-Wow Indon semakin tak berdaya dari Malaysia-

Posted in the Malaysia Forum

“Forindon Raja Hoax”

Since: Oct 12

Kebun Sawit, Indonesia

#1 Oct 31, 2012
DPRD Riau kaget mendengar laporan ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau, Zainul Ikhwan bahwa sebagian besar Riau pesisir dikuasai oleh siaran radio Malaysia. Bahkan, di Bagan Siapi-Siapi, pusat kabupaten Rokan Hilir, tidak ditemukan satupun siaran radio Indonesia. Sebetulnya, penguasaan ini sudah berjalan sangat lama bahkan, daerah Rohil ini pun punya sejarah bahwa penguasaan negara tetangga diberbagai bidang publik pernah terjadi.

"Kita menangkap 63 siaran radio Malaysia di Rohil dan tak satupun ada radio Indonesia. Sedangkan di Kabupaten Bengkalis, kita bisa menangkap 28 siaran radio Malaysia dan kabupaten Kepulauan Meranti ada 14 siaran radio Malaysia," ungkap Zainul Ikhwan dalam rapat dengar pendapat bersama komisi A, DPRD Riau, Senin (8/10).

Dikatakan Zainul, pihaknya sangat prihatin dengan keadaan penyiaran di wilayah perbatasan, bahkan dia meminta agar semua stake holder di Riau mendorong pertumbuhan radio komunitas yang berbasis budaya lokal atau nasional Indonesia.

"Harapan agar kita bersama-sama membantu, Kabupaten/kota terhadap pentingnya penyiaran di wilayah perbatasan ini,"tambahnya. Bahkan, KPID sangat membantu kalau ada masyarakat yang mendirikan radio komunitas. KPID sangat membuka peluang untuk mempermudah prosedur perizinan. Tidak hanya itu, KPID juga berjanji untuk menghadiahi beberapa perangkat atas keperluan pendirian radio komunitas.

Menanggapi hal tersebut, anggota komisi A, DPRD Riau, Tengku Azuwir mengatakan KPID Riau perlu kerja ekstra untuk menumbuh-kembangan kepenyiaran radio komunitas daerah tersebut. Bahkan, dia merasa sangat kaget dengan informasi yang disampaikan KPID berdasarkan deteksi siaran sejak tahun 2010 lalu.

Tengku Azuwir mengakui hal tersebut dapat membuat pudarnya patriotisme masyarakat terkait siaran negara tetangga tersebut, meski Riau punya rumpun budaya yang mengakar dengan Malaysia.

"Sangat perlu KPID bekerja ekstra keras. Maka kita akan mendukung dan menyokongnya. Karena, tak boleh ada invansi siaran negara lain terhadap daerah kita,"ungkapnya.

Selain membahas masalah radio Malaysia KPID juga menyebutkan TV kabel marak Pekanbaru Selain itu, KPID Riau juga menyampaikan bahwa saat ini sangat marak TV Kabel di Pekanbaru. Bahkan, TV kabel tersebut juga banyak memuat siaran berbau pornografi.

Dijelaskan Zainul Ikhwan, TV Kabel tersebut tidak memberikan kontribusi kepada daerah Riau, kecuali kepada Perusahaan Listrik Negara. Pasalnya, Pengusaha TV kabel tersebut meminta jasa PLN padahal seharusnya lembaga penyiaran harus memberikan kontribusi atas perizinan ke daerah.

“Forindon Raja Hoax”

Since: Oct 12

Kebun Sawit, Indonesia

#2 Oct 31, 2012
MIRIS! KEHIDUPAN ANAK-ANAK INDONESIA DI PERBATASAN

Siapa yang tidak mengenal Jakarta ? Semua orang Indonesia tahu itulah Ibukota Negara Indonesia. Ibukota yang kian memanas dengan perebutan kursi DKI 1. Namun itu tidak selamanya berlaku, jangan coba-coba bertanya di mana letak Jakarta yang menjadi Ibu kota Negara Indonesia kepada anak-anak Tenaga Kerja Indonesia di Malaysia yang orangtuanya bekerja di sektor perkebunan. Sudah pasti dengan kepolosan mereka akan menjawab tidak tahu. Maklum saja di Tawau, yang hanya berjarak 30 menit dari Pulau Sebatik, Nunukan, Kaltim, SD tempat mereka sekolah ternyata tidak memiliki peta Indonesia. Bahkan lebih parah lagi, anak-anak SD Indonesia ini dalam setiap upacara lebih dulu menyanyikan lagu kebangsaan Malaysia, kemudian Negara Bagian Sabah, baru giliran menyanyikan lagu Indonesia Raya.(Kita perlu menarik nafas panjang setelah membaca kalimat tersebut. Seandainya WR Supratman sebagai pencipta lagu Indonesia Raya masih hidup akan tertunduk lesu mengetahui kabar ini).

