TNI AD akan beli 100 tank leopard dan 8 hali apache

Posted in the Malaysia Forum

First Prev
of 21
Next Last
ford

Indonesia

#1 Nov 11, 2011
Magelang - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) mendapatkan alokasi khusus dari pemerintah untuk belanja alat utama sistem persenjataan (Alutsista) sebesar Rp 14 Triliun. Berbagai persenjataan akan dibeli TNI AD. Diantaranya adalah 100 Tank Leopard 2A6 dan 8 Helikopter Apache. Semuanya baru.

"Setelah rapat kabinet sebanyak empat kali, akhirnya diputuskan oleh presiden bahwa TNI AD dapat prioritas. Dalam tiga tahun terakhir diberi anggaran Rp 14 Triliun lebih," ujar KSAD Jenderal TNI Pramono Edy Wibowo Jumat (11/11/2011). Pramono mengatakan ini usai memimpin wisuda purnawirawan perwira tinggi TNI-AD di Gedung Lilirochi Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

Selain Tank, beberapa jenis persenjataan yang akan dibeli adalah peluncur roket multi laras, helikopter type 1412 dan helikopter Apache. Selain itu TNI AD juga membeli meriam 155 mm dari Perancis. Namun Pramono tidak merinci jumlahnya.

Pramono menyebutkan untuk Tank Leopard 2A6 seberat 62 ton seharga 280 juta US dolar, awalnya TNI AD membeli 44 unit. Setelah dilakukan negosiasi, pihak pabrik dari Eropa menawarkan 100 unit dengan harga sama dan diputuskan untuk membeli 100 unit Tank Leopard itu. Diperkirakan pengadaan senjata asal Jerman itu bisa mempersenjatai dua batalyon lebih.

"Leopard 2A6 itu baru dipakai oleh 15 negara di dunia. Untuk di Asia Tenggara, sebenarnya Singapura sudah memilikinya lebih dulu," terang Pramono.

Untuk senjata jenis peluncur roket multi laras bisa dimanfaatkan 2 batalyon prajurit TNI-AD lebih. Kemudian ada Meriam 155 dari Prancis, Indonesia juga mendapat harga khusus.

"Untuk pemilihan pabrik di Eropa, sesuai pesanan ada lima pabrik dan masing-masing berbeda. Disesuaikan dengan keahliannya," ucap Pramono.

Soal Helicopter dua macam jenis yaitu heli 1412, Indonesia dapat harga khusus. Helicopter Apache dari harga 30 juta US$ mendapat diskon 5 juta US per unit sehingga harganya menjadi US$ 25 juta, dan diputuskan membeli 8 unit. Total biaya yang dihemat mencapai US4 40 juta.

Pramono menjelaskan kondisi perekonomian di Eropa yang krisis membuat mereka ingin menjual barang secepat mungkin dan butuh dana tunai. Harganya relatif murah daripada situasi normal. Sedangkan penunjukan pabrik-pabrik disesuaikan dengan kepentingan dan kebutuhan kekuatan TNI AD sendiri. TNI AD sudah menugaskan Wakasad langsung meninjau kebutuhan TNI AD ke Eropa.

"Pada 5 Oktober 2012, seluruh peralatan diperkirakan sudah bisa tampil dan ada di Indonesia. Barangnya barang baru semua dan bukan barang bekas," tutup Pramono.

sumber:detiknews.com
PEACE

Jakarta, Indonesia

#2 Nov 11, 2011
mantap gan..

Since: Oct 11

Location hidden

#3 Nov 11, 2011
Beli kok barang rongsokan. Kagak punya uang ya?!

Kalau rongsokan harganya perkilo, Om. Harga segitu terlalu mahal.

Wakakak
think critically

Indonesia

#5 Nov 11, 2011
bagus sih,cuma untuk negara kepulauan kyk gini yg diprioritaskan angakatan laut dan udara,bkn darat
fanny

Yogyakarta, Indonesia

#7 Nov 11, 2011
malon mulai epilepsi,,
hehe
bejo

United States

#8 Nov 11, 2011
TOKEK INDON wrote:
Beli kok barang rongsokan. Kagak punya uang ya?!
Kalau rongsokan harganya perkilo, Om. Harga segitu terlalu mahal.
Wakakak
kau baca dlulahhh...
msa barang baru dbilang bekas.

