indonesia produksi senjata militer

Posted in the Malaysia Forum

First Prev
of 8
Next Last

Since: Nov 09

Jakarta, Indonesia

#1 Nov 21, 2009
TIDAK banyak negara memiliki kemampuan memproduksi persenjataan militer. Indonesia salah satu dari yang sedikit itu.

Negeri ini boleh berbangga memiliki setidaknya tiga industri strategis yang memproduksi peralatan pertahanan, bahkan sebagian sudah diekspor. PT PAL Surabaya sudah menghasilkan kapal-kapal perang bagi TNI Angkatan Laut.

PT Dirgantara Indonesia di Bandung sanggup membuat pesawat militer dan PT Pindad, juga di Bandung, mampu menghasilkan mesin perang seperti panser, tank, dan senjata laras panjang maupun pendek.

Sebagian alat utama sistem pertahanan Indonesia dipenuhi oleh industri-industri strategis dalam negeri ini. Bahkan keandalan peralatan militer buatan BUMN strategis itu juga diakui mancanegara.

Pesawat buatan PT DI dipesan negara-negara tetangga untuk keperluan militer. Senjata laras panjang dan pendek serta amunisi buatan Pindad juga dipesan tentara negara tetangga bahkan sampai ke Afrika.

Meski sudah beberapa kali mengirim senjata ke luar negeri, pekan ini PT Pindad tersandung kasus. Pengiriman senjata laras panjang ke Mali, Afrika, dan pistol ke Filipina ditahan Bea Cukai Filipina karena ditengarai sebagai penyelundupan.

PT Pindad mengakui mengirim senjata-senjata itu secara resmi. Departemen Pertahanan maupun Bea dan Cukai Indonesia pun menegaskan ekspor itu legal. Jumlah senjata yang dikirim sebanyak 110 pucuk, yaitu 100 senjata laras panjang untuk Mali dan 10 pistol untuk organisasi sebangsa Perbakin di Filipina.

Tapi apakah Pindad kemudian lepas tangan? Tentu saja tidak. Ini sudah menyangkut citra. Apalagi barang kiriman adalah mesin perang yang mematikan. Jika senjata-senjata itu jatuh ke tangan pemberontak, tentu saja Indonesia dan Pindad ikut dipersalahkan.

Adalah benar bahwa kapal pengangkut senjata-senjata itu ditentukan pembeli. Adalah benar pula distributor senjata itu menjadi kewenangan pembeli. Tapi apakah Pindad tidak melakukan seleksi sedikit pun terhadap kapal pengangkut maupun distributor?

Kita berbangga karena produk anak bangsa sudah diakui dunia internasional. Tapi kelemahan dalam pengawasan bisa menjadi bumerang di tengah persaingan produksi mesin perang oleh negara-negara yang jumlahnya terbatas.

Since: Nov 09

Kuala Lumpur, Malaysia

#2 Nov 21, 2009
NOSTRADAMUS XXX wrote:
TIDAK banyak negara memiliki kemampuan memproduksi persenjataan militer. Indonesia salah satu dari yang sedikit itu.
Negeri ini boleh berbangga memiliki setidaknya tiga industri strategis yang memproduksi peralatan pertahanan, bahkan sebagian sudah diekspor. PT PAL Surabaya sudah menghasilkan kapal-kapal perang bagi TNI Angkatan Laut.
PT Dirgantara Indonesia di Bandung sanggup membuat pesawat militer dan PT Pindad, juga di Bandung, mampu menghasilkan mesin perang seperti panser, tank, dan senjata laras panjang maupun pendek.
Sebagian alat utama sistem pertahanan Indonesia dipenuhi oleh industri-industri strategis dalam negeri ini. Bahkan keandalan peralatan militer buatan BUMN strategis itu juga diakui mancanegara.
Pesawat buatan PT DI dipesan negara-negara tetangga untuk keperluan militer. Senjata laras panjang dan pendek serta amunisi buatan Pindad juga dipesan tentara negara tetangga bahkan sampai ke Afrika.
Meski sudah beberapa kali mengirim senjata ke luar negeri, pekan ini PT Pindad tersandung kasus. Pengiriman senjata laras panjang ke Mali, Afrika, dan pistol ke Filipina ditahan Bea Cukai Filipina karena ditengarai sebagai penyelundupan.
PT Pindad mengakui mengirim senjata-senjata itu secara resmi. Departemen Pertahanan maupun Bea dan Cukai Indonesia pun menegaskan ekspor itu legal. Jumlah senjata yang dikirim sebanyak 110 pucuk, yaitu 100 senjata laras panjang untuk Mali dan 10 pistol untuk organisasi sebangsa Perbakin di Filipina.
Tapi apakah Pindad kemudian lepas tangan? Tentu saja tidak. Ini sudah menyangkut citra. Apalagi barang kiriman adalah mesin perang yang mematikan. Jika senjata-senjata itu jatuh ke tangan pemberontak, tentu saja Indonesia dan Pindad ikut dipersalahkan.
Adalah benar bahwa kapal pengangkut senjata-senjata itu ditentukan pembeli. Adalah benar pula distributor senjata itu menjadi kewenangan pembeli. Tapi apakah Pindad tidak melakukan seleksi sedikit pun terhadap kapal pengangkut maupun distributor?
Kita berbangga karena produk anak bangsa sudah diakui dunia internasional. Tapi kelemahan dalam pengawasan bisa menjadi bumerang di tengah persaingan produksi mesin perang oleh negara-negara yang jumlahnya terbatas.
wah....cantik la lu!!!mau knalan leh?

