Comments
1 - 20 of 414 Comments Last updated 13 hrs ago
First Prev
of 21
Next Last

Since: Oct 10

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#2
Aug 25, 2011
 
Pasukan rajawali dibentuk tahun 1995 bertugas terakhir tahun 1998 setelah itu dibubarkan karena katanya terlalu hunter killer, fretilin tidak mau kontak dengan pasukan ini karena dijamin pasti rugi dan pasukan ini bersifat mobile jadi tidak pernah mau bawa tawanan.

Terkadang dalam melakukan tugasnya dimana sistem hunter killer kurang maksimal, adakalanya memanfaatkan milisi-milisi orang timor seperti kompi Alpha, Sierra, Makikit, dsb yang rata-rata adalah mantan Falintil yang sudah berpengalaman dan menguasai medan walaupun mereka agak susah dikendalikan (lebih ganas dari Pasukan TNI). Satu tim rajawali biasanya mendapat bantuan perkuatan satu kompi milisi melakukan taktik slaber ke daerah-daerah sasaran duga (maklum gerilya susah dicari).Umumnya orang-orang milisi memiliki loyalitas yang tinggi, pisik yang kuat dan makannya bisa menghabiskan jatah ransum pasukan dalam sekejap. Sayang orang-orang tersebut kini nasibnya tidak jelas terlantar jadi kere di pengungsian padahal banyak dari mereka yang jadi korban baik gugur maupun cacat....

pasukan inilah yang paling gentelman, tidak pernah salah sasaran (selalu sasaran A1), kalau sedang patroli selalu menghindar masyarakat sipil supaya gerakan tidak terpantau. Pihak musuhpun dalam hal ini fretilin begitu segan dengan kompi ini sehingga ada suatu kampung di daerah Baucau (kota kedua terbesar di timor leste) kurang lebih 3 km dari lanud Baucau yang diberi nama Villa Rajawali (kampung rajawali dlm bahasa tetun) untuk menghormati pasukan ini

Kompi pemburu rajawali memang sudah dibubarkan tetapi pasukan inilah yang menjadi cikal bakal dibentuknya satuan Raider TNI AD. percaya atau tidak inilah kenyataannya.....seragam PDL hitam adalah pertama kali digunakan oleh satuan Timsus Rajawali sekarang dipake sama satgas parpol...amit-amit deh..
Pergerakan satuan dalam bentuk tim kecil digunakan oleh satuan raider adalah pengembangan taktik jaring laba-laba rajawali.
Serbuan udara (air assault) yang menjadi ciri khas satuan raider mengikuti apa yang menjadi kualifikasi utama pasukan pemburu.
Senjata ringan, perlengkapan ditampung dalam rompi serbu itu adalah ciri khas pasukan pemburu... raider ikutan juga

Jadi intinya kompi pemburu rajawali tidaklah bubar hanya menjelma kembali menjadi satuan Raider berlambang pisau dan petir

Since: Oct 10

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#3
Aug 26, 2011
 
Penyergapan David Alex.
Semua tentara yang pernah TOD ke Tim-tim pasti kenal orang yang satu ini. David alex adalah mantan TNI yang lari ke hutan kembali menjadi Fretilin, walaupun jabatannya biasa-biasa saja namun orang ini adalah paling jago dalam urusan ambush (penghadangan), si Alex ini punya asisten namanya si mata satu yg terkenal kejam dan suka mutilasi korbannya. korban-korban David alex cukup banyak diantaranya menyergap Yonif 4XX dengan korban 5 personel TNI, menyergap yonif linud 7XX korbannya 13 personil termasuk 11 SS1 dan 2 Minimi berhasil direbut.
Pada tahun awal 1997 satgas Rajawali TOD yang ke 2 bersama dengan beberapa anggota milisi mendapat informasi dari Satlap SGI (Satuan Tugas Intel) Nanggala Kopassus, ada pemunculan Fretilin, setelah posisi diketahui, dilakukan penghadangan terhadap GPK tersebut.Pada waktu yang tepat sasaran masuk ke dalam killing ground dan .... kontak tembak tidak dapat dihindari, setelah terluka karena terkena tembakan bertubi-tubi akhirnya si raja ambush tersebut tidak berdaya, mungkin lukanya terlalu parah sehingga oleh satuan rajawali dapat ditangkap dalam keadaan hidup. tetapi ketika dilakukan evakuasi dengan helikopter jagoan fretilin tersebut tewas di dalam perjalanan.

