KittZ wrote:
Rupiah Merosot Dekati 9.500
__________
Rabu, 09 Januari 2008 - 09:48 wib
JAKARTA, RABU - Kurs nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di Pasar Spot Antar Bank Jakarta, Rabu (9/1) pagi, merosot mendekati angka batas psikilogis Rp9.500 per dollar AS, karena pelaku pasar aktif membeli dollar AS terutama korporasi seperti Pertamina untuk impor minyak mentah.
Nilai tukar rupiah melemah menjadi Rp9.465/9.470 per dollar AS dibanding penutupan hari sebelumnya Rp9.453/9.455 per dollar AS atau turun 12 poin. Analis Valas PT Bank Saudara, Rully Nova di Jakarta, Rabu, mengatakan tekanan negatif pasar terhadap rupiah terutama akibat gejolak harga minyak mentah dunia yang terus menguat hingga mencapai 100,09 dollar AS per barel. "Rupiah juga tertekan oleh kekhawatiran pelaku pasar terhadap inflasi di dalam negeri yang cenderung meningkat," katanya.
Karena itu, lanjut dia, meski data ekonomi AS mengenai tingkat pengangguran yang meningkat menekan dollar AS turun, namun belum memicu rupiah menguat. "Penguatan rupiah tertahan oleh tingginya kekhawatiran atas faktor internal dan eksternal yang terus terjadi," ucapnya.
Menurut dia, tingkat rupiah saat ini dinilai wajar, apalagi tekanan pasar cukup kuat jadi penurunan rupiah saat ini bersifat temporer. Rupiah masih berpeluang untuk menguat, apabila rencana bank sentral AS (The Fed) kembali menurunkan suku bunganya jadi dilaksanakan.
The Fed pada akhir bulan ini berencana menurunkan suku bunga Fedfund sebesar 50 basis poin menjadi 3,75 persen dari sebelumnya 4,25 persen yang diperkirakan memicu rupiah menguat tajam, ucapnya.
The Fed sebelumnya pernah menurunkan suku bunganya sebesar 50 basis poin menjadi 4,50 persen yang mendorong rupiah naik hingga berada di bawah level Rp9.300 per dolar AS
Sementara itu, dollar AS terhadap yen di pasar regional cenderung stabil pada 108,84 dan terhadap euro menjadi 1,4712. Pelaku pasar optimis The Fed akan memangkas suku bunganya sebesar 50 basis poin untuk memicu pertumbuhan AS yang cenderung terus melambat.
Kompas,
Sumber: ANT
Wartawan: EDJ
horeeeee rupiah makin lemah! dollar ku naik coyyyyy!