68 kiai dan 400 Laskar Jihad dibabtis

Posted in the Malaysia Forum

First Prev
of 7
Next Last
fakta

Jakarta, Indonesia

#1 May 22, 2008
SEORANG pria paruh baya sedang memberikan kesaksian sambil berjalan-jalan hilir mudik di depan para jemaat. Sesekali terdengar tawa dan tepuk tangan, memenuhi ruangan sebuah rumah di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, itu. "Saya melayani dia sudah dua tahun yang lalu. Intinya, saya mau sampaikan, dia sudah dibaptis," kata si pengkhotbah yang mengaku bernama Pendeta Muhammad Filemon. Siapakah si dia? Yang dimaksud adalah K.H. Zainuddin MZ,''dai sejuta umat'' yang kini memimpin partai politik baru bernama Bintang Reformasi, itu.

Kesaksian itu bisa dilihat dalam VCD yang beredar luas di kalangan umat Islam maupun Kristen. Penyebarannya sudah melintasi batas geografis maupun agama. Di dalam VCD itu, selain Filemon, Fachli Bachriudin dan Daud Rajawali, juga memberi kesaksian.

Dari khutbah tiga pendeta itu, kesaksian Filemon dan Fachli yang mengundang kontroversi. Filemon mengaku pernah membaptis Zainuddin MZ, sedang Fachli mengaku pernah membaptis 68 kiai dan 400 lebih anggota Laskar Jihad di Sukabumi, Jawa Barat.

VCD tersebut beredar luas, sampai Surabaya. Sejak tiga bulan lalu, para aktivis Kristen sudah mulai mengoleksinya. Dari pemantauan wartawan GATRA di Surabaya, Nurul Fitriyah, VCD tersebut sudah beredar di gereja-gereja di kota buaya itu. Salah seorang jemaat Gereja Bethel Tabernakel di Jalan Nias, Firdaus --sebut saja begitu-- sudah sejak awal tahun ini mendengarnya. "Selain menyebar lewat mulut ke mulut, kabar pembaptisan Zainuddin itu santer lewat SMS," ujar Firdaus.

Menurut Firdaus, dalam SMS disebutkan bahwa Zainuddin MZ adalah salah satu dari lima sosok yang diincar orang-orang yang mengatasnamakan kaum muslimin. "Sepertinya orang-orang yang mengatasnamakan jihad itu, lho," tutur Firdaus. Pengincaran itu, nilai Firdaus, terkait dengan pembaptisan yang konon dilakukan Zainuddin MZ.
fakta

Jakarta, Indonesia

#2 May 22, 2008
Tentang VCD 'pembaptisan' itu, Firdaus sempat melihatnya. Ini terjadi pada awal Mei lalu, ketika seorang temannya asal Jakarta menenteng keping pintar berisi pengakuan seorang muslim yang telah berpindah menjadi Nasrani. Tapi, masih kata Firdaus, meski sudah santer beredar kabar soal pembaptisan itu, para anggota jemaat lainnya belum percaya 100 persen. "Itu baru kabar, berita yang belum jelas kebenarannya," Firdaus, beralasan. Yang jelas, masih kata Firdaus, bagi jemaat Nasrani, berita pembaptisan itu tak berdampak apa-apa pada mereka.

VCD yang beredar tak hanya satu. Baik Filemon maupun Fachli misalnya, juga memberikan kesaksian sejenis di VCD lain. Tapi, VCD yang memuat kesaksian tiga pendeta itu yang secara eksplisit mendapat banyak tanggapan.

Beredarnya VCD yang membawa nama Zainuddin MZ dan Laskar Jihad itu, membuat Forum Antisipasi Kegiatan Pemurtadan (FAKTA) tak mau tinggal diam. FAKTA membuat VCD tandingan. Isinya, selain memuat kesaksian Filemon dan Fachli, juga memuat bantahan dari Zainuddin MZ dan Ja'far Umar Thalib --Panglima Laskar Jihad. Di VCD yang sama, juga ada tanggapan dari Abu Deedat Shyihab, Ketua Umum FAKTA, Habib Rizieq, Ketua Front Pembela Islam, dan Hussein Umar, Sekretaris Jenderal Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia.

VCD versi FAKTA itu bertitel Membantah Fitnah Pendeta Radikal yang Mengisukan Murtadnya K.H. Zaenuddin M.Z. Ratusan Anggota Laskar Jihad dan Para Kiai Sukabumi. Dengan mengganti ongkos penggandaan sebesar Rp 25.000, seseorang bisa dengan mudah mendapatkannya. Di Jakarta, kaset itu umumnya beredar pada hari Jumat, di masjid-masjid.