Operasi penyelamatan Pos Terpencil
Peristiwa ini terjadi pada saat TOD Rajawali yang ke 3. inti dari permasalahan adalah kelalaian informasi bisa berakibat fatal.....
TNI mengirimkan BTT (Batalyon tempur teritorial) yonif 3XX.Batalyon ini bertugas melakukan pembinaan teritorial sambil melakukan tugas tempur, tetapi tugas utamanya adalah tetap teritorial untuk memenangkan hati rakyat mendapatkan simpati sehingga GPK bisa semakin terisolir ke hutan-hutan dan memutuskan jalur logistiknya. Maka ditempatkanlah beberapa pos di pemukiman sebagai pembinaan teritorial, tetapi ada juga yang ditempatkan di pos-pos medan kritis sebagai pengaman RPU (Rute Perjalanan Umum) untuk mengawal konvoi TNI dari penghadangan. Salah satunya adalah Pos di gunung Birac sektor timur.
Setiap pos dilengkapi radio perhubungan PRC 77 buatan USA untuk komunikasi, suatu saat radio rusak dan dibawalah radio tersebut ke tempat servis di kota kecamatan, entah bagaimana fretilin mendapatkan info bahwa pos tersebut sedang putus jalur komunikasinya. Dengan kekuatan besar kurang lebih 400 orang dengan 25 pucuk senjata campuran, pos terpencil di puncak bukit tersebut dikepung dan diserang habis-habisan. Seluruh bangunan pos hancur ditembak granat senapan (entah fretilin dapat dari mana?), seluruh personil pos yang berjumlah 12 bertahan mati-matian dengan munisi yang makin menipis. Dalam keadaan sudah terjepit karena yang masih sehat tinggal 3 orang, dikirim seorang prajurit (prada berumur 19 th) yg pemberani untuk menerobos kepungan untuk minta bantuan.Memanfaatkan cuaca yang berkabut prajurit muda tersebut berhasil menyusup lolos dari kepungan....lari sekencang-kencangnya mencari bantuan ke pos terdekat (jaraknya kurang lebih 7km).
Maka dari Pos tetangga yang radionya masih jalan meminta bantuan ke satgas rajawali yang berada di Lanud baucau. Segera disusun serangan dengan 2 helikopter Penerbad ( 1 helikopter bell untuk mengangkut pasukan dan 1 heli Bolcow 105 untuk gunship). dalam 20 menit heli mengudara dan sampai di sasaran, tampak asap mengepul dari pos yg sudah porak poranda.Heli gunship langsung menyiram kaki-kaki bukit dengan taburan twin 12,7 mm. Sementara gunship terus strafing, heli bell mendaratkan pasukan rajawali di pos untuk perkuatan dan evakuasi medis. Heli bolak-balik sampai 4 kali untuk mengangkut pasukan.....akhirnya fretilin dipukul mundur dengan kerugian besar. Yang mengharukan adalah seluruh penghuni pos menderita luka berat tetapi masing-masing orang masih menyimpan 1 butir untuk bunuh diri andaikan pos sampai direbut (daripada disiksa dan dimutilasi). tidak ada korban prajurit TNI dalam peristiwa tersebut.
jowo ireng

Yogyakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#4
Aug 26, 2011
 
masuk kolam cari ikan,tak perlu bawa tawanan.