Since: Sep 09

Melaka,Malaysia.

#3 Nov 21, 2009
memang maka dari itu banyak negara yang tidak bisa berbuat hal yang sama dengan Indonesia jadi iri,trus suka curi sana sini deh jadinya.

^_^

“Muka Babi = Bendera Malingsia”

Since: May 09

jubor Bahlul, malaysia

#4 Nov 21, 2009
v_for_vandetta wrote:
<quoted text>
wah....cantik la lu!!!mau knalan leh?
beginilah jadinya klu forumer muda,, baru liat awek bening sikit jer dah menjilat-jilat!! dewasa lah dikit bro!!^_^
sultan johor

Bogor, Indonesia

#5 Nov 21, 2009
NOSTRADAMUS XXX wrote:
TIDAK banyak negara memiliki kemampuan memproduksi persenjataan militer. Indonesia salah satu dari yang sedikit itu.
Negeri ini boleh berbangga memiliki setidaknya tiga industri strategis yang memproduksi peralatan pertahanan, bahkan sebagian sudah diekspor. PT PAL Surabaya sudah menghasilkan kapal-kapal perang bagi TNI Angkatan Laut.
PT Dirgantara Indonesia di Bandung sanggup membuat pesawat militer dan PT Pindad, juga di Bandung, mampu menghasilkan mesin perang seperti panser, tank, dan senjata laras panjang maupun pendek.
Sebagian alat utama sistem pertahanan Indonesia dipenuhi oleh industri-industri strategis dalam negeri ini. Bahkan keandalan peralatan militer buatan BUMN strategis itu juga diakui mancanegara.
Pesawat buatan PT DI dipesan negara-negara tetangga untuk keperluan militer. Senjata laras panjang dan pendek serta amunisi buatan Pindad juga dipesan tentara negara tetangga bahkan sampai ke Afrika.
Meski sudah beberapa kali mengirim senjata ke luar negeri, pekan ini PT Pindad tersandung kasus. Pengiriman senjata laras panjang ke Mali, Afrika, dan pistol ke Filipina ditahan Bea Cukai Filipina karena ditengarai sebagai penyelundupan.
PT Pindad mengakui mengirim senjata-senjata itu secara resmi. Departemen Pertahanan maupun Bea dan Cukai Indonesia pun menegaskan ekspor itu legal. Jumlah senjata yang dikirim sebanyak 110 pucuk, yaitu 100 senjata laras panjang untuk Mali dan 10 pistol untuk organisasi sebangsa Perbakin di Filipina.
Tapi apakah Pindad kemudian lepas tangan? Tentu saja tidak. Ini sudah menyangkut citra. Apalagi barang kiriman adalah mesin perang yang mematikan. Jika senjata-senjata itu jatuh ke tangan pemberontak, tentu saja Indonesia dan Pindad ikut dipersalahkan.
Adalah benar bahwa kapal pengangkut senjata-senjata itu ditentukan pembeli. Adalah benar pula distributor senjata itu menjadi kewenangan pembeli. Tapi apakah Pindad tidak melakukan seleksi sedikit pun terhadap kapal pengangkut maupun distributor?
Kita berbangga karena produk anak bangsa sudah diakui dunia internasional. Tapi kelemahan dalam pengawasan bisa menjadi bumerang di tengah persaingan produksi mesin perang oleh negara-negara yang jumlahnya terbatas.
hati2 dengan v for vandetta!!!! dia gay!!!!!!! hihihihihi!!!!!!
belum lama ni teman lelakinya sampai masuk rumah korban lelaki!!!
hahahahahahahahahahahahahahah! !!!!!!!!!