Menurut Abu Deedat, VCD itu mulai disebar sejak awal April lalu, ditujukan baik untuk umat Islam maupun Nasrani. Ia berharap, VCD tersebut bisa menyadarkan umat Nasrani bahwa kesaksian dua pendeta tersebut tidak benar adanya. "Dan umat Islam agar tidak mudah dikibuli oleh para penginjil yang mengaku dulunya Islam," tutur Deedat kepada Rini Sulistyowati dari GATRA.
fakta

Jakarta, Indonesia

#3 May 22, 2008
Dalam VCD yang diproduksi FAKTA itu ada cuplikan kesaksian Pendeta Muhammad Filemon dan Pendeta Fachli Bachriudin. Filemon mengaku sudah dua tahun lalu membaptis Zainuddin MZ, sedangkan Fachli lebih seru lagi, telah membaptis 68 kiai dan lebih dari 400 orang Laskar Jihad di Sukabumi.

Berapa banyak VCD versi FAKTA itu digandakan? Abu Deedat tak tahu secara pasti. Menurutnya, VCD tersebut dicetak secara bertahap, sesuai dengan kebutuhan. "Ada yang diberikan secara gratis, ada yang dijual," jelasnya.

Munculnya VCD 'pembaptisan' tersebut, membuat Zainuddin tak tinggal diam. "Sampai saat ini dan selama hayat saya masih dikandung badan, saya tetap seorang muslim," tutur Zaenuddin menanggapi maraknya VCD yang menyebutkan bahwa dia telah dibaptis itu.

Kepada Nuke Susanti dari GATRA, Zainuddin mengaku sudah mendengar berita-berita miring tentang dirinya. "Saya sudah mendengarnya setahun yang lalu," tutur Zainudin. Tapi, soal VCD itu ia baru tahu tiga bulan lalu. Menurut Zainuddin, soal pembaptisan dirinya itu banyak versi. Pendeta Filemon misalnya, menyebutkan bahwa dia dibaptis di Singapura.

Sedangkan berita versi Ki Gendeng Pamungkas, lain lagi. Menurut berita yang katanya berasal dari Ki Gendeng itu, ketika Zainuddin sedang umroh, ia melihat tumpahan air wudunya membentuk wajah Yesus Kristus. "Padahal, tidak ada itu," kata Zainuddin.

Ada lagi versi yang menyebutkan bahwa Zainuddin menderita sakit keras. Tak ada seorang pun yang bisa menyembuhkan penyakitnya. "Lalu datang seorang pendeta yang bisa menyembuhkan saya, sehingga saya pindah agama. Itu semua tidak benar," tegasnya.

Tapi lucunya, ketika sebulan lalu, di suatu acara, Zainuddin ketemu Ki Gendeng Pamungkas, ia tiba-tiba memeluk Zainuddin. Kepada sang dai sejuta umat itu, Ki Gendeng mengatakan, bahwa dia baru saja pulang dari umroh dan dia telah meninggalkan ilmu-ilmu hitamnya. "Ya baguslah kalau begitu, Alhamdulillah," kenang Zainuddin.

Ki Gendeng Pamungkas sendiri, ketika dikonfirmasi soal ceritanya tentang Zainuddin masuk Kristen pada saat umroh, menolak dengan keras. "Itu sudah sepuluh tahun lalu ramainya, Zainuddin tidak seperti itu," jelas Ki Gendeng kepada Dudih Purwadi dari GATRA.
fakta

Jakarta, Indonesia

#4 May 22, 2008
Meski belum pernah melihat VCD yang memuat kesaksian Filemon, Ki Gendeng tetap yakin, bahwa Zainuddin tak akan ganti agama. "Itu nggak mungkin," jelas ayah lima anak yang kini juragan pompa bensin itu.

Ustad Ja'far Umar Thalib yang telah membubarkan Laskar Jihad pada Oktober 2002 itu, senada dengan Zainuddin. "Ini kedustaan yang luar biasa, bagaimana bisa begitu?" tanya Ja'far Umar Thalib kepada wartawan GATRA Sujoko. "Saya tidak percaya, itu adalah perkara yang mustahil. Ini adalah kedustaan besar," kata Ja'far dengan nada tinggi.

Apapun peristiwa yang dialami oleh seorang Laskar Jihad, masih kata Ja'far, di mana saja di Indonesia, dirinya akan tahu. "Saya langsung mengerti dan mendapat laporan, apalagi sampai 400. Ini kedustaan yang sangat kurang ajar dan tidak termaafkan," jelasnya. "Saya tahu betul para pimpinan Laskar Jihad, karena mereka itu rata-rata pernah menjadi murid-murid saya," jelasnya.