Since: Oct 10

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#5
Aug 26, 2011
 
jowo ireng wrote:
masuk kolam cari ikan,tak perlu bawa tawanan.
yup, bener banget bro.
itu sebabnya gam & fretilin sengaja di 'pelihara' oleh LB Murdani supaya TNI mendapatkan sparing partner betulan.
hasilnya bisa kita lihat Rajawali the real hunter killer yang sangat ditakuti lawan disegani kawan, kesatuan ini menjadi cikal bakal terbentuknya Raider TNI yang kurikulum latihannya persis seperti pasukan Rajawali.
hasil kongkritnya bisa dilihat bahwa TNI begitu diandalkan oleh PBB di lebanon karena memang sudah betul2 battle proven.
BRAVO COMMANDO.

Since: Oct 10

Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#6
Aug 26, 2011
 
Penyerangan Gudang Bawah Tanah
Peristiwa ini terjadi tahun 1998 di sektor timur di daerah menuju Viqueque. Kejadian awal adalah adanya pencurian persedian obat-obatan di Puskesmas Baucau. Serda W*Y*N dari SGI Nanggala beserta seorang prajurit dari BTT Yonif 4XX Prada A**K dengan kendaraan sepeda motor memeriksa rumah seorang PNS kesehatan yang diduga mencuri dan memberikan obat-obatan tersebut ke Fretilin.
Pada saat kedua prajurit tersebut masuk ke dalam rumah sasaran tiba-tiba terdengar rentetan tembakan minimi dan ledakan granat senapan. Prada A**K langsung gugur ditempat, tubuhnya hancur dihantam granat senapan, sedangkan Serda W*Y*N merayap keluar rumah dengan kaki yang sudah hancur dibabat minimi, dengan senapan yang dibawa Serda W*Y*N membalas tembakan dengan GLM, lalu berlindung di sebuah selokan sambil terus melawan walaupun darah mengucur deras dari kedua kakinya yang sudah hilang.

Beruntung pada saat yang bersamaan lewatlah patroli pengawal taktis rajawali (2 landrover 14orang), segera menuju kontak tembak dan menemukan seorang prajurit TNI sedang bertempur sendirian. Kontak tembak berlanjut. Posisi pasukan rajawali tidak bagus, berada di bawah digunting oleh 2 minimi fretilin dari kanan dan kiri. Hari sudah mulai gelap pertempuran terus berjalan, pasukan berusaha merayap naik menembus pertahanan fretilin secara frontal. Pasukan naik turun bukit berkali-kali karena munisi habis, kembali menyerang, dipukul mundur, maju lagi.....pasukan menjadi heran kenapa fretilin begitu gigih di tempat itu, biasanya mereka langsung kabur jika ketemu pasukan pemburu...pasti ada sesuatu.

Setelah kurang lebih 2 jam bertempur musuh mulai surut apalagi setelah datang bantuan dari BTT Yonif 4XX, serangan semakin tajam menembus pertahanan fretilin yang akhirnya memilih kabur. Setelah konsolidasi menghitung keuntungan dan kerugian....pasukan penyerang istirahat, sedangkan pasukan bantuan mengadakan pengejaran terhadap sisa pasukan fretilin. ditemukan 5 mayat fretilin tanpa senjata (senjata udah dibawa kabur oleh kawan2 nya).

Diadakan pembersihan di sekitar rumah tersebut dan diketemukan suatu pintu di bawah tempat tidur, pasukan selanjutnya memeriksa ruang bawah tersebut yang ternyata adalah gudang logistik. diketemukan 200 Kg Amvo (bahan peledak) dengan 144 buah detonator, dokumen2, munisi 5,56 mm 8000 butir, 2 set alat bedah made in jerman, handycamdan 14 buah tabung pelontar (granat senapan). Rupanya ketika fretilin menahan pasukan rajawali selama mungkin adalah untuk memberikan kesempatan kepada rekan2nya untuk mengungsikan senjata dan munisi, mungkin karena korban semakin banyak akhirnya fretilin memutuskan mundur, menyisakan beberapa barang-barangnya.

