[HOT] Setelah Sukses Buat Kapal Induk, PT. PAL Rencana Produksi Kapal Selam

Posted in the Malaysia Forum

Comments
1 - 20 of 90 Comments Last updated May 22, 2014
First Prev
of 5
Next Last
Provocators

Asia/Pacific Region

#1 May 15, 2010
.

Bikin Kapal Selam, PAL Incar Jerman dan Korea

Wednesday, February 10, 2010

10 Februari 2010, Jakarta -- PT PAL Indonesia tengah mengincar teknologi dua negara, Jerman dan Korea Selatan, untuk digandeng membuat kapal selam di Indonesia.

Direktur Jenderal Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan Gunadi menjelaskan, produsen kapal PT PAL masih terkendala teknologi safety untuk memproduksi sendiri kapal selam di galangannya.

"Sebetulnya PT PAL bisa buat sendiri tapi terkendala teknologi dan peralatan kerja sehingga tidak ingin gambling di tingkat safety pengguna," kata Gunadi kepada VIVAnews di Jakarta, 9 Februari 2010.

Selain berencana membuat kapal selam dan telah berhasil membuat kapal perang FPG-57 dan Korvet Sigma V pesanan TNI-AL, PT PAL juga tengah membuat kapal perang jenis Perusak Kawal Rudal (PKR) dan Kapal Induk yang juga pesanan TNI-AL. PT PAL yakin bisa membuat kapal perang bersenjatakan peluru kendali dan kapal induk tersebut dalam waktu 4 tahun. Harga satu kapal PKR mencapai 170 juta euro, sedang untuk kapal induk bisa 6 kali lipatnya.

Gunadi menjelaskan, industri strategis di Indonesia telah mampu memasok alutsista dengan teknologi menengah. Dia mencontohkan, PT Dirgantara Indonesia yang sudah bisa memproduksi pesawat MPA dan telah diekspor ke Eropa. "Kemampuan kita sudah cukup memadai untuk teknologi menengah atas, tapi untuk teknologi tingkat tinggi memang harus perlahan," ujarnya.

Untuk peralatan dengan teknologi tinggi, kata dia, jika tidak diproduksi dalam jumlah banyak (massal), membuat harga produksi makin mahal. Seperti pembuatan pesawat jet tempur (fighter) pesanan TNI-AU sebanyak 60 unit, PT. DI akhirnya bermitra dengan Korea Selatan untuk menekan biaya produksi. "Itupun baru bisa menikmati hasil produksi pada 2020," ujarnya.

Meski Indonesia masih cukup sulit mengembangkan industri strategis berteknologi maju, namun industri pendukung pertahanan seperti pabrik amonium nitrat di Kalimantan Timur akan terus dikembangkan. Pabrik amonium nitrat akan dikembangkan untuk bahan baku peledak, sambil menunggu lahan uranium di Kalimantan siap di tambang.

Sementara di industri pengapalan, kata Gunadi, telah dikembangkan produksi kapal-kapal cepat berbahan komposit di Banyuwangi dan kapal patroli cepat berbahan alumunium di Batam.

_

.
Provocators

Asia/Pacific Region

#2 May 15, 2010
2014 Indonesia Tak Perlu Impor Alutsista Lagi

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berharap tahun 2014, TNI tidak perlu lagi mengimpor alat utama sistem persenjataan (alutsista). Target tersebut akan terwujud apabila revitalisasi industri nasional berjalan sesuai rencana.

"Kita ingin melakukan revitalisasi nasional, indusri strategis, dan industri pertahanan. Dengan demikian dalam lima tahun medatang sebagian besar keperluan militer kita bisa dicukupi dari industri dalam negeri," ujar SBY usai rapat dengan Menteri Pertahanan, Panglima TNI, Mensesneg, dan Menkopolhukam di Jakarta, Rabu (4/11/2009).

Menurut SBY, sudah saatnya Indonesia mandiri dalam hal pemenuhan peralatan pertahanan. Jika itu terwujud maka dampaknya akan sangat berpengaruh terhadap sendi kehidupan lain.