Dalam kesaksiannya, Fachli mengaku, di usia 15 tahun (tepatnya pada tahun 1981), ia sudah menjadi Kepala Diklat Laskar Jihad di Sukabumi. "Padahal, Laskar Jihad baru dirikan pada 6 April 2000," jelas Ja'far. Ia akan mempelajari serius masalah ini. Jika memang benar dan ada alamatnya, ia akan melaporkannya kepada pihak yang berwenang. "Agar bisa diproses secara hukum," katanya.

Beredarnya VCD yang memuat kesaksian Filemon dan Fachli itu disayangkan oleh Pendeta Dr. I.P, Lambe. Menurut Sekretaris Jenderal Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) ini, peredaran VCD tersebut patut dicurigai. "Ini akan menambah persoalan bangsa," papar Lambe kepada Bernadetta Febriana dari GATRA, menyesalkan. "Saya yakin, itu hanya dilakukan sekelompok kecil orang," tegasnya.

Dalam pandangan Lambe, orang-orang Kristen yang melakukan pencemaran nama baik dengan memberitakan berita bohong itu, berarti ia tidak beriman sebagai orang Kristen. "Bila yang melakukan orang Kristen, maka itu tujuannya tidak lain kecuali untuk adu domba antarumat," katanya.

Sejauh ini, Lambe sendiri masih belum mengenal orang-orang yang ada di VCD tersebut. Apalagi banyak gereja di Indonesia yang tidak masuk sebagai anggota PGI. Lambe memberikan contoh, gereja yang tidak masuk PGI itu adalah gereja-gereja yang mengadakan persekutuan di hotel-hotel, mal, dan gedung-gedung pertemuan. "Anggota PGI itu hanya 80 gereja dan mereka itu yang punya bangunan tetap saja, seperti HKBP, GKI, dan GKJ, dan lain-lain," kata Lambe.
fakta

Jakarta, Indonesia

#5 May 22, 2008
Meski memprihatinkan peredaran VCD tersebut, tapi PGI secara institusi tidak akan mengeluarkan pernyataan secara khusus. "Karena kami tak punya urusan dengan pembuat VCD tersebut," ujar Lambe. Tapi, Lambe menyarankan, karena ini menyangkut tokoh seperti Zainuddin, agar yang bersangkutan melakukan klarifikasi secara luas.

Bagaimanapun, beredarnya VCD di tengah-tengah masyarakat secara luas, punya dampak. Dalam catatan Abu Deedat Syihab, selain VCD, akhir-akhir ini banyak beredar buku atau kaset yang isinya memutarbalikkan ajaran Islam.

Sebelum beredarnya VCD kesaksian Filemon dan Fachli, menurut Dedaat, sudah lebih dulu muncul buku berjudul Upacara Ibadah Haji karya Drs. H. Amor. "Isinya ternyata mengatakan bahwa ibadah haji itu menyembah berhala," kata Deedat.

Tidak hanya Zainuddin dan Laskar Jihad saja yang disudutkan, ulama kondang seperti K.H. Kosim Nurseha juga pernah diisukan lewat kaset yang beredar luas. Di dalam kaset itu ada pengakuan seorang pria bernama Budi Darmawan alias Hagai Maulana yang mengaku sebagai salah seorang putra dari Kosim Nurseha yang kini telah masuk Kristen. "Tapi, setelah tim FAKTA melakukan konfirmasi kepada Kosim Nurseha, hal itu tidak benar sama sekali," tutur Deedat.

Pengaruh VCD tersebut ternyata cukup besar. Menurut Deedat, FAKTA banyak menerima laporan, misalnya, ada beberapa muslim di daerah Harapan Baru, Bekasi dan Cikarang, yang telah berganti akidah. "Umunya mereka adalah orang-orang yang belum begitu mantap keyakinannya dan orang-orang yang jauh dari informasi," papar Deedat.

Lalu dimana Filemon kini berada? Sepanjang pekan lalu, GATRA berusaha mengontak Filemon, untuk sebuah konfirmasi. Nomor telepon genggamnya tak lagi ia pegang. Ketika GATRA berusaha mengontaknya, yang menjawab seorang wanita yang mengaku sebagai istri Filemon. Menurut wanita yang tak mau menyebutkan namanya itu, Filemon masih di luar kota, dan tak tahu persis kapan ia kembali ke Jakarta. Si wanita itu juga tak mau memberi alamat dimana Filemon bisa dihubungi.

Dari seorang temannya yang bernama Yance, didapat informasi bahwa Filemon berada di Surabaya, memberi pelayanan. Dalam VCD kesaksiannya, Filemon menyatakan bahwa dirinya tergabung dalam komunitas Gereja Bethel Indonesia (GBI).

Untuk keperluan itulah GATRA menghubungi Pendeta Amos Sudarmanto, seorang rohaniawan di GBI yang berkedudukan di Surabaya. Tapi, Amos menyatakan bahwa pihaknya tidak tahu menahu soal Filemon yang mengaku bergabung dengan GBI tersebut.