“" Johari Pahlawan Malon "”

Since: Oct 10

Kuala Jubor

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#7
Aug 26, 2011
 
Bravo raider,,

Since: Oct 10

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#8
Aug 27, 2011
 
Frist Blood
Kejadian ini sekitar tahun 1995, setelah kontak terus menerus dan fretilin mulai keteter apalagi setelah si Rodax komandan sektor tengah beserta pengawal-pengawalnya mampus kena sergap rajawali, maka falintil(sayap bersenjata fretilin) merencanakan balas dendam terhadap pasukan yang satu ini. Peristiwa naas terjadi di sektor timur daerah Liaruca (zone angker gan) disinyalir ada pergerakan GPK, pasukan waktu itu sebagian besar sedang berada di sektor barat, maka berangkatlah satu truk unimog dengan 25 orang pasukan gabungan yonif 328 dan 410 berangkat ke sana. Namanya nasib.... dalam perjalanan truk dihadang habis-habisan....korban berjatuhan dalam bak truk....prajurit berjatuhan berlumuran darah....sekarat....Tetapi dalam kejadian itu ada peristiwa heroik, sang pengemudi berpangkat kopral yang selamat turun dari truk mengangkat satu persatu prajurit yang berjatuhan di sekitar truk, dalam hujan peluru dia tidak peduli terus mengangkat korban dan senjata-senjata yang berjatuhan kemudian kembali ke truk dan membawa kabur mobil unimog tersebutkeluar dari zone killing ground. Atas jasanya si kopral tersebut langsung dapat KPLB jadi sersan.

Since: Oct 10

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#9
Sep 2, 2011
 
Fretilin kena tsunami
Kisah ini benar-benar terjadi....kejadian sekitar bulan Pebruari 1997. Satgas Rajawali baru 1 bulan menginjakkan kakinya di Tim-Tim.
Ada satuan Denzipur TNI AD ketika itu sedang bertugas membangun sekolah di sekitar daerah Lalea (Sektor timur)....kekuatan sekitar 6 orang dipimpin seorang kapten (Wadanden) ditambah 6 orang TBO dari warga setempat semuanya naik Dumptruk milik dinas PU Kab.Baucau. Sepulang dari bekerja truk dihadang oleh fretilin dipimpin oleh Lere Anan Timor. Satu truk habis dibantai, lucunya ada satu orang yang selamat pura-pura mati tertindih rekannya yang sudah gugur. Fretilin buru-buru naik bak truk mengambil senjata ( 5 SS1, 1 radio PRC, 1 pistol), belum sempat pesta mutilasi, tiba-tiba muncul helikopter... fretilin buru-buru kabur entah kemana membawa barang rampasannya.
Satu orang prajurit yang pura-pura mati segera bangkit dan lari minta pertolongan ke pos BTT terdekat, segera dikontak pasukan Rajawali untuk mengadakan perburuan terhadap krebo hutan tersebut. Rejeki datang....pada penjejakan hari kedua ditemukan mayat fretelin dengan perlengkapannya dan senjata SP1 (BM59) yang masih menempel ditubuhnya, disusuri sungai Lalea yang lebarnya 100 m tetapi dangkal...ketemu lagi mayat fretilin dengan senjata SS1 milik anggota TNI yang dihadang, ketemu lagi mayat dengan senjata M16 dan seterusnya sampai ada 9 mayat dengan seluruh perlengkapannya......
Kesimpulannya, setelah menghadang ada helikopter yang lewat, sebenarnya heli tersebut sedang melakukan dorongan logistik terhadap pasukan rajawali, tetapi fretilin mengira heli tersebut sedang mengejar mereka karena dalam truk ada radio PRC (dikira anggota TNI sempat minta bantuan lewat radio PRC ketika dihadang), krebo-krebo tersebut lari terbirit-birit menyeberang sungai dangkal lalu tiba-tiba muncul banjir bandang yang menghanyutkan sebagian besar pasukan fretilin. Tuhan memang Maha Adil.....
Yang memprihatinkan adalah dalam peristiwaitu ada anggota Zipur yang bersaudara (kakak beradik), sang adik gugur dalam peristiwa tersebut, sedangkan kakanya selamat tetapi mengalami guncangan mental melihat adik kandungnya gugur di depan matanya....
JOWO IRENG

Yogyakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#10
Sep 3, 2011
 
sundul lagi gan
JOWO IRENG

Yogyakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#12
Sep 3, 2011
 
sundul sampai genteng gan

Since: Oct 10

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#13
Sep 3, 2011
 
JOWO IRENG wrote:
sundul sampai genteng gan
mantap gan
malingsia mana punya pasukan yang track record-nya kayak gini.
makanya para maling itu ga bisa ngebacot, diam seribu bahasa alias melempem seperti kerupuk yang disiram air.
BRAVO COMMANDO!!!
jowo ireng

Yogyakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#14
Sep 3, 2011
 
makanya gan gua SUNDUL tread ini BIAR pada kebuka matanya gimana hebatnya TNI

Since: Oct 10

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#15
Sep 3, 2011
 
jowo ireng wrote:
makanya gan gua SUNDUL tread ini BIAR pada kebuka matanya gimana hebatnya TNI
sip gan.
oke, dilanjut lagi ya ceritanya
Ilmu gaib (Lulik dalam bahasa tetun)
"Manusia boleh berusaha tetapi Tuhan yang menentukan". Dalam operasi di daerah timor timur dikenal yang namanya lulik semacam ilmu klenik fretilin (satu famili sama debus, leak, dll). Ada fretilin dari cabang clandestine (sayap intelijen) sektor timur yang namanya Keikerik (nama hutan). Pernah dalam suatu penghadangan yang sudah dipersiapkan dimana satu tim rajawali dengan sabar selama 3 hari membeku di tepi sungai dengan sabar menunggu si keikerik ini masuk killing ground. Pada akhirnya lewatlah oknum krebo ini dengan dikawal 2 orang bersenjata G3 portu (Cetme) dan seekor anjing untuk peringatan dini yang mulutnya diikat semacam daun pandan hutan (supaya tidak menggonggong).tetapi aneh bin ajaib ketika picu ditekan tidak ada satupun peluru yang meletus dari tim rajawali, fretelin kaget ... tentara bengong...lalu dengan inisiatif si dantim perintahkan ambil sangkur dan nekat skirmish, tetapi fretilin yang kaget juga tidak sempat tarik picu malah lari sekencang-kencangnya, terjadi kejar-kejaran dan tentu saja fretilin menang karena menguasai medan... tentara terengah-engah kehabisan nafas karena energi habis (3 hari tidak makan normal, hanya makan ransum TB - kue kering keras kayak bata dan minum air saja ) akhirnya harus merelakan buruannya kabur ke pegunungan, anehnya setelah fretilin tidak nampak senjata dicoba dan bisa meletus... aneh memang.
jowo ireng

Yogyakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#16
Sep 3, 2011
 
monggo di lanjut lagi gan
jowo ireng

Yogyakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#17
Sep 3, 2011
 
yang di ACEH gimana ceritanya gan

Since: Oct 10

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#18
Sep 4, 2011
 
jowo ireng wrote:
yang di ACEH gimana ceritanya gan
nanti gan, tunggu giliran :)

Since: Oct 10

Surabaya, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#19
Sep 8, 2011
 
Salah Tembak

Peristiwa ini terjadi pada tahun 1997 pada TOD Rajawali ke 3. Pasukan diangkut dengan KRI Tanjung Oisina menuju Tim-Tim. Setelah 8 hari berlayar dari jakarta sampailah di pantai Laga sektor timur. Pasukan dijemput oleh kapal LCU lalu jam 3 pagi pasukan mulai mendarat di pantai yang sebelumnya sudah diamankan oleh kompi Gurita dan hiu (Marinir). Setelah diadakan konsolidasi, pasukan langsung mengadakan pembersihan di sektor timur. Pada hari ke empat ketika malam tiba pasukan masuk daerah penyelaman..Seluruh Danru menempatkan posisi anggotanya....pada saat pengecekan beberapa jam kemudian....Salah seorang Danru dari kompi pemburu yonif 6XX mengecek anggotanya, entah karena kaget ataupun ketakutan (stress) si anggota langsung menembak bayangan yang mendekatinya dan ternyata adalah danrunya sendiri...dor...dor dua tembakan mengenai perut sang danru yang langsung roboh bersimbah darah.
Padahal baru hari ke empat menjejakkan kakinya di daerah operasi jatuh korban sis-sia. Nasib memang susah ditebak....Rest in Peace....
A jink maloner

