Local News: Malaysia 

 | 

Sign Up

 | 

Sign In

Advertisment

++ GADIS INDON, Grup PELACUR TERBESAR ASIA

Comments (Page 8)

Showing posts 141 - 160 of347
|
Go to last post| Jump to page:
GenX

Seremban, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#144
Feb 18, 2008
 
A2I3F wrote:
<quoted text>
Memang saya mengakui bahwa Indonesia punya lokalisasi pelacuran terbesar se-Asia Tenggara. Tetapi paling tidak, cewek-cewek kita TIDAK MUNAFIK!! Tidak seperti cewek-cewek Maling-sia yang bersembunyi di balik kerudung / jilbab, padahal kelakuan dah seperti pelacur!! Saya banyak menemukan video-video porno dari Maling-sia yang menampilkan cewek-cewek Maling-sia yang berjilbab dan terlihat anggun, sedang mempertontonkan aurat dan berlaku seperti binatang. Jadi kalian tidak usah mengatakan perempuan Indonesia sundal dan sebagainya. Dan sebaiknya kalian lepas saja jilbab itu karena bagaimanapun jilbab itu tidak dapat menutupi jiwa pelacur dan binatang kalian wahai wanita Maling-sia. Percuma bersembunyi dibalik jilbab jika jiwa kalian sebenarnya kotor. Kalian wanita Maling-sia tidak lebih baik dari perempuan Indonesia, bahkan lebih buruk!! Kalian itu adalah bangsa munafik!! Jadi sebaiknya pikir dahulu sebelum bicara wahai perempuan-perempuan bangsa nista!!!
ahahahahahahahahahahahahahaha

sorang lagi N Don dah mengaku!

ahahahahahahahahahahahahahaha

so.... jelas sudah! close thread!
vivi

Doha, Qatar

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#147
Feb 18, 2008
 
Indon miskin cam babi^_^wanita indon adalah pelacur murahan^_^melacur kat mesia demi sesuap nasi^_^Indon bangsa miskin dan sial^_^

Aman^_^
TAIK MELAYU PERAMPOK

Pontianak, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#148
Feb 18, 2008
 
inilah bukti betapa kecilny otak orang melayu. pandai cakap tak ade quality..
bikin tread macam anak babi....... tak cerdas.
cik..cik...cik.......
kasihan gua ama lo.......

Joined: Feb 11, 2008

Comments: 4

Pangkalpinang, Babel Islands

ISP: Ambarawa, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#149
Feb 18, 2008
 
Perilaku dan tabiat manusia sesuai dengan apa yang diucapkannya.
Ucapan adalah cerminan diri sendiri !!!
Azmi

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#151
Feb 18, 2008
 
Indonesia sedang masa prihatin. Bukannya membantu sesama tetangga, kerjanya cuma jelek-jelekin tetangga sendiri. Semoga semuanya di balik oleh Allah swt.
GenX

Seremban, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#152
Feb 18, 2008
 
Sensasi wrote:
<quoted text>
Bila dah terlalu miskin, ibu bapa mereka MENJUAL ANAK2 PEREMPUAN MEREKA untuk dijadikan PELACUR, se usia 12 tahun!!
Itulah identitas GADIS INDON sebenarnya. Murah, BUSUK dan nikmat.
;D
Power!
KAMPUNGE DHEWE ONO MALING

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#154
Feb 18, 2008
 
vivi wrote:
Indon miskin cam babi^_^wanita indon adalah pelacur murahan^_^melacur kat mesia demi sesuap nasi^_^Indon bangsa miskin dan sial^_^
Aman^_^
iya bener.. malaysia memang kaya.. negara terkaya di asia..
perempuannya baik2 gak ada yang kadi pelacur..:)
lelakinya juga baik2 tak ada yang pergi melacur ..:)
hebat deh pokoknya.. 4 jempol buat malaysia..