Secara kelembagaan, menurut Amos, bila ada tamu dari luar Surabaya yang berkaitan dengan GBI, mestinya dilaporkan kepada Badan Pekerja Daerah. "Tapi, tidak pernah ada undangan, tidak pernah ada pertemuan," tutur Amos kepada B.M. Lukita Grahadyarini dari Gatra.
fakta

Jakarta, Indonesia

#6 May 22, 2008
Amos mengaku, bahwa ia mengetahui nama Filemon baru Senin pekan lalu, dari seorang jemaat yang sudah punya VCD kesaksian Filemon tersebut. Bila benar Filemon mengatasnamakan GBI, masih kata Amos, secara kelembagaan harus dibawah payung GBI. "Kenyataannya, setiap orang bisa rekaman sendiri, lalu digandakan, tidak bisa dipertanggungjawabkan," tegasnya.

Karena VCD Filemon dan Fachli sudah beredar luas, sebaiknya mereka memberi klarifikasi secara terbuka. Menjauh dari upaya klarifikasi hanya akan memperkeruh suasana. Kesaksian mestinya tidak menuai reaksi.
fakta

Jakarta, Indonesia

#7 May 22, 2008
dibawah ini kutipan dari perkataan si pendusta tersebut:

Saya Melayani Dia

Tapi, bisa nggak jaga rahasia ini. Bisa nggak (jemaat menjawab amin ...). Tolong, bukan saya takut, nanti saya keluar dari sini nanti saya diculik, saudaraku.

Terus bantu dalam doa buat pak Zainuddin MZ. Yah, anaknya sudah sekolah Alkitab. Beri kemuliaan bagi Allah (jari tangan kanannya menunjuk ke atas, jemaat tepuk tangan riuh).

Saya melayani dia (Zainuddin MZ) sudah dua tahun yang lalu. Intinya, saya mau sampaikan, dia sudah dibaptis. Dan tolong bantu dia dalam doa.

Kalau sekarang dia bikin partai, ini cuma untuk mengalihkan perhatian. Kalau selama ini perhatian orang mengarah kepada dia sebagai ustad, dai sejuta umat. Tapi kalau ngomong partai, saudaraku, politik dengan sendirinya, sedikit demi sedikit orang tidak terfokus pada dia. Pelan-pelan, saudaraku yang terkasih, dia akan berkata, "Goodbye Nabi Muhammad, welcome Yesus Kristus."

Saya kontak terus dengan dia, karena saya juga pendukung partainya dia.
fakta

Jakarta, Indonesia

#8 May 22, 2008
USIANYA 50-an tahun, berperawakan sedang, berkulit kuning. Ia mengaku keturunan Arab. Itulah Muhammad Filemon. Gaya bicaranya menggebu-gebu. Setelah peredaran VCD yang memuat pengakuannya telah membaptis K.H. Zainuddin MZ, Filemon tampak ketakutan. HP yang biasa ia gunakan tak pernah lagi dibawanya.

Tapi, kisah Filemon bisa kita dapat dari H. Insan LS. Mokoginta, 54 tahun. Wiraswastawan asal Manado, Sulawesi Utara, yang sejak tahun 1980 masuk Islam ini sering mendapat keluhan dari temannya bernama Agus. Menurut Insan, Agus yang beragama Islam, sering berdiskusi soal agama dengan salah seorang anak buah Filemon. Karena anak buah Filemon itu sering mengutip ayat-ayat suci Al-Quran, iman Agus jadi goyah.

Karena penasaran, Agus mengajak Insan --yang dianggap paham ajaran Islam-- untuk berdiskusi dengan anak buah Filemon. Waktu dan tempatnya ditentukan, di Rumah Makan Pondok Laras, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, pada 4 Mei 2003, pukul 15.00 WIB.

Insan tak hanya bersama Agus. Ia mengajak Ustad Afdil Salim dan Jamil, dari Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, serta Abu Mumtaz dari Majalah Bidik. Dalam pertemuan tersebut, Insan berpura-pura sebagai orang yang sedang mencari kebenaran, dan belum paham tentang ajaran agama Islam.

Di luar dugaan, Filemon hadir dalam pertemuan itu. Ia datang bersama 12 jemaatnya. Filemon mendapat giliran pertama. Kesempatan itu dimanfaatkannya untuk memberi kesaksian, tentang mengapa ia akhirnya memilih Nasrani sebagai jalan hidupnya, pada 1994. Menurut Filemon, ada tiga alasan. Pertama, ia sangat kecewa dengan kakeknya yang kawin-cerai, sampai delapan kali.

Kedua, ketika ia berada dalam penjara karena telah melakukan jihad. Tapi ia tak menyebutkan jihad tentang apa dan di mana ia dipenjara. Di dalam penjara itu Filemon mengaku satu sel dengan penganut Nasrani. Filemon, yang perokok berat, kemudian mengumpulkan puntung-puntung rokok dalam penjara untuk diambil tembakaunya dan dilinting ulang.

Karena tak ada kertas, Filemon melinting dengan menggunakan kertas yang ia sobek dari Alkitab milik teman satu selnya. Ketika rokok lintingan itu diisap, ia batuk-batuk tidak ketulungan. Teman satu selnya itu kemudian mengobatinya dengan doa-doa secara Kristiani. Batuknya berhenti dengan sendirinya. Ketika sisa lintingan rokok itu dibuka, dalam kertas ada tulisan, "Bertobatlah kamu karena Kerajaan Allah sudah semakin dekat."

Adapun alasan ketiga, Filemon berfikir bahwa semua ajaran agama sama. Ia memilih memeluk Nasrani.
fakta

Jakarta, Indonesia

#9 May 22, 2008
Selama memberikan kesaksian sekitar 45 menit itu, Filemon sesekali mencuplik ayat Al-Quran dan kutipan dalam bahasa Arab. Tapi lafalnya yang salah. Misalnya "Lakum dinukum waliyadin", diucapkan "Lakum dinakum waliyabin". "Alaihi salam" diucapkannya "Aliyul salam".

Setiap kali Filemon salah melafalkan ayat atau kutipan dalam bahasa Arab, Ustad Afdil Salam selalu membetulkannya. Ketika Jasmin menyodorkan Al-Quran Surah Al Ikhlas untuk dibaca, raut muka Filemon berubah. "Aduh, sudah nggak bisa," Filemon menolak.

Setelah itu, suasana pertemuan jadi tidak nyaman. Diskusi belum berjalan sebagaimana dijadwalkan, Filemon sudah enggan meneruskannya. "Saya nggak nyangka jadi begini. Saya tidak bisa meneruskan diskusi ini, saya ada acara," kata Insan menirukan ucapan Filemon.

Pertemuan yang direncanakan 3 jam itu diakhiri pada menit ke-55. Filemon bersama jemaatnya lalu meninggalkan rumah makan, padahal menunya belum selesai ia santap. Karena materi pembicaraan dinilai belum tuntas, Insan berusaha melakukan dialog lagi. "Tapi, Filemon sulit sekali dihubungi," ujar Insan.

"Ternyata ia tak bisa membacanya," kenang Insan kepada Rini Sulistyowati dari GATRA. "Masak, orang yang mengaku di rumah berbahasa Arab dan pintar mengaji tiba-tiba nggak bisa?" tanya Insan. Tentu, sebaiknya Filemon menjawab pertanyaan ini.
fakta

Jakarta, Indonesia

#10 May 22, 2008
TINGGI badannya sekitar 160 sentimeter. Ia memakai hem putih, dasi warna gelap, dan kopiah hitam. Tangan kirinya memegang mik. Bicaranya penuh semangat. Omongannya diwarnai humor, yang membuat jemaat tertawa. Itulah sosok dan penampilan Fachli Bachriudin, yang di dalam VCD kesaksiannya mengaku sudah membaptis 68 kiai dan 400 lebih Laskar Jihad di Sukabumi, Jawa Barat.

Fachli mengaku lahir di desa Ciwangi, Sukabumi, Februari 1966. Sejak usia 3 tahun, ia sudah dimasukkan ke pesantren. Nah, ketika usianya 15 tahun (tahun 1981), ia mengaku dinobatkan sebagai Kepala Diklat Laskar Jihad di Sukabumi. "Dari seluruh Indonesia datang ke Sukabumi," katanya. Jabatan itu diembannya, menurut Fachli, karena di sana ada kakeknya. Kata Fachli, kakeknya itu keturunan ke-8 dari Sunan Gunung Jati. Di usianya yang ke-20, Fachli masuk Kristen. Ia lama mengembara di Indonesia bagian Timur, sampai Papua.

Wartawan GATRA, Taufik Abriansyah, mencoba menelusuri jejak Fachli di Sukabumi. Ternyata, di Kabupaten Sukabumi ini hanya ada satu jalan dan satu kampung yang bernama Ciwangi. Jalan Ciwangi adalah kawasan pertokoan. Di situ terdapat Rumah Makan Ciwangi, yang kondang.

Agak ke selatan ada Kampung Ciwangi. Di sini ada Pasar Ciwangi. Menurut Ustad Uus, seorang ajengan di Masjid Hidayah, di Ciwangi tak pernah ada pesantren. "Satu-satunya aktivitas keagamaan ya di Masjid Hidayah ini," papar Uus yang kini berusia 50 tahun. Hal sama diperoleh GATRA dari Kantor Departemen Agama Sukabumi, bahwa tak pernah ada pesantren di Ciwangi, juga yang bernama Al-Falah, seperti disebut-sebut Fachli.