Since: Nov 11

Location hidden

#9 Nov 11, 2011
TOKEK INDON wrote:
Beli kok barang rongsokan. Kagak punya uang ya?!
Kalau rongsokan harganya perkilo, Om. Harga segitu terlalu mahal.
Wakakak
mari gan , jalan-jalan http://goo.gl/g8K5a
fanny

Yogyakarta, Indonesia

#10 Nov 11, 2011
malon mengira Indo akan beli barang bekas,,,,

huahahahahaha
Prebet sapu

Kuala Lumpur, Malaysia

#11 Nov 11, 2011
jangan lupa yak beli taksi sekali.....

Since: Nov 11

Yogyakarta, Indonesia

#12 Nov 11, 2011
TOKEK INDON wrote:
Beli kok barang rongsokan. Kagak punya uang ya?!
Kalau rongsokan harganya perkilo, Om. Harga segitu terlalu mahal.
Wakakak
baru atau bekas kalau ditembakan ke kepala maling 100% maling mampus dan
malon boleh beli baru,tp pembayaran masih utang

Since: Oct 11

Location hidden

#13 Nov 11, 2011
Kalau beli rongsokan harganya perkilo ... Kalau pakai harga baru namanya tertipu ...

Wakakakakak .........

----------


NASIONAL - POLITIK
Jum'at, 11 November 2011 , 03:32:00
Eropa Krisis, RI Siap Beli Alat Militer Bekas

JAKARTA - Krisis yang dialami sejumlah negara di Eropa dimanfaatkan pemerintah untuk menambah kekuatan alat utama sistem senjata (alutsista). Rencananya, sejumlah aset militer dari negara-negara Eropa yang dilepas bakal dibeli pemerintah RI.

Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro mengungkapkan, pembelian senjata dari Eropa tersebut menjadi bahasan dalam rapat terbatas yang tentang pengadaan alutsista TNI dan Polri. "Memang sekarang kekuatan-kekuatan militer mereka (negara Eropa) banyak dikurangi. Artinya mereka juga akan melakukan penjualan alutsista. Murah sekali gitu lah," katanya usai ratas di Kantor Presiden, kemarin (10/11).

Purnomo menyebut sejumlah negara yang tengah mengencangkan ikat pinggang itu. Antara lain, Jerman, Belanda, Prancis, Italia, dan Spanyol. Dia mengakui, jika alutsista yang akan dibeli tersebut merupakan barang second alias bekas. "Saya kira second ya, karena mengurangi kekuatan militernya," kata Purnomo.

Beberapa alutsista itu antara lain, Heli Apache, Tank Leopard, dan Main Battle Tank. "Kalau kita upgrade bisa 20 tahun," imbuhnya. Nantinya akan ada tim teknis yang melakukan obesrvasi sebelum melakukan pembelian.

Namun dalam ratas tersebut, lanjut dia, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan, pembelian tersebut tidak melebihi pagu anggaran yang sudah ditetapkan, yakni USD 6,5 miliar. Angka itu ditetapkan berdasarkan rencana pembangunan jangka menengah 2010-2015.

Saat ini, menurutnya, tengah diinventarisasi kebutuhan dari TNI dan Polri. Presiden memersilakan tiap-tiap matra mengajukan usulan kebutuhannya. Nantinya akan disesuaikan dengan anggaran yang disiapkan. "Intinya, amplopnya tetep USD 6,5 miliar karena itu adalah baseline," kata mantan menteri ESDM itu.

Dalam ratas itu juga dibahas pengembangan industri kendaraan taktis (rantis), seperti Hummer. Menurut Purnomo, pengerjaannya saat ini dilakukan oleh PT Pindad secara joint production dan akan selesai dalam beberapa bulan mendatang.