JZQ

Since: Nov 09

Location hidden

#6 Nov 21, 2009
Bagi sebuah negara yang budget militernya lebih tinggi dari budget untuk pendidikan, Indonesia mahu jadi satu lagi Korea Utara -punya senjata perang canggih (nuklear) tapi jutaan rakyatnya dikhuatiri kebuluran musim sejuk ini. Indon berbangga dengan produksi senjata militer, tapi teknologi IT/ICT masih jauh ketinggalan. Dengan kadar miskin tegar 17%(M'sia 5%- lihat http://www.indexmundi.com/g/r.aspx... ), kerajaan kamu sepatutnya mendahulukan kesejahteraan rakyat.

Since: Nov 09

Kuala Lumpur, Malaysia

#7 Nov 21, 2009
sultan johor wrote:
<quoted text>
hati2 dengan v for vandetta!!!! dia gay!!!!!!! hihihihihi!!!!!!
belum lama ni teman lelakinya sampai masuk rumah korban lelaki!!!
hahahahahahahahahahahahahahah! !!!!!!!!!
mane ade aku gay...aku lelaki sejati yng susah untuk didapati sepanjang zaman...jangn percaya cakap mereka...hehe..

JZQ

Since: Nov 09

Location hidden

#8 Nov 21, 2009
Komentar anda menunjukkan Indon penyokong keganasan dan perang...

“Muka Babi = Bendera Malingsia”

Since: May 09

jubor Bahlul, malaysia

#9 Nov 21, 2009
gw off dulu yer sume!!

Since: Nov 09

Kuala Lumpur, Malaysia

#10 Nov 21, 2009
malon dungu wrote:
<quoted text>
beginilah jadinya klu forumer muda,, baru liat awek bening sikit jer dah menjilat-jilat!! dewasa lah dikit bro!!^_^
macm mane tu?ajar aku sikit..aku tiada teman wanita lagi...ajarla bro..

“Muka Babi = Bendera Malingsia”

Since: May 09

jubor Bahlul, malaysia

#11 Nov 21, 2009
v_for_vandetta wrote:
<quoted text>
macm mane tu?ajar aku sikit..aku tiada teman wanita lagi...ajarla bro..
kau kan seorang mahasiswa,, ko bisa minta bantuan temen2 d kampus!! jadi klu gw tak bisa bantu langsung!!^_^
Suka Kelana

Batu Caves, Malaysia

#12 Nov 21, 2009
jazrizq wrote:
Bagi sebuah negara yang budget militernya lebih tinggi dari budget untuk pendidikan, Indonesia mahu jadi satu lagi Korea Utara -punya senjata perang canggih (nuklear) tapi jutaan rakyatnya dikhuatiri kebuluran musim sejuk ini. Indon berbangga dengan produksi senjata militer, tapi teknologi IT/ICT masih jauh ketinggalan. Dengan kadar miskin tegar 17%(M'sia 5%- lihat http://www.indexmundi.com/g/r.aspx... ), kerajaan kamu sepatutnya mendahulukan kesejahteraan rakyat.
Apa yang mereka takut sangat? Bayang-bayang? Atau mau jadi pembuli di ASEAN tapi tak terjadi.
Maloooooon

Santa Clara, CA

#13 Nov 21, 2009
Bravo indo..,, Malon cuma bisa bikin pistol air

JZQ

Since: Nov 09

Location hidden

#14 Nov 21, 2009
Suka Kelana wrote:
<quoted text>
Apa yang mereka takut sangat? Bayang-bayang? Atau mau jadi pembuli di ASEAN tapi tak terjadi.
Indon sebenarnya kalut. Lagipun mereka tak termasuk negara utama pengeluar senjata. Senjata produksi mereka bukan high-tech. Buat apa buat kerja remeh kalau boleh beli dengan kos lebih murah dari diproduksi sendiri. Lainlah kalau diorang buat bom berangkai/nuklear...Contoh Indon tak pakai kepala otak...