(NYolu)

“uku ba tunjank”

Joined: Jan 3, 2008

Comments: 1355

NKRI

ISP: Bandung, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#155
Feb 18, 2008
 
kualitas otak malong cuma soal puki,tak ada beda antara pria dan wanitanya,isi otaknya cuma cabul.
Gluduk Banter

Johor Bahru, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#157
Feb 19, 2008
 
KAMPUNGE DHEWE ONO MALING wrote:
<quoted text>
iya bener.. malaysia memang kaya.. negara terkaya di asia..
perempuannya baik2 gak ada yang kadi pelacur..:)
lelakinya juga baik2 tak ada yang pergi melacur ..:)
hebat deh pokoknya.. 4 jempol buat malaysia..
(NYolu)
Para perempuan Indonesia biasanya direkrut menjadi jugun ianfu berdasarkan paksaan (diambil begitu saja di jalan atau bahkan di rumah mereka), diiming-imingi untuk sekolah ke luar negeri, atau akan dijadikan pemain sandiwara (seperti yang terjadi pada ikon perjuangan jugun ianfu asal Indonesia, Ibu Mardiyem).

Sampai saat ini, para mantan jugun ianfu masih merasakan trauma psikologis dan gangguan fungsi fisik akibat pengalaman pahit yang pernah mereka alami. Belum lagi masyarakat yang tidak memperoleh informasi dengan benar, justru menganggap mereka sebagai wanita penghibur (tanpa paksaan).
Gluduk Banter

Johor Bahru, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#158
Feb 19, 2008
 
GeinteIndonesia wrote:
kualitas otak malong cuma soal puki,tak ada beda antara pria dan wanitanya,isi otaknya cuma cabul.
Penelitian sejarah ke dalam pemerintah Jepang mencatat beberapa alasan untuk pendirian rumah bordil militer. Pertama, penguasa Jepang mengharapkan dengan menyediakan akses mudah ke budak seks, moral dan keefektivan militer tentara Jepang akan meningkat. Kedua, dengan mengadakan rumah bordil dan menaruh mereka di bawah pengawasan resmi, pemerintah berharap dapat mengatur penyebaran penyakit kelamin. Terakhir, pengadaan rumah bordil di garis depan menyingkirkan kebutuhan untuk memberikan ijin istirahat bagi tentara.
Gluduk Banter

Johor Bahru, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#159
Feb 19, 2008
 
Tukang Pukul Malingsial wrote:
Pepek Malingsial bau anyir. Gak bisa maen 69. bisanya masokis.ih...
Pada tahap awal perang, penguasa Jepang mengambil pelacur melalui cara konvensional. Iklan yang menawarkan pekerjaan sebagai pelacur muncul di koran-koran yang terbit di Jepang dan koloni Jepang di Korea, Manchukuo, dan daratan Tiongkok. Banyak yang menanggapi iklan ini dahulunya merupakan pelacur dan menawarkan jasa mereka sukarela. Yang lainnya dijual oleh keluarga mereka kepada militer karena kesulitan ekonomi.

Namun, sumber ini dengan cepat mengering, terutama dari Jepang. Menteri Urusan Luar Negeri menolak pengeluaran visa perjalanan bagi pelacur Jepang, karena merasa akan mencemari nama Kekaisaran Jepang. Militer kemudian mencari wanita penghibur di luar Jepang, terutama dari Korea dan Tiongkok. Banyak wanita dibohongi dan ditipu untuk bergabung ke rumah bordil militer. Lainnya diculik. Pelacur Jepang yang tetap tinggal di rumah bordil militer sering menjadi karayukisan, atau manajer rumah bordil, menyisakan wanita penghibur non-Jepang menjadi korban pemerkosaan beruntun.
Gluduk Banter

Johor Bahru, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#160
Feb 19, 2008
 
kicepakang wrote:
ternyata malingsia punya forum yah :D kok forumnya jelek amat wakakakakakakaka,tapiknya ngak seru......
Militer juga mengumpulkan wanita penghibur dari daerah setempat. Di wilayah perkotaan, iklan konvensional melalui orang ketiga digunakan bersama dengan penculikan. Namun, di garis depan, terutama di negara di mana orang ketiga jarang tersedia, militer secara langsung pemimpin lokal untuk menyediakan wanita untuk rumah bordil. Situasi ini menjadi buruk ketika perang berlanjut. Di bawah tekanan usaha perang, militer menjadi tidak bisa menyediakan persediaan yang cukup untuk tentara Jepang; sebagai tanggapan, tentara Jepang meminta atau merampok persediaan dari daerah setempat. Terlebih lagi, ketika orang setempat, terutama Tiongkok, dianggap berbahaya, tentara Jepang mengadakan kebijakan pembersihan (dalam bhs. Jepang:&#29180;&#28357 ;&#20316;&#25126;, dalam bhs. Tionghoa &#19977;&#20809;&# 20316;&#25136;), yang termasuk penculikan dan pemerkosaan penduduk setempat.
Gluduk Banter

Johor Bahru, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#161
Feb 19, 2008
 
lancau wrote:
shit,
SUDAHLAH, MALINGSIA GAK USAH DILADENIN.
BIASALAH KALO ORANG TOLOL PASTI BANYAK NGOMONG.
BTW, GW PUSING BACA TULISAN ORANG-ORANG MALINGSIA, BAHASANYA ANEH, SOK NYAMPUR PAKE BAHASA KITA LAGI,
NAJISS, CUIHH!!!
Menurut wanita penghibur yang masih hidup menggambarkan rumah bordil Jepang tempat yang mengerikan. Wanita dibagi menjadi tiga atau empat kategori, tergantung lamanya pelayanan. Wanita yang paling baru yang lebih tidak mungkin terkena penyakit kelamin ditempatkan di kategori tertinggi. Namun, dengan berjalannya waktu, wanita penghibur diturunkan kategorinya karena kemungkinan terkena penyakit kelamin lebih tinggi. Ketika mereka dianggap terlalu berpenyakit untuk digunakan lebih lanjut, mereka diabaikan. Banyak wanita melaporkan uterus mereka membusuk dari penyakit yang diperoleh oleh ribuan lelaki dalam waktu beberapa tahun.

Ketika usaha perang mengalami kemunduran dan militer mengevakuasikan posisi mereka di Asia Tenggara, wanita penghibur non-Jepang ditinggalkan. Banyak wanita penghibur mati kelaparan di pulau-pulau yang ditinggalkan ribuan mil dari rumah mereka. Beberapa dapat kembali ke tempat asalnya di Korea atau timur laut Tiongkok.
Gluduk Banter

Johor Bahru, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#162
Feb 19, 2008
 
indonesia wrote:
<quoted text>
sensasi ,coctoh seorang anak pelacur yang keluar dari dubur ibbunya, bukan dari fuki!! makanya waktu dia lahir mukanya belepotan tai dan kotoran serta kangkung dan kecambah.......... SENSASI maka nama itu deberikan karena keanehan cara lahir yang membuat sensasi di kampungnya......
makanya sampe hari ini biarpun sudah mandi sessasi tetep bau dan busuk..
nau jubillaminjallik
KAJIAN cepat yang baru dilakukan ILO-IPEC pada tahun 2007 memperkirakan jumlah pekerja seks komersial di bawah 18 tahun sekitar 1.244 anak di Jakarta, Bandung 2.511, Yogyakarta 520, Surabaya 4.990, dan Semarang 1.623. Namun jumlah ini dapat menjadi beberapa kali lipat lebih besar mengingat banyaknya pekerja seks komersial bekerja di tempat-tempat tersembunyi, ilegal dan tidak terdata.

Lebih lanjut, data yang ada memperlihatkan daerah-daerah pemasok anak-anak untuk kegiatan pelacuran meliputi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Lampung, sumatera Barat, Suamtera Utara, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tenggara. Sementara daerah-daerah penerimanya terutama Jakarta, Bandung, Surabaya, Denpasar, Medan, Riau, Batam, Ambon, Manado, Makasar, dan Jayapura. Beberapa diantaranya bahkan diperdagangkan di luar negeri seperti Singapura, Malaysia, Hong Kong, Taiwan, dan Jepang. 13/5/07
Gluduk Banter

Johor Bahru, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#163
Feb 19, 2008
 
indocool wrote:
Apapun yang terjadi, pelacur Melayu tetap paling banyak
Source : Bernama
:)
Data paling mutakhir menyebutkan sedikitnya ada 6.000 pelacur di Singapura. Mereka tidak hanya warga domestik tetapi para pendatang dari Thailand, Filipina, India, Vietnam dan Indonesia. Mereka ini punya tempat dan pasar berbeda. Pelacur Thailand misalnya, target yang dibidik adalah para pekerja konstruksi dari Negeri Gajah Putih. Tak jauh berbeda, para pelacur dari India juga membidik pasar laki-laki hidung belang keturunan atau pebisnis India.

Namun, David Brazil tidak menjelaskan target pasar para pelacur asal Indonesia yang cukup dikenal mangkal di Geylang tepatnya di antara Lorong 10/12 dan sepanjang Talma Road. Para pelacur Indonesia yang datang ke Singapura adalah mereka yang berangkat dari Batam. Mereka biasanya berangkat ke Singapura memanfaat izin berkunjung selama tiga hari.

Penghasilan pelacur Indonesia sejatinya adalah sangat kecil hanya 1.000 dolar Singapura. Namun, penghasilan itu akan menjadi besar ketika dikonversikan dengan rupiah. Dalam analisisnya, David Brazil mengutip laporan The Jakarta Post bahwa pelacuran di Indonesia membludak termasuk di Singapura, Batam dan Bintan karena terpuruknya perekonomian Indonesia pascaruntuhnya rezim Soeharto.
Gluduk Banter

Johor Bahru, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#164
Feb 19, 2008
 
KAMPUNGE DHEWE ONO MALING wrote:
<quoted text>
hehehee marah ya dengan tulisanku diatas???:)
bagai mana dengan tulisan teman kamu dibawah ini apa kamu juga marah??
<quoted text>
maaf yaa.. aku hanya membalas tulisan teman kamu ini
:D
Dalam buku yang dilengkapi puluhan foto hitam putih dan 16 halaman foto warna ini, David Brazil menelusuri pusat-pusat pelacuran di Singapura seperti Geylang, Orchard Road, Orchard Towers, Desker Road, Flanders Square, dan Keong Saik Road. Wilayah ini oleh pemerintah Singapura disebut kawasan lampu merah.

Para lonte selain mangkal di kawasan zona merah, juga mereka dapat ditemukan di panti pijat, klab malam, lobi hotel atau escort agencies (biro teman kencan) yang iklannya marak di buku telepon. Mungkin kalau di Indonesia iklannya mirip dengan iklan-iklan party line di media cetak gurem yang memperlihatkan perempuan cantik dengan pakaian minim berikut nomor telepon genggam yang bisa dihubungi kapan pun.

Melacur demi uang dalam hasil penelusuran David Brazil ternyata tidak hanya dilakukan para pendatang tetapi juga wanita simpanan, remaja, mahasiswi, artis dan model lokal. Namun, tentang keterlibatan model dan artis dalam kegiatan prostitusi, David Brazil tidak bisa memastikannya. Ia lebih menduga pemberitaan tentang artis yang bisa dibayar untuk diajak tidur hanya sensasi untuk popularitas sang artis.

Dalam satu bab khusus, David Brazil memuat 12 tulisan hasil wawancara dengan pelacur yang mewakili asal, suku dan pasar masing-masing. Dari mulai pelacur kelas Geylang, wanita panggilan, hingga mahasiswi yang butuh biaya untuk kuliah atau untuk sekadar belanja barang mewah seperti produk Gucci, Luis Vuitton, atau Chanel.
Gluduk Banter

Johor Bahru, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#165
Feb 19, 2008
 
emoss wrote:
SENSASI,
JANGAN MELACUR,BANTU YG MISKIN,AJAR YG BODOH,SELALU BAIK HATI SAMA ORANG LAIN SIAPAPUN ORANGNYA DARIMANA ASALNYA.
PIKIR BAIK2,KALAU ADA KELUARGAMU YG MENJADI PELACUR,TEGAKAH KAU MASIH MENGHINANYA?
MANA HATI NURANIMU?...MANUSIA YG PUNYA RASA SAYANG ATAU IBLIS YG PENDUSTA LAGI KEJAM?
MELIA,JANGAN BICARA BEGITU TAK PANTAS DENGAN KEPRIBADIANMU,SAYA TAHU ASLINYA KAMU BAIK.
Wartawan senior Bondan Winarno dalam pengantar buku ini meyakinkan bahwa laporan jurnalistik David Brazil berbeda dengan tulisan para pewarta Indonesia yang melaporkan sex-for-sale. Penulis buku ini tidak terjebak menulis hal-hal seronok tentang dunia pelacuran. Jurnalis kelahiran Dublin ini tahu benar bahwa menulis laporan pelacuran itu harus menyingkirkan imajinasi seksual jauh-jauh.(hal x)

Bila Anda sebelumnya telah membaca Jakarta Undercover (sex n the city) karya Moammar Emka, saya jamin Anda akan melihat sesuatu yang beda. Kendati sebagai wartawan hiburan--FHM Singapura--David Brazil menulis dengan konsep dan bukunya menjadi penting dibaca karena kaya dengan data hasil riset. Ia tidak terjebak untuk mengeksploitasi selera rendah (low taste) pembacanya.