Dalam pengantar saat membuka ratas, SBY kembali berpesan untuk menggunakan alutsista produksi industri pertahanan dalam negeri jika memang sudah bisa diproduksi sendiri. Namun jika belum bisa membuat sendiri, bisa dilakukan kerjasama dengan negara lain. Misalnya produksi atau riset bersama. "Dengan demikian, benefit ekonomi kita dapatkan, transfer teknologi juga terjadi. Sehingga pada saatnya nanti kita bisa produksi sendiri dalam negeri," katanya.

Tidak hanya itu, SBY juga mengingatkan, tidak ada penyimpangan dalam bisnis pengadaan alutsista itu. Para pebisnis yang terlibat dalam pengadaan tersebut, diminta mengikuti kebijakan pemerintah untuk membangun kemandirian industri dalam negeri. "Tidak ada penyimpangan dan kongkalingkong, mark up seperti terjadi di waktu lalu yang negara sangat dirugikan," tegasnya.(fal/nw)
pelentat

Kuala Lumpur, Malaysia

#15 Nov 11, 2011
jangan lupa beli taksi yak....
beli taksi banyak2 untuk memudahkan anggota lari bila di serangg....
Putra Palembang

Jakarta, Indonesia

#16 Nov 11, 2011
BOS GUE JADI BINGUNG NIH TADI PAGI KATA MENHAN MAU BELI 60 UNIT LEOPARD SECOND DARI BELANDA EH SORE INI KELUAR LAGI STATEMENT DARI MENHAN YANG BILANG KLO TNI AD AKAN BELI 100 UNIT LEOPARD BARU DARI JERMAN YANG BENAR YANG MANA NIH?
MUDAH MUDAHAN YANG BENAR BELI 100 UNIT LEOPARD BARU PLUS 60 UNIT LEOPARD SECOND TETAP DIBELI JUGA KAN LUMAYAN, KLO BUAT LAWAN PT 91 SIH MAU LEOPARD SECOND ATO YANG BARU HASILNYA UDAH PASTI KETAUAN PT-91 JADI PISANG REBUT HE2
MALON SEKARANG LAGI MELAMUN DI BILIK TERMENUNG LIAT TETANGGA LAGI BELANJA, TUNGGU AJA NTAR LAGI PASTI ADA COMMENT NGGAK BERMUTU DARI BANGSA BABU BRITISH HE2
fanny

Boyolali, Indonesia

#17 Nov 11, 2011
Putra Palembang wrote:
BOS GUE JADI BINGUNG NIH TADI PAGI KATA MENHAN MAU BELI 60 UNIT LEOPARD SECOND DARI BELANDA EH SORE INI KELUAR LAGI STATEMENT DARI MENHAN YANG BILANG KLO TNI AD AKAN BELI 100 UNIT LEOPARD BARU DARI JERMAN YANG BENAR YANG MANA NIH?
MUDAH MUDAHAN YANG BENAR BELI 100 UNIT LEOPARD BARU PLUS 60 UNIT LEOPARD SECOND TETAP DIBELI JUGA KAN LUMAYAN, KLO BUAT LAWAN PT 91 SIH MAU LEOPARD SECOND ATO YANG BARU HASILNYA UDAH PASTI KETAUAN PT-91 JADI PISANG REBUT HE2
MALON SEKARANG LAGI MELAMUN DI BILIK TERMENUNG LIAT TETANGGA LAGI BELANJA, TUNGGU AJA NTAR LAGI PASTI ADA COMMENT NGGAK BERMUTU DARI BANGSA BABU BRITISH HE2
kita beli dari dua source gan,,
60 unit dari belanda
40 unit dari jerman

muantap !

malon makin menganga,,,
t-72 palsu bakal sembunyi ga berani muncul nih,,,
huahahahaahah
Sayang sama Indon donk

Kuala Lumpur, Malaysia

#18 Nov 11, 2011
Putra Palembang wrote:
BOS GUE JADI BINGUNG NIH TADI PAGI KATA MENHAN MAU BELI 60 UNIT LEOPARD SECOND DARI BELANDA EH SORE INI KELUAR LAGI STATEMENT DARI MENHAN YANG BILANG KLO TNI AD AKAN BELI 100 UNIT LEOPARD BARU DARI JERMAN YANG BENAR YANG MANA NIH?
MUDAH MUDAHAN YANG BENAR BELI 100 UNIT LEOPARD BARU PLUS 60 UNIT LEOPARD SECOND TETAP DIBELI JUGA KAN LUMAYAN, KLO BUAT LAWAN PT 91 SIH MAU LEOPARD SECOND ATO YANG BARU HASILNYA UDAH PASTI KETAUAN PT-91 JADI PISANG REBUT HE2
MALON SEKARANG LAGI MELAMUN DI BILIK TERMENUNG LIAT TETANGGA LAGI BELANJA, TUNGGU AJA NTAR LAGI PASTI ADA COMMENT NGGAK BERMUTU DARI BANGSA BABU BRITISH HE2
SBY sedang timbang untuk bajet membeli taksi supaya nanti bila di medan perang tidak perlu numpang taksi warga lain,semacam yang berlaku di Lebanon....
fanny

Boyolali, Indonesia

#19 Nov 11, 2011
Sayang sama Indon donk wrote:
<quoted text>
SBY sedang timbang untuk bajet membeli taksi supaya nanti bila di medan perang tidak perlu numpang taksi warga lain,semacam yang berlaku di Lebanon....
malon hanya bisa komen tak berkualiti cam ini gan,,,
tanda-tanda iri dan sakit hati gan,,,,

siap2 bikin bunker ya lon,,
huehehe
sang dirman

Jakarta, Indonesia

#20 Nov 11, 2011
MALON BISANYA MALINGsia...
maling doank...
THAILAND DAN VIETNA SERTA SINGAPURA TAU ITU,...
BAHKAN AMERIKA JUGA TAU KALO MALON CUMA BISA MALING...
pikir kau lon,....
DASAR BANGSA PONDAN LONTE
sang dirman

Jakarta, Indonesia

#21 Nov 11, 2011
Sayang sama Indon donk wrote:
<quoted text>
SBY sedang timbang untuk bajet membeli taksi supaya nanti bila di medan perang tidak perlu numpang taksi warga lain,semacam yang berlaku di Lebanon....
NEGARA U kaya kancut, mana tetera darat u LONTE...
CABUL KAGAA BERANI ANGKAT SENDJATA...
pengecut lah...
MALON BANGSA PONDAN
asu sampean
Sayang sama Indon donk

Kuala Lumpur, Malaysia

#22 Nov 11, 2011
nanti rakyat malon boleh bikin derma kilat untuk tolong beli taksi ya donk.....
taksi bole bikin aset juga yukk....
fanny

Boyolali, Indonesia

#23 Nov 11, 2011
Sayang sama Indon donk wrote:
nanti rakyat malon boleh bikin derma kilat untuk tolong beli taksi ya donk.....
taksi bole bikin aset juga yukk....
tanda2 nyata iri dengki gan,,,
proton untuk taksi tak laku,,,
indo malah beli 100 leopard,,
wakakakakaka

Tell me when this thread is updated:

Subscribe Now Add to my Tracker
First Prev
of 21
Next Last

Add your comments below

Characters left: 4000

Please note by submitting this form you acknowledge that you have read the Terms of Service and the comment you are posting is in compliance with such terms. Be polite. Inappropriate posts may be removed by the moderator. Send us your feedback.

Malaysia Discussions

Title Updated Last By Comments
DEBAT ISLAM VS KRISTEN. Fakta: ISLAM GAK AKAN M... (Jun '13) 1 min Just Me 101,213
pesawat malon jatuh lagi dan lagi 7 min apasaja 52
Air Asia Now Everyone Can Die 18 min zaki bin abbas 3
PESAWAT AIRASIA hilang hubungan di surabaya.. 30 min makdatok 69
malingsial VS china di laut china selatan 44 min john travolr 1
what do you think about aceh faith freedom?! pl... 48 min feronika 1
islam anjingggggggg keparat semua kalian!!!!! I... (Dec '12) 52 min feronika 671
Ngaku-Ngaku Airasia Milik Indon - TAK TAHU MALU ! (Oct '09) 3 hr Firz_Daurens 42
Sriwijaya sudah terbukti berpusat dan bermula d... 5 hr Pemerhati 1,879
More from around the web