Dalam kaitan ini, Presiden optimistis target tersebut bakal terealisasi karena Indonesia sudah mulai terbebas dari dampak krisis tahun 1998. Dengan perencanaan strategis yang baik, managemen yang sehat, serta pendanaan yang memadai maka industri nasional Indonesia akan bergeliat.

"Kini saatnya kita kembali melakukan revitalisasi seluruh industri strategis, terutama industri pertahanan," ujarnya.

"Pemerintah memberikan rangsangan kepada industri-industri strategis dengan ditandatanganinya MoU pembelian produk Alutsita yang seharusnya sudah dapat di produksi dalam negeri" tambah SBY

Tampaknya, pemerintah saat ini mulai gemar "memaksa" industri strategis untuk cepat berkembang dengan cara pembelian produk-produk alutsita strategis dalam negeri setelah melihat sukses PT. PINDAD dalam memproduksi Panser ANOA yang saat ini telah di pesan ribuan unit oleh berbagai negara.

Untuk PT. PAL, galangan plat merah ini telah berhasil "di paksa" pemerintah untuk memproduksi Korvet Sigma V dan Kapal Induk Flat Deck, kini PT. PAL dituntut untuk dapat memproduksi Kapal Selam kelas Kilo dengan order pertama sebanyak 12 Unit dari TNI-AL.

Sedang untuk PT. DI, pemerintah telah menghadiahkan pemesan Pesawat Tempur (fighter) sebanyak 50 unit dari 60 Unit dianggarkan, yang memaksa PT.DI bekerjasma dengan Korea Selatan untuk memproduksi pesawat T-50 Golden Eagle yang masih satu varian dengan F-16 Fighting Falcon, dengan menelan investasi 8 Milyar USD.

Sementara itu pada saat yang sama, juru bicara TNI Marsekal Muda Sagom Tamboen mengatakan "sejalan dengan program Pemerintah, pada saat ini masih ada dua keinginan yang belum terlaksana, yaitu pembuatan Tank oleh PT. PINDAD, dan produksi Peluru Kendali jarak 1000 km dan 1500 km yang penelitiannya masih dilakukan oleh PT. PINDAD dan LAPAN"

"Untuk produksi Tank oleh PT. PINDAD, kita harus pahami keterlambatan tersebut, dikarenakan membanjirnya pesanan Panser ANOA, namun untuk Peluru Kendali, kami menargetkan 2020 produksinya telah siap dioperasikan" tambahnya

(Iman Rosidi/Trijaya/ANTARA)
dewa

Lumajang, Indonesia

#3 Jun 18, 2010
keren.... moga2 indonesia bisa berjaya
bangga aku jadi orang indonesia
semoga bukan hanya keren di mulut saja
jaya indonesiaku
yu kita kemon

Santa Clara, CA

#4 Jul 1, 2010
harus mandiri. indonesia pasti bisa. cayo......
indoggGGggg

Kajang, Malaysia

#5 Jul 1, 2010
yaa..aku pun bangga...sama indon...jadi kuli di malaysia yeee..
wkakakakakaka
I Luv Indonesia

Santa Clara, CA

#6 Jul 1, 2010
Luaaaaan...jooooottt

Biar semenanjing makin ngeper,ngiler n keder!!!!

Stamina-mina wkwkw...wkwkw..ee
Anak indo sejati

Santa Clara, CA

#7 Jul 1, 2010
Gila.. Gw makin cinta aj ma ni negara...
NKRI

Asia/Pacific Region

#9 Jul 1, 2010
Aku juga!
Jhahahahahah.....
anlatif

Bekasi, Indonesia

#10 Jul 2, 2010
Rencana strategis itu harus dipercepat ga usah nunggu 2020, siapkan dana yang cukup, rekrut para ahli kita yang tersebar diberbagai negara, gaji dan hargai tinggi setara para bule, beri target jelas, PHK yang tidak bermutu, yang penting manajemennya dipegang ahlinya yang profesional dan nasionalismenya tinggi, saya kira kita mampu membangun kekuatan militer terkuat di Asia Tenggara
Malon