Shah Alam, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#20
Sep 8, 2011
 
Pasukan ini lawan PASKAL ATM MALAYSIA berani tak?
jowo ireng

Yogyakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#21
Sep 8, 2011
 
RIP,terus gimana kelanjutanya nasip angota yang nembak danrunya gan,masuk pengadilan militerkah,mungkin saat itu dia udah tegang duluan kali ya gan soalnya kan ini bukan latihan lagi taruhannya nyawa.denger denger kalo ketangkap sama fretelin bakal di kuliti hidup hidup, bener ngak sih gan,siapa yang ngak ngeri tuh kalo beneran

Since: Oct 10

Surabaya, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#23
Sep 9, 2011
 
jowo ireng wrote:
RIP,terus gimana kelanjutanya nasip angota yang nembak danrunya gan,masuk pengadilan militerkah,mungkin saat itu dia udah tegang duluan kali ya gan soalnya kan ini bukan latihan lagi taruhannya nyawa.denger denger kalo ketangkap sama fretelin bakal di kuliti hidup hidup, bener ngak sih gan,siapa yang ngak ngeri tuh kalo beneran
wah untuk kisah selanjutnya terus terang ane ga begitu tau.
tapi emang tentara kita yang ditangkap sama fretilin kemungkinan besar akan dijadikan pesta mutilasi, bahkan konon fretilin menciptakan sebuah racun yang sangat mematikan yang bahan bakunya dari mayat yang telah membusuk (mayat itu diambil dari anggota TNI/Polri yang mereka tangkap). makanya ketika TNI/Polri disergap oleh fretilin selalu menyisakan satu peluru untuk bunuh diri, khawatir jika ditangkap akan dimutilasi hidup2 (ga tau kenapa, para 'aktivis ham' terlihat buta akan aksi fretilin ini. mungkin bagi mereka TNI/Polri tak punya ham.

Tell me when this thread is updated: (Registration is not required)

Add to my Tracker Send me an email

First Prev
of 21
Next Last
Type in your comments below
Name
(appears on your post)
Comments
Characters left: 4000

Please note by clicking on "Post Comment" you acknowledge that you have read the Terms of Service and the comment you are posting is in compliance with such terms. Be polite. Inappropriate posts may be removed by the moderator. Send us your feedback.

430 Users are viewing the Malaysia Forum right now

Search the Malaysia Forum:
Title Updated Last By Comments
No telefon gay 0175322044 (Nov '10) 5 min Yus singapore 3,302
aoloh swt adalah siwa (shiva) 6 min Usung 7
Makan TAHI BERLENDIR..wow..Sedap nyer (Mar '09) 7 min Pala kontol 6,050
DEBAT ISLAM VS KRISTEN. Fakta: ISLAM GAK AKAN M... (Jun '13) 7 min Bibirmelar Bin Nabibirahi 67,500
FORUM LONTE/GIGOLO (Silakan Isi) (Jul '09) 8 min andre 27,131
DAFTAR Nomer HANDPHONE ARTIS INDONESIA. (Oct '11) 12 min David 640
Malaysia Airlines flight MH17 shot down over Uk... 15 min rio 801
JANGAN BANTAH !!! INI ALASAN KENaPA PRABOWO HA... 1 hr Insan3 1,810
AKU GAY mau isap KONTOL/KOTE (Mar '10) 1 hr JKT_BRT 9,180
Saya baby mila , cewek bispak (Apr '08) 6 hr grunge 12,849
•••
•••