::::: MANTAN KYAI NU : Sufi Bukan Bagian Dari Islam :::::

Posted in the Malaysia Forum

Comments
1 - 20 of 550 Comments Last updated Feb 27, 2014
First Prev
of 28
Next Last

“AKU CINTA ANNISSA”

Since: Apr 10

BAHAGIA DUNIA AKHIRAT

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#1
Nov 9, 2012
 
::::: MANTAN KYAI NU : Sufi Bukan Bagian Dari Islam :::::

Tasawuf merupakan gerakan berpola pikir filsafat klasik yang mengekor kepada para filosof dan ahli syair Romawi, India dan Persia. Namun, dalam hal ini, kita akan membatasi kajian masalah sufi dengan berkedok Islam.
Kedok Islam ini dikenakan sebagai upaya menutupi hakikatnya. Maka barangsiapa yang meneliti dan mengamati gerak-geriknya, niscaya akan berkesimpulan, bahwa sufi bukan Islam. Baik menyangkut aqidah, prilaku dan pendidikan.

“AKU CINTA ANNISSA”

Since: Apr 10

BAHAGIA DUNIA AKHIRAT

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#2
Nov 9, 2012
 
MENGENAL BEBERAPA KEYAKINAN SUFI

Sesungguhnya para penguasa sufi telah berusaha memelihara keyakinan-keyakinan tasawuf, yakni, dengan merancukan dan menghapuskan ayat-ayat Al-Kitab Al-Karim. Membolak-balik, serta merubah pemahaman Sunnah An-Nabawiyah yang telah suci. Akan tetapi Allah Subhanahu wa Ta'ala telah menakdirkan untuk agama ini, orang-orang yang memperbaharui agama-Nya.
Yakni, dengan membersihkan Islam dari bermacam aqidah dan filsafat yang mengalir dalam benