|
“Cinta Annissa”
Since: Mar 12
BAHAGIA DUNIA AKHIRAT
|
Please wait...
FAKTA : ORANG JAWA JADI TERORIS (Sadarlah Hai Musyrik Jawa) Orang Jawa Jadi Teroris semakin kompleks faktor kemisikinan ketidakadilan yang di alami umat Islam Abu Dujana Abu Irsyad Amrozi
|
|
“Cinta Annissa”
Since: Mar 12
BAHAGIA DUNIA AKHIRAT
|
Please wait...
FAKTA : ORANG JAWA JADI TERORIS (Sadarlah Hai Musyrik Jawa) Judul Buku: Orang Jawa Jadi Teroris Penulis: M.Bambang Pranowo Penerbit: Pustaka Alvabet dan Lakip Jakarta Tahun: Februari 2011 Tebal: 300 halaman Harga: Rp. 49.000
|
|
“Cinta Annissa”
Since: Mar 12
BAHAGIA DUNIA AKHIRAT
|
Please wait...
Bagi sebagian masyarakat mempersepsikan orang Jawa adalah orang yang ramah, santun, religius, dan suka mengalah. Karakter orang Jawa, kemudian disimbolkan dalam perwayangan dengan Pandawa Lima. Yakni, Puntodewo, Werkudoro, Arjuna, Nakula, dan Sadewo. Puntodewo, Nakula, dan Sadewa di artikan sebagai tokoh yang lemah-lembut dan selalu mengalah. Sedangkan, Arjuna sebagai tokoh yang pandai, baik dalam diplomasi maupun perang. Sedangkan, Werkudoro tokoh yang lurus, pemberani, dan pantang menyerah. Lantas, bagaimana dengan banyaknya orang Jawa yang menjadi teroris apakah masih pantas orang Jawa di simbolkan dengan Pandawa Lima?
|
|
“Cinta Annissa”
Since: Mar 12
BAHAGIA DUNIA AKHIRAT
|
Please wait...
Mayoritas penduduk Jawa Muslim. Islam di sebarluaskan oleh para Walisongo. Seiring dengan isu teroris di dunia mencuat pasca tragedi 11/9 di Amerika banyak kaum radikal kemudian menyebarkan panji-panji Jihad untuk memerangi kaum kafir seperti orang Amerika, Eropa dan negara-negara non Muslim lainnya yang ada jawa. Bangsa Indonesia, khusunya Jawa di jadikan sebagai tempat dakwah ideologi radikal. Banyak generasi muda orang Jawa di ajak untuk berjihad. Dengan dalih, Jihad suci sesuai perintah Agama dan di jamin akan masuk surga. Akhirnya, banyak orang-orang muda jawa terperangkap yang kemudian menjadi teroris akibat di cekoki ideologi radikal. Seperti, Amrozi, Imam Samudera, Abu Dujana, dan Abu Bakar Baasyir dll.
|
|
“Cinta Annissa”
Since: Mar 12
BAHAGIA DUNIA AKHIRAT
|
Please wait...
Terorisme telah menebar kekhawatiran dan ketakutan kepada masyarakat.. Dan, sewaktu-sewaktu ia mampu mengebom dan membuat ancaman secara mengejutkan. Citra Islam sebagai agama pembawa rahmat bagi pemeluknya di bungkus dengan kebencian dan makian oleh kaum radikalisme. Misi dakwah kaum radikal yang sukses mendapat pengikut banyak di Jawa. Setelah sukses mengembangkan jaringan di Jawa akhirnya, kini Jawa di jadikan sebagai tempat pengendali aksi gerakan terorisme di Indonesia. Sekalipun, para gembong teroris tersebut kini sudah banyak yang sudah tertembak mati dan tertangkap hidup-hidup namun, masih saja bermunculan wajah-wajah baru pelaku teroris. Ibarat mati satu tumbuh seribu.
|
|
“Cinta Annissa”
Since: Mar 12
BAHAGIA DUNIA AKHIRAT
|
Please wait...
Buku bertajuk” Orang jawa menjadi teroris” karya Bambang Pranow berusaha membeberkan mengapa banyak orang Jawa terseret menjadi teroris. Padahal, orang Jawa sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi toleransi, dan religius tidak mudah di pengaruhi oleh paham-paham lain yang bertentangan. Sebagaimana, Islam dapat masuk ke Jawa melalui akulturasi budaya. Berbeda dengan gerakan Islam radikal yang ada di Jawa mereka berdakwah dengan cara-cara picik dan licik. Sebagaiman diketahui bahwa “Abu Dujana, Abu Irsyad, Amrozi dll di gembleng secara fisik, psikologis, dan ideologis untuk melakukan perang dengan orang kafir yang harus di perangi ”.(Hal 18)
|
|
“Cinta Annissa”
Since: Mar 12
BAHAGIA DUNIA AKHIRAT
|
Please wait...