Lucunya, buku ini lantaran di kulit mukanya ada kata SEKS, sempat dicekal jaringan toko buku raksasa di Indonesia. Menurut Pandu Ganesa dari penerbit Pustaka Primatama, buku terbitannya dianggap mengandung pornografi. Padahal dijamin, di dalam buku yang konon di Singapura sudah 14 kali cetak ulang ini tidak ada cerita yang merangsang syahwat atau berahi. Kecuali memang sebelum membca buku ini sudah berpikiran jorok.[]
GenX

Seremban, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#166
Feb 19, 2008
 
Gluduk Banter wrote:
<quoted text>
Wartawan senior Bondan Winarno dalam pengantar buku ini meyakinkan bahwa laporan jurnalistik David Brazil berbeda dengan tulisan para pewarta Indonesia yang melaporkan sex-for-sale. Penulis buku ini tidak terjebak menulis hal-hal seronok tentang dunia pelacuran. Jurnalis kelahiran Dublin ini tahu benar bahwa menulis laporan pelacuran itu harus menyingkirkan imajinasi seksual jauh-jauh.(hal x)
Bila Anda sebelumnya telah membaca Jakarta Undercover (sex n the city) karya Moammar Emka, saya jamin Anda akan melihat sesuatu yang beda. Kendati sebagai wartawan hiburan--FHM Singapura--David Brazil menulis dengan konsep dan bukunya menjadi penting dibaca karena kaya dengan data hasil riset. Ia tidak terjebak untuk mengeksploitasi selera rendah (low taste) pembacanya.
Lucunya, buku ini lantaran di kulit mukanya ada kata SEKS, sempat dicekal jaringan toko buku raksasa di Indonesia. Menurut Pandu Ganesa dari penerbit Pustaka Primatama, buku terbitannya dianggap mengandung pornografi. Padahal dijamin, di dalam buku yang konon di Singapura sudah 14 kali cetak ulang ini tidak ada cerita yang merangsang syahwat atau berahi. Kecuali memang sebelum membca buku ini sudah berpikiran jorok.[]
wakakakak! padan muka indon!
kristian

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#167
Feb 19, 2008
 

Judged:

1

ANJIIIIIING!
WOY gak taukah kalian RIBUAN laki laki Malaysia terkena PENYAKIT KELAMIN, HIV dari gadis2 INDON!....
Hahahahahaha rasakan.....
itu membuktikan laki2 di malaysia SEX addict!

“Absolute Truth Does Exist”

Joined: Jan 8, 2008

Comments: 5525

Malaysia

ISP: Seremban, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#168
Feb 19, 2008
 
GenX wrote:
<quoted text>
wakakakak! padan muka indon!
ya! padan muka dorang! he3,
Would you like us to alert you when someone adds a comment?
(registration is not required)
Showing posts 141 - 160 of347
|
Go to last post| Jump to page:
Type in your comments to post to the forum
Name
(appears on your post)
Comments
Type the numbers you see in the image on the right:

Please note by clicking on "Post Comment" you acknowledge that you have read the Terms of Service and the comment you are posting is in compliance with such terms. Be polite. Inappropriate posts may be removed by the moderator. Send us your feedback.

Other Recent Malaysia Discussions

Search the Malaysia Forum:
Topic Updated Last By Comments
MENGAPA KRISTEN tak bisa JAWAB 2 min BALITA 15060
ORANG Malaysia terkenal Pemalas & Pandir 4 min Jgn berantak... 6
siapakah Indon sial di mata anda? (Dec '08) 6 min belandon 19
Kasus DADAH di Malaysia Hukuman Paling Ringan D... 6 min budak banting 20
indonesia merupakan negara yang paling bangsat ... (Jul '08) 8 min Salim Hartono 208
my dear lonte yg mau bela koruptor PERTAMINA 8 min my-dear 31
Bubarkan FPI.... Siapa Setuju ? 12 min DaROCKWILDER 34