula dengan RRC yang sekarang merupakan negara kapitalis ketimbang komunis. Bukti keinginan PRD membangkitkan komunisme dan bahkan mengagendakan memasukan komunisme dalam kurikulum pendidikan dengan maksud mendoktrin pikiran anak-anak Indonesia namun mengelabui rakyat dengan mengatakan mereka bukan komunis dan asosiasi PRD dengan PKI adalah upaya pemerintah orde baru membungkam oposisi, demokrasi dan hak asasi manusia dapat dlihat pada pernyataan-pernyat aan PRD selama proses kudeta tahun 1996-1998. Bukti lain PRD memiliki keterkaitan erat dengan komunisme adalah PRD menghadiri kongres pertemuan sosial internasional di Sydney pada Februari, tahun 2000 silam. Kongres tersebut tampaknya untuk menghidupkan kembali partai komunis dan berafiliasi dengan komunisme internasional. Dengan kata lain sebenarnya PRD adalah PKI yang sudah berganti baju untuk membangkitkan komunisme di Indonesia kembali. Tidak mengherankan pada tahun 1996 – 1998 mereka terus melakukan berbagai agitasi dan provokasi terhadap Pak Harto karena mereka berpikir Soeharto adalah satu-satunya penghalang kebangkitan sejati komunisme di Indonesia. Sesaat setelah Pak Harto jatuh, orang-orang PRD langsung bergerak untuk menghapus larangan komunisme di Indonesia, untung Amien Rais dan kawan-kawannya masih waras dan menolak membatalkan. Serangan antek PKI tidak berhenti sampai di situ, mereka juga memperalat John Rossa yang sedang melakukan penelitian di Indonesia untuk membuat hasil penelitian yang pro PKI ketimbang pro rakyat Indonesia. Antek komunis dan John Rossa atas nama demokrasi mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi untuk membatalkan kewenangan jaksa agung melarang penerbitan buku. Tujuan mereka jelas supaya komunisme bisa bangkit melalui literatur dan buku-buku. Sayang MK kita saat itu masih dalam euforia reformasi yang kebablasan dan mengizinkan buku komunis terbit di Indonesia, yang mana secara langsung membuat TAP MPRS tentang larangan komunisme menjadi mandul dan tidak berguna sebab tidak ada daya paksa untuk melarang penyebaran paham komunis di Indonesia ini.  (Sep 8, 2013 | post #1)

Top Stories

papua separatism

Seperti telah kita ketahui bersama bahwasanya, permasalahan tindak separatisme yang kini terjadi di indonesia nampaknya sudah mulai mengkronis. Mengapa demikian? Hal ini ditandai dengan suatu aksi nyata dari gerombolan OPM atau yg kita kenal dengan organisasi Papua merdeka dlm hal ini bertanggung jawab atas tewas nya Prajurit TNI di papua. Hal ini sungguh sangat menarik jika di analisis, karena pihak-pihak luar negeri bisa saja ada di balik segala macam bentuk teror dan memboncengi pihak OPM. Jika di kaji dalam aspek geopolitik nya, Papua merupakan daerah yg sangat kaya akan sumber daya Alam dan juga penghasil besar emas. Sudah tentu pasti intrik-intrik yang menyelubungi nya pun semakin banyak dan beragam. Dalam hal ini Indonesia sebagai suatu negara yang berdaulat telah terganggu kedaulatan nya. Negara kesatuan Republik Indonesia yang suci ini harus dapat terbebas daripada gangguan-gangguan separatis yang di boncengi oleh pihak asing yang sangat tidak bertanggung jawab dan hanya mementingkan Nasional Interest nya saja. Sungguh memang kematian putra terbaik bangsa di tanah papua harus di bayar mahal oleh pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap masalah ini.  (Sep 6, 2013 | post #1)