Di tengah kehidupan berbangsa yang semakin kompleks fakto kemisikinan dan ketidakadilan yang di alami umat Islam nampaknya menjadi penyebab mereka teriur untuk ikut menjadi teroris. Dalam konteks inilah, buku ini penting untuk di baca. Buku yang merupakan bunga rampai dari sekumpulan artikel yang tercecer di mana-mana menarik kita baca. Buku ini, menggugah diri kita untuk bagaimana menyelesaikan persoalan terorisme di Indonesia khusunya di Jawa. Dan, menjadikan inspirasi bagi kita untuk tidak membiarkan gerakan teroris di sekeliling kita.
|
|
“Cinta Annissa”
Since: Mar 12
BAHAGIA DUNIA AKHIRAT
|
Please wait...
Pembaca kan kesulitan mencari benang merahnya pada buku ini. Sebab, buku ini terdiri dari kumpulan opini yang beragam pembahasan. Namun begitu, Tidak kalah pentingnya kini adalah kesadaran semua pihak seperti Ulama, Cedekiawan, dan komponen masyarakat untuk ikut berpartispasi mengatasi berkembang biaknya paham terorisme.
|
|
|
|
“Cinta Annissa”
Since: Mar 12
BAHAGIA DUNIA AKHIRAT
|
Please wait...
Presensi adalah Ahmad Faozan, Santri Pondok Pesantren Tebuireng, kini tinggal di Yogyakarta. Riwayat singkat: Penulis merupakan Santri Tebuireng yang sedang melakukan pengembaraan ilmu di Yogyakarta. Penulis sering menulis di berbagai media baik cetak maupun elektronik.
|
|
“Cinta Annissa”
Since: Mar 12
BAHAGIA DUNIA AKHIRAT
|
Please wait...
Dan, beberapa tulisannya baik opini maupun resensi sudah di muat di berbagai media koran, seperti; Seputar Indonesia, Suara Merdeka, Harian Jogja dan Koran Jakarta. Selain itu, penulis juga merupakan Penggiat komunitas Renainsant Insitute dan anggota komunitas Resensor Se Yogyakarta.
|
|
“Cinta Annissa”
Since: Mar 12
BAHAGIA DUNIA AKHIRAT
|
Please wait...
Tulisan tentang terosis Jawa itu sebenarnya jawaban untuk pertanyaan dari Prof. Dr Azyumardi Azra, yang dalam satu diskusi menanyaka mengapa belakangan ini teroris banyak dari daerah Jawa, bukan daerah-daerah yang penduduknya bertemperamen keras seperti Sumatra dan Sulawesi. Dari fakta yang ada, teroris yang tertangkap polisi sejak tragedi bom Bali I dan II, bom Poso, bom Kuningan, sampai bom Mariot, ternyata asalnya dari Jawa, di antaranya Abu Dujana, Abu Irsyad, Amrozi, dan Imam Samudera.
|
|
“Cinta Annissa”
Since: Mar 12
BAHAGIA DUNIA AKHIRAT
|
Please wait...
Judged:
1
1
Bambang Pranowo, kelahiran Magelang 1947 dan kini menjabat Ketua Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan Departemen Pertahanan RI, serta pengajar di berbagai perguruan tinggi, mengawali jawabannya dengan memaparkan sifat orang Jawa di masa lalu. Secara singkat ia membandingkan sifat Bung Karno (Jawa) yang menggelegar dan Bung Hatta (Sumatra) yang lembut halus, kemudian Amien Rais dan Sri Bintang Pamungkas, orang Jawa yang berani dan tidak takut apa pun. Bahkan di masa lalu, Diponegoro dan Kasman Singodimedjo amat berbeda dari orang Jawa umumnya. Bambang membandingkan karakter para tokoh berdarah Jawa itu dengan karakter dalam wayang Pandawa Lima (Arjuna, Puntodewo, Werkudoro, Nakula dan Sadewa), sebagai simbol para pemberani, mengatur strategi perang dan diplomasi, serta tidak kenal kompromi.
|
|
“Cinta Annissa”
Since: Mar 12
BAHAGIA DUNIA AKHIRAT
|
Please wait...