Untuk mengetahui sejauh mana kebenaran dari kesaksian Fachli, wartawati GATRA, Bernadetta Febriana, menemui Fachli dua kali. Pertemuan pertama pada Jumat siang dua pekan lalu, di Gedung Panin lantai VIII, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Pertemuan kedua berlangsung Selasa siang pekan lalu, di sela-sela acara konvensi doa nasional di Istora Bung Karno, yang berlangsung 12-15 Mei lalu. Berikut petikannya:

Anda sudah tahu kalau sekarang telah beredar VCD mengenai kesaksian tiga pendeta, salah satunya Anda?

Saya sudah mendengar adanya peredaran VCD yang ada pernyataan bahwa Zainuddin MZ bertobat. Mungkin itu kaset yang isinya tiga orang itu, ya? Ada kawan saya, Muhammad Filemon, terus ada Daud Rajawali, dan saya sendiri. Waktu itu saya tidak tahu kalau VCD-nya beredar, karena itu hanya untuk kalangan sendiri. Untuk kejelasannya mengenai Zainuddin MZ itu bertobat atau tidak, saya nggak tahu persis. Tapi, saya sudah banyak mendengar mengenai hal itu.

Faktanya, sekarang VCD itu sudah beredar luas di kalangan umat Islam?

Waduh, kok jadi begitu? Itulah, saya sudah bilang, supaya rekaman itu jangan sampai ke mana-mana, itu untuk kalangan tersendiri dan kaset yang beredar itu saya tidak pernah tahu.
fakta

Jakarta, Indonesia

#11 May 22, 2008
Anda sudah mencoba untuk mengklarifikasikannya?

Sudah bukan usaha lagi namanya. Berkali-kali saya coba, tapi nggak bisa. Saya coba untuk ketemu Pak Daud Rajawali dan Pak Filemon, tapi selalu gagal.

Kapan terakhir Anda ketemu Pendeta Filemon?

Ya waktu itu, yang ada di VCD itu, tahun 2002, hari Sabtu, bulan dan tanggalnya saya lupa.

Waktu kesaksian, Anda memang diundang bersama pendeta Filemon dan Daud Rajawali?

Perkara diundang bersama, saya nggak tahu. Saya nggak dikasih tahu akan ada tiga orang. Cuma, begitu datang, saya dikasih tahu, "Nanti yang khotbah Pak Filemon, Pak Fachly. Nanti yang kesaksian Pak Daud Rajawali." Begitu saya maju, saya lihat ada handycam itu.

Apa benar Anda telah membaptis 400 lebih Laskar Jihad?

Empat ratus? Nggak ah. Ini salah lagi. Laskar Jihad lagi. Dulu kan Laskar Jihad nggak ada. Mungkin Komando Laskar ada. Atau mereka itu secara intern, tidak front ke luar. Ya mungkin baru-baru kali ini saja, setelah beberapa peristiwa di daerah konflik.

Anda juga telah membaptis 68 orang kiai?

Wah, itu bukan saya yang membaptis. Bukan saya itu....

Anda pernah menjabat Kepala Diklat Laskar Jihad di Sukabumi?

Itu cerita Diklat Jihad.. dulu kan nggak ada laskar jihad ya, ya, terpusat-pusat pada pondok pesantren itu sendiri. Pondok pesantren punya ciri khas masing-masing. Dulu terkenalnya Komando Laskar.

Anggotanya berapa?

Kalau nggak salah sih, pastinya nih... 700 ada. Itu se- Indonesia. Tapi, kami ini pakai sistem ilmu. Pakai telepati, udah selesai. Bisa terkumpul semua.
fakta

Jakarta, Indonesia

#12 May 22, 2008
Apa nama pesantren Anda?

Apa memang perlu tahu? Untuk apa sih? Pesantren saya sudah nggak ada, udah bubar. Namanya Pondok Pesantren Al-Falah. Kiainya sekarang sudah nggak ada lagi. Saya dulu sampai diajari ilmu-ilmu segala macem.
yohei

Pekanbaru, Indonesia

#13 May 22, 2008
saya juga pernah punya vcd itu, tapi aku ga nyangka pembicara nya adalah peambohong semua.tapi tujuan mereka bohong apa yah?

“Iman & Taqwa kepada ALLAH”

Since: Oct 07

http;//www.huda.tv

#14 May 22, 2008
Al Quran - Surah Al-Bayyinah

Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.

001. Orang-orang yang kafir dari Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) serta orang-orang musyrik, tidak akan terlepas (dari kepercayaan dan amalan masing-masing) sehingga datang kepada mereka bukti yang jelas nyata.