Jakarta, Indonesia

#11 Jul 3, 2010
indonesia semakin terdepan......
NKRI

Asia/Pacific Region

#12 Jul 3, 2010
Semoga malon juga bisa buat :)
cuex

Jakarta, Indonesia

#13 Jul 3, 2010
he...he...malon bisanya baru bikin "anak"..he..he..!!
jani jambi indonesia

Indonesia

#14 Jul 3, 2010
malaysia akan mulai merayu tenaga ahli asal indonesia,dengan duit yang mereka punya,berhati hatilah wahai saudaraku,malingsia punya banyak cara utk bisa berbuat,kita maklum lah malingsia kan biasa ikut cara penjajah macam british,sifatnya pun sudah kayak british,suka cium buntut orang british ya wakakakaka
cuex

Jakarta, Indonesia

#15 Jul 3, 2010
SALUT.....Indonesia makin "MANDIRI"....jangan terlalu bergantung pada negara lain.....!!!
Fu ck Malingsia

Indonesia

#16 Jul 3, 2010
Awas kena contek para MAlon.
Anjing British

Bekasi, Indonesia

#17 Jul 3, 2010
hahahahahahahha.....malon dengernya aja udah pada takut langsung masuk kandang babi....
Jaya Indonesia Q

Indonesia

#18 Jul 3, 2010
hahaha..

mank negara qt neh adlh negara yg luar biasa,

g cem tetangga qt tuh,
yg g bs buat apapun,bs ny buat rusuh,,,
nyuri pulau2...

hahaha..

hidup Indonesia!!!
cuex

Jakarta, Indonesia

#19 Jul 3, 2010
he..he..sudah "TRADISI"..pasti Malon beli produknya PT.PAL.....seperti malon beli Panser (Pindad) dan pesawat (IPTN).....he...he...!!!
bayonet gajahmada

Indonesia

#20 Jul 4, 2010
malon keder mau komentar....

ntar pasti dia lapor ratu inggrissss....
cuex

Jakarta, Indonesia

#21 Jul 4, 2010
malon lapor sama ratu british.....minta di beli-in peralatan "Product-Indonesia". ..xixixixixi...!!!

Tell me when this thread is updated: (Registration is not required)

Add to my Tracker Send me an email

First Prev
of 5
Next Last

Add your comments below

Characters left: 4000

Please note by submitting this form you acknowledge that you have read the Terms of Service and the comment you are posting is in compliance with such terms. Be polite. Inappropriate posts may be removed by the moderator. Send us your feedback.

Malaysia Discussions

Title Updated Last By Comments
DEBAT ISLAM VS KRISTEN. Fakta: ISLAM GAK AKAN M... (Jun '13) 7 min LEMBAGA EDIT ALKITAB 72,153
Kenapa JOKOWI ANJING NYURUH SBY UTK MENAIKKAN B... 22 min makdatok 32
Kontol Muhammad dan Kontol Aulloh SWT Sama Saj... (Mar '12) 22 min Rizky 24
PENDERlTAAN SOEKARNO SEBELUM MERENGGANG NYAWA (Jan '14) 22 min Kesian Leopard 225
(HOAX) Malaysian penerima NOBEL PRIZE?? impossi... 24 min Kesian Leopard 65
MALAYSlA = NOBEL PRIZE, INDONESlA = POWER RANGER 25 min Kesian Leopard 371
Bangsa Acheh Wajib Bunuh Kafir JAWA! (Nov '08) 36 min tangguh 41
vote: forumer paling kamu benci di topix 1 hr makdatok 66
Makan TAHI BERLENDIR..wow..Sedap nyer (Mar '09) 1 hr Hesky 6,117
Lamborghini Huracan LP 610-4 launched in Malays... 2 hr EdgarMacan2000 461
•••
Enter and win $5000
•••

Malaysia People Search

Addresses and phone numbers for FREE

•••