Judged:
1
1
Ngamuk pada AS Abu Dujana, Abu Irsyad, Amrozi dan teman-temannya adalah alumni Afghanistan. Di samping sebagai Jawa muslim, mereka mengalami gemblengan fisik, psikis dan ideologis untuk perang melawan orang kafir. Bagi mereka, penjajah Rusia di Afghanistan adalah kafir yang harus diperangi. Setelah Rusia lenyap datanglah penjajah Amerika, yang amat kuat dan punya "outlet bisnis dan ideologi" di mana-mana termasuk Indonesia. Hotel JS Marriott adalah "outlet ekonomi" AS di Jakarta, sementara cafe dan diskotik di Bali adalah "outlet" budaya AS. Keduanya harus dihancurkan, kata mereka. Amrozi dkk meledakkan bom di Hotel Marriott Jakarta dan cafe di Kuta Bali, karena mereka yakin tengah menghancurkan kekuatan Amerika.
|
|
“Cinta Annissa”
Since: Mar 12
BAHAGIA DUNIA AKHIRAT
|
Please wait...
Mengapa ngamuk? Bambang menulis, mereka sudah amat tertekan, terdesak dan tertindas oleh Amerika. Sebagai orang Jawa, mereka sudah tidak punya pilihan ngalah dan ngalih terhadap AS, sehingga mereka harus "ngamuk" atau perang terhadap AS sampai titik darah penghabisan. "Itulah sebabnya pengebom bunuh diri (suicide bombing) seperti terlihat dalam CD mereka, dijuluki Noordin M Top sebagai syuhada atau pahlawan," kata Bambang, yang juga mengajar Isu-isu kontemporer keagamaan di Universitas Islam Jakarta. Tetapi Bambang, dalam buku yang disunting Syaefudin Simon itu, amat menyayangkan pandangan ideologi para teroris yang dinilainya amat dangkal, radikal dan sempit. "Indonesia bukanlah tempat pertempuran melawan AS. Mereka tidak peduli, Indonesia bukan `daarul harb` atau negeri yang sedang berperang melawan AS. Perbuatan mereka sudah menewaskan ratusan orang tidak bersalah yang mayoritas beragama Islam," kata Bambang. "Islam adalah esensi dan kata sifat. Ini artinya, banyak akhlak orang dan bangsa lain, termasuk Amerika, yang lebih islami ketimbang akhlak orang Afghanistan dan orang yang mengaku dirinya Islam," kata Bambang. Dia mengimbau orang-orang seperti Abu Irsyad untuk berintrospeksi, karena Nabi Muhammad pun dahulu kala menata kehidupan umat yang plural. Buku setebal 221 halaman ini ditiris dalam lima bab. Pada Bab I ada tujuh artikel yang mengulas teroris dengan judul Mengenal Motivasi Teroris, Terorisme Sambut Obama, Orang Jawa Jadi Teroris, Terorisme Syunni dan Syiah: Debat Kecil di Kampung Santi, Misuari, Boim dan Noordin, Bush, Terorisme dan Crusade serta Potret Buram Politik Islam. Buku ini enak dibaca, sampai-sampai Prof Juwono Sudarsono dalam pengantarnya dengan gamblang mengatakan, "Dalam buku ini Prof Bambang berhasil menyorot keterkaitan antara terorisme, agama dan budaya, khususnya di Indonesia." Sementara Fachry Ali menilai buku ini sebagai usaha "membersihkan" wajah Islam dari "noda" terorisme, bahwa Islam adalah agama damai dan bahwa seluruh sumber gagasan terorisme berada di luar struktur ajaran Islam.(*)
|
|
siapa ajalah
United States
|
|
|
“LOVE REZKY”
Since: Apr 10
COCOK
|
Please wait...
|
|
“Cinta Annissa”
Since: Mar 12
BAHAGIA DUNIA AKHIRAT
|
Please wait...
Terorist Jawa Kehilangan Kejawaannya !!! > semua teroris di indonesia itu kan orang jawa. jawa itu tempat yang > paling ideal merekrut teroris sehingga bajingan tengik para pelaku > bom bali 1 dan bom bali 2 adalah orang-orang jawa.
|
|
“LOVE REZKY”
Since: Apr 10
COCOK
|
Please wait...
siapa ajalah wrote: hahaha..terusin gan, ada yang setuju....siiip
|
|
“LOVE REZKY”
Since: Apr 10
COCOK
|
Please wait...
AR RIZQI SATRIA wrote: Terorist Jawa Kehilangan Kejawaannya !!! > semua teroris di indonesia itu kan orang jawa. jawa itu tempat yang > paling ideal merekrut teroris sehingga bajingan tengik para pelaku > bom bali 1 dan bom bali 2 adalah orang-orang jawa. post mortem memang sah ?
|
|
“Cinta Annissa”
Since: Mar 12
BAHAGIA DUNIA AKHIRAT
|
Please wait...
KALAU ungkap fakta harus sah..dan meyakinkan....
|
|
Tell me when this thread is updated:
(Registration is not required)
Add to my Tracker
Send me an email
|