Adalah Ir. Hetifah Sj. Siswanda, MPP, PhD, anggota Komisi X Dapil Kalimantan Timur menceritakan hasil resesnya selama tiga hari ke perbatasan Kaltim-Malaysia. Beliau bercerita hampir meneteskan air mata, tatkala berbicara memakai bahasa Indonesia, mereka belum merespon secara baik, tetapi ketika dijelaskan memakai bahasa Melayu oleh guru asal Malaysia barulah mereka memahaminya.

Lancarnya mereka berbahasa Melayu bukan karena keseringan nonton serial Ipin & Upin di salah satu stasiun televisi Indonesia atau televisi Malaysia. Namun, lebih karena guru Malaysia lebih dominan memberikan pelajaran dibandingkan guru Indonesia yang diperbantukan. Lalu kemana guru-guru asal Indonesia ? Pada kenyataanya peran guru-guru PNS dari Indonesia yang diperbantukan tidak berjalan maksimal. Pada tahun 2006-2009 sebanyak 109 orang, 2009-2011 juga berjumlah 109 dengan pola kontrak 3 tahun. Sedangkan 2011-2014 ini malah belum ada. Berdasarkan pengakuan di lapangan, guru-guru kita kurang gigih memberikan pengajaran dan pengaruh kepada anak-anak Indonesia.

Permasalahan dalam konteks ini tidak hanya sebatas hak pendidikan anak-anak TKI yang terabaikan. Tidak sebatas cerita pilu tentang Lagu Indonesia Raya yang dinomortigakan saat upacara. Tidak juga sebatas mahirnya mereka berbahasa Melayu dan terbengong-bengong saat ditanya dengan bahasa Indonesia. Atau cerita pilu para pejabat yang miris melihat dengan mata kepala sendiri anak-anak Indonesia di perbatasan.

“Forindon Raja Hoax”

Since: Oct 12

Kebun Sawit, Indonesia

#3 Oct 31, 2012
Kondisi seperti itu, sudah sangat menggambarkan jiwa anak-anak TKI di perbatasan yang bukan lagi Indonesia namun Malaysia. Perlunya pemahaman dan penguasaan bahasa Indonesia pada anak-anak itu, tidak sedangkal agar mampu menjawab pertanyaan para pejabat Indonesia atau bahkan Presiden kita saat melakukan aksi kunjungan perbatasan. Atau bahkan mengantisipasi tangis presiden kita SBY, yang sangat sensitif itu. Bisa-bisa beliau berderai air mata saat melontarkan pertanyaan dalam bahasa Indonesia "Tahukah Adik-adik siapa Saya. Saya adalah presiden kalian, Presiden Indonesia. Ada yang tahu nama Saya?". Sedang anak-anak itu terbengong-bengong saja.

Kita semua tahu "bahasa Indonesia bahasa persatuan bangsa Indonesia". Bahasa Indonesia menyatukan seluruh bangsa Indonesia yang beraneka ragam dalam kerangka Negara Kesatuan Indonesia. Menyatukan hati dan jiwa para anak negeri dalam satu nafas Indonesia. Kita tidak bisa menuntut agar anak-anak TKI di perbatasan Indonesia-Malaysia agar mencintai bahasa Indonesia, sedang mereka tidak mendapatkan hak pendidikan layaknya anak Indonesia lainnya. Kita tidak bisa menuntut mereka untuk mahir berbahasa Indonesia sedang tiap hari mereka disuapi bahasa Melayu oleh guru-guru Malaysia. Kita tidak bisa menuntut mereka mencintai Indonesia sedang Malaysia lebih memperhatikan mereka dan Indonesia sebatas mengunjungi bahkan mengabaikannya.

Inilah sebenarnya Balada Siswa SD anak-anak TKI di Perbatasan Indonesia-Malaysia. Balada anak negeri di perbatasan Indonesia-Malaysia tidak pernah cukup diceritakan dalam artikel atau gambar film Tanah Surga, Katanya. Ini adalah kisah pilu yang melengkapi bergunung derita warga Indonesia yang tinggal di perbatasan Indonesia-Malaysia. Kita tentu tidak rela anak-anak bangsa lebih mencintai bahasa Melayu. Kita tentu tidak rela mereka justru lebih mengenal baik bendera Malaysia dan bendera Negara Bagian Sabah daripada bendera Indonesia.
Agent123

Jakarta, Indonesia

#4 Oct 31, 2012
ha ha ha sipondan rambut merah cakap kosong berapa banyak sinetron dan lagu indonesia menjajah malon ha ha ha

“Forindon Raja Hoax”

Since: Oct 12

Kebun Sawit, Indonesia

#5 Oct 31, 2012
Agent123 wrote:
ha ha ha sipondan rambut merah cakap kosong berapa banyak sinetron dan lagu indonesia menjajah malon ha ha ha
Sinetron sampah tak berguna. ada yang lebih berguna dari sinetron Indon

Malaysia unggul dari RI soal turunan CPO

Pemerintah tidak akan merevisi aturan bea keluar (BK) produk minyak sawit mentah (CPO) demi meningkatkan nilai tambah industri kelapa sawit nasional.

"Jika peraturan BK direvisi, maka pelaku usaha tidak mendapatkan hasil yang memuaskan. Apabila harga CPO di pasar internasional sudah 700 dolar AS per ton, maka BK menjadi nol persen," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Agro, Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Benny Wahyudi, di Jakarta, hari ini.

Sedangkan Direktur Hasil Hutan dan Perkebunan Kemenperin, Aryan Wargadalam, mengatakan sejak pemberlakuan BK atas CPO, utilisasi industri olein di Malaysia anjlok hingga setengahnya.

"Malaysia membutuhkan bahan baku dari Indonesia. Sejak pemberlakuan BK, pasokan ke sana berkurang dan utilisasi produksinya anjlok menjadi 50 persen," katanya.

Malaysia, menurut Aryan, sejauh ini lebih maju dalam penghiliran industri berbasis CPO dibandingkan Indonesia.

"Negara tetangga tersebut menghasilkan 100 turunan produk CPO dan Indonesia saat ini baru sekitar 47 turunan. Pemerintah akan memacu program hilirisasi industri kelapa sawit dan menghasilkan nilai tambah yang semakin tinggi," katanya.

Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), Fadhil Hasan, menambahkan besaran BK produk hilir CPO perlu dikaji kembali untuk disempurnakan.

Hal itu karena pemberlakuan BK atas produk CPO dan turunannya tidak efektif.

"Level BK untuk produk hilir sebaiknya dinolkan dan level untuk CPO dikurangi," katanya.
Agent123

Jakarta, Indonesia

#6 Oct 31, 2012
xi xi banci/pondan galau berambut merah

Tell me when this thread is updated:

Subscribe Now Add to my Tracker

Add your comments below

Characters left: 4000

Please note by submitting this form you acknowledge that you have read the Terms of Service and the comment you are posting is in compliance with such terms. Be polite. Inappropriate posts may be removed by the moderator. Send us your feedback.

Malaysia Discussions

Title Updated Last By Comments
jawa anjing jawa bangsat jawa pantek jawa pepek... (Jan '13) 7 min paijo-- 326
(parah) 30 kelemahan indonesia (Dec '11) 14 min Indon tak malu 45
DEBAT ISLAM VS KRISTEN. Fakta: ISLAM GAK AKAN M... (Jun '13) 14 min paijo 108,162
rezim diktator umno parti oposisi dilarang ikla... 18 min makdatok 133
Hot News!! INDON merompak lagi Di Malaysia !! 20 min Indon tak malu 15
MALAYSIALku yg MALANG 22 min Indon tak malu 14
KESIAN, INDONESIA DIPIMPIN Oleh DEWA BADUT JOKOWI 30 min Indon tak malu 4,438
Sriwijaya sudah terbukti berpusat dan bermula d... 32 min Bravoer 2,896
Adakah Malaysia membenci Indonesia? Undi dan Ko... 1 hr makdatok 82
Melayu bangsa sial yang dijajah JAWA 5 hr EmpayarMasa 132
More from around the web