JZQ

Since: Nov 09

Location hidden

#15 Nov 21, 2009
Lagipun yang beli negara miskin macam Mali dengan Filipina. Kalau boleh jual kat US atau Rusia barulah aku salute...

Since: Nov 09

Jakarta, Indonesia

#16 Nov 21, 2009
jazrizq wrote:
Bagi sebuah negara yang budget militernya lebih tinggi dari budget untuk pendidikan, Indonesia mahu jadi satu lagi Korea Utara -punya senjata perang canggih (nuklear) tapi jutaan rakyatnya dikhuatiri kebuluran musim sejuk ini. Indon berbangga dengan produksi senjata militer, tapi teknologi IT/ICT masih jauh ketinggalan. Dengan kadar miskin tegar 17%(M'sia 5%- lihat http://www.indexmundi.com/g/r.aspx... ), kerajaan kamu sepatutnya mendahulukan kesejahteraan rakyat.
kalo di bidang IT Indonesia ,you googling aja software2 made in Indonesia

fakta

Indonesia masuk lingkaran 15 besar dunia dalam kategori pengakses internet terbanyak. Di tingkat Asia, Indonesia masuk 5 besar di ASIA. Urutan pertama adalah China (298 juta), disusul Amerika Serikat (228 juta), dan Jepang (94 juta).

JZQ

Since: Nov 09

Location hidden

#17 Nov 21, 2009
zzzzzz time
fakta

Indonesia

#18 Nov 21, 2009
jazrizq wrote:
Lagipun yang beli negara miskin macam Mali dengan Filipina. Kalau boleh jual kat US atau Rusia barulah aku salute...
DARIPADA MALINGSIALAN TAUNYA CUMA BUAT ANAK...NGENTOT AJA OTAK KALIAN..

Since: Nov 09

Jakarta, Indonesia

#19 Nov 21, 2009
jazrizq wrote:
Lagipun yang beli negara miskin macam Mali dengan Filipina. Kalau boleh jual kat US atau Rusia barulah aku salute...
woanaanjriiitttt.......Korea Selatan beli CN 235 versi militer dari Indonesia, so ceritanya Malgaysia mau mengakui lebih modern dariKorea Selatan kah....kah....kah.......wooi.. ..malu tuh njriiittt
fakta

Indonesia

#20 Nov 21, 2009
NOSTRADAMUS XXX wrote:
<quoted text>
woanaanjriiitttt.......Korea Selatan beli CN 235 versi militer dari Indonesia, so ceritanya Malgaysia mau mengakui lebih modern dariKorea Selatan kah....kah....kah.......wooi.. ..malu tuh njriiittt
HAHAHA HAJAR SOB....

Tell me when this thread is updated:

Subscribe Now Add to my Tracker
First Prev
of 8
Next Last

Add your comments below

Characters left: 4000

Please note by submitting this form you acknowledge that you have read the Terms of Service and the comment you are posting is in compliance with such terms. Be polite. Inappropriate posts may be removed by the moderator. Send us your feedback.

Malaysia Discussions

Title Updated Last By Comments
DEBAT ISLAM VS KRISTEN. Fakta: ISLAM GAK AKAN M... (Jun '13) 3 min Newbie 83,147
Kandangan cing ae ! (Mar '10) 5 min JasMerah 439
Kenapa orang indon suka sekali menghina AGAMA? (Mar '12) 7 min Pemerhati indon 161
HOTTT: Bertemu di Istana, PM Malaysia Ajak Joko... 12 min hot news 1
Kenapa Indon Berkelakuan Aneh Di Forum? 15 min Pemerhati indon 80
GUE RUDI ANAK YANNY, GUE HOMO DAN MUKA GUE jELEK 18 min RUDI 1
MAKAN SOSIS SO NICE MEMANG ENAK, BANYAK GIZI, J... 26 min RUDI ANAK YANNY 1
ALUTSISTA RAHASIA buatan INDONESIA (Aug '12) 50 min LLL 62,861
AKU GAY mau isap KONTOL/KOTE (Mar '10) 1 hr sange 9,563
Saya baby mila , cewek bispak (Apr '08) 3 hr no name 13,197
FORUM LONTE/GIGOLO (Silakan Isi) (Jul '09) 7 hr Ardhi 27,638

Malaysia People Search

Addresses and phone numbers for FREE