002. Iaitu seorang Rasul dari Allah yang membacakan (kepada mereka) Lembaran-lembaran Suci.

003. Terkandung di dalamnya pelajaran-pelajaran dan hukum-hukum yang benar.

004. Dan orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Kitab (Taurat dan Injil) itu, tidak berpecah-belah melainkan setelah datang kepada mereka bukti yang jelas nyata.

005. Pada hal mereka tidak diperintahkan melainkan supaya menyembah Allah dengan mengikhlaskan ibadat kepadaNya, lagi tetap teguh di atas tauhid dan supaya mereka mendirikan sembahyang serta memberi zakat dan yang demikian itulah agama yang benar.

006. Sesungguhnya orang-orang yang kafir dari Ahli Kitab dan orang-orang musyrik itu akan ditempatkan di dalam Neraka Jahanam, kekallah mereka di dalamnya. Mereka itulah sejahat-jahat makhluk.

007. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal soleh, mereka itulah sebaik-baik makhluk.

Saudaqaullahulazim.
awewe

Jakarta, Indonesia

#15 May 22, 2008
hiihih takut ya?
Addicted to Indon

Jakarta, Indonesia

#16 May 22, 2008
"Fakta" adalah provokator, agen ganda Yahudi + CIA, sengaja memecah belah. Dia punya banyak nama login. Gue udah tau dah trick lu. Kasian deh lu. Nongkrongin komputer terus, ngerokok, ngopi sambil browsing cari-cari bahan adu domba. Ga ada kerjaan lain bro?
Addicted to Indon

Jakarta, Indonesia

#17 May 22, 2008
fakta wrote:
Anda sudah mencoba untuk mengklarifikasikannya?
Sudah bukan usaha lagi namanya. Berkali-kali saya coba, tapi nggak bisa. Saya coba untuk ketemu Pak Daud Rajawali dan Pak Filemon, tapi selalu gagal.
Kapan terakhir Anda ketemu Pendeta Filemon?
Ya waktu itu, yang ada di VCD itu, tahun 2002, hari Sabtu, bulan dan tanggalnya saya lupa.
Waktu kesaksian, Anda memang diundang bersama pendeta Filemon dan Daud Rajawali?
Perkara diundang bersama, saya nggak tahu. Saya nggak dikasih tahu akan ada tiga orang. Cuma, begitu datang, saya dikasih tahu, "Nanti yang khotbah Pak Filemon, Pak Fachly. Nanti yang kesaksian Pak Daud Rajawali." Begitu saya maju, saya lihat ada handycam itu.
Apa benar Anda telah membaptis 400 lebih Laskar Jihad?
Empat ratus? Nggak ah. Ini salah lagi. Laskar Jihad lagi. Dulu kan Laskar Jihad nggak ada. Mungkin Komando Laskar ada. Atau mereka itu secara intern, tidak front ke luar. Ya mungkin baru-baru kali ini saja, setelah beberapa peristiwa di daerah konflik.
Anda juga telah membaptis 68 orang kiai?
Wah, itu bukan saya yang membaptis. Bukan saya itu....
Anda pernah menjabat Kepala Diklat Laskar Jihad di Sukabumi?
Itu cerita Diklat Jihad.. dulu kan nggak ada laskar jihad ya, ya, terpusat-pusat pada pondok pesantren itu sendiri. Pondok pesantren punya ciri khas masing-masing. Dulu terkenalnya Komando Laskar.
Anggotanya berapa?
Kalau nggak salah sih, pastinya nih... 700 ada. Itu se- Indonesia. Tapi, kami ini pakai sistem ilmu. Pakai telepati, udah selesai. Bisa terkumpul semua.
"Fakta" adalah provokator, agen ganda Yahudi + CIA, sengaja memecah belah. Dia punya banyak nama login. Gue udah tau dah trick lu. Kasian deh lu. Nongkrongin komputer terus, ngerokok, ngopi sambil browsing cari-cari bahan adu domba. Ga ada kerjaan lain bro?
Addicted to Indon

Jakarta, Indonesia

#18 May 22, 2008
fakta wrote:
SEORANG pria paruh baya sedang memberikan kesaksian sambil berjalan-jalan hilir mudik di depan para jemaat. Sesekali terdengar tawa dan tepuk tangan, memenuhi ruangan sebuah rumah di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, itu. "Saya melayani dia sudah dua tahun yang lalu. Intinya, saya mau sampaikan, dia sudah dibaptis," kata si pengkhotbah yang mengaku bernama Pendeta Muhammad Filemon. Siapakah si dia? Yang dimaksud adalah K.H. Zainuddin MZ,''dai sejuta umat'' yang kini memimpin partai politik baru bernama Bintang Reformasi, itu.
Kesaksian itu bisa dilihat dalam VCD yang beredar luas di kalangan umat Islam maupun Kristen. Penyebarannya sudah melintasi batas geografis maupun agama. Di dalam VCD itu, selain Filemon, Fachli Bachriudin dan Daud Rajawali, juga memberi kesaksian.
Dari khutbah tiga pendeta itu, kesaksian Filemon dan Fachli yang mengundang kontroversi. Filemon mengaku pernah membaptis Zainuddin MZ, sedang Fachli mengaku pernah membaptis 68 kiai dan 400 lebih anggota Laskar Jihad di Sukabumi, Jawa Barat.
VCD tersebut beredar luas, sampai Surabaya. Sejak tiga bulan lalu, para aktivis Kristen sudah mulai mengoleksinya. Dari pemantauan wartawan GATRA di Surabaya, Nurul Fitriyah, VCD tersebut sudah beredar di gereja-gereja di kota buaya itu. Salah seorang jemaat Gereja Bethel Tabernakel di Jalan Nias, Firdaus --sebut saja begitu-- sudah sejak awal tahun ini mendengarnya. "Selain menyebar lewat mulut ke mulut, kabar pembaptisan Zainuddin itu santer lewat SMS," ujar Firdaus.
Menurut Firdaus, dalam SMS disebutkan bahwa Zainuddin MZ adalah salah satu dari lima sosok yang diincar orang-orang yang mengatasnamakan kaum muslimin. "Sepertinya orang-orang yang mengatasnamakan jihad itu, lho," tutur Firdaus. Pengincaran itu, nilai Firdaus, terkait dengan pembaptisan yang konon dilakukan Zainuddin MZ.
"Fakta" adalah provokator, agen ganda Yahudi + CIA, sengaja memecah belah. Dia punya banyak nama login. Gue udah tau dah trick lu. Kasian deh lu. Nongkrongin komputer terus, ngerokok, ngopi sambil browsing cari-cari bahan adu domba. Ga ada kerjaan lain bro?
fakta

Jakarta, Indonesia

#19 May 22, 2008
Addicted to Indon wrote:
<quoted text>
"Fakta" adalah provokator, agen ganda Yahudi + CIA, sengaja memecah belah. Dia punya banyak nama login. Gue udah tau dah trick lu. Kasian deh lu. Nongkrongin komputer terus, ngerokok, ngopi sambil browsing cari-cari bahan adu domba. Ga ada kerjaan lain bro?
oh wow.... aneh bin ajaib. mengapa anda mengembalikan "bola panas kepada saya?". ini adalah FAKTA
fakta

Jakarta, Indonesia

#20 May 22, 2008
yohei wrote:
saya juga pernah punya vcd itu, tapi aku ga nyangka pembicara nya adalah peambohong semua.tapi tujuan mereka bohong apa yah?
yg pasti sih tujuannya untuk mengembalikan atau memperkuat keimanan para jemaah gereja, karena mereka sendiri kebanyakan sudah meragukan agamanya sendiri dan juga meragukan eksistensi yesus sebagai tuhan.

Tell me when this thread is updated:

Subscribe Now Add to my Tracker
First Prev
of 7
Next Last

Add your comments below

Characters left: 4000

Please note by submitting this form you acknowledge that you have read the Terms of Service and the comment you are posting is in compliance with such terms. Be polite. Inappropriate posts may be removed by the moderator. Send us your feedback.

Malaysia Discussions

Title Updated Last By Comments
VlDEO YOUTUBE: JAWA AKRAB DENGAN YESUS 26 min Yudas Iskariot 124
Malaysia Airlines flight MH17 shot down over Uk... 41 min PUTIN a NAZI PIG 1,138
Bahrain has always been economic, business hub,... 42 min malingsia malas 91
No telefon gay 0175322044 (Nov '10) 52 min Aman_z 3,627
Kandangan cing ae ! (Mar '10) 56 min utuh aluh idang i... 360
Pertamina akuisisi 5 aset Petronas (Jul '13) 1 hr malingsia malas 18
khusus buat germo,bispak,gigolo,tante yg ada di... (Jul '10) 1 hr jack 1,603
DEBAT ISLAM VS KRISTEN. Fakta: ISLAM GAK AKAN M... (Jun '13) 1 hr Yudas Iskariot 76,403
Negara Terbaik Untuk Berbisnis: Malaysia Masuk ... (Oct '13) 4 hr Kampong boy 2,309
Saya baby mila , cewek bispak (Apr '08) 5 hr dimas 13,109
AKU GAY mau isap KONTOL/KOTE (Mar '10) 9 hr sange 9,446
FORUM LONTE/GIGOLO (Silakan Isi) (Jul '09) 11 hr andry26 27,526
•••

Malaysia People Search

Addresses and phone numbers for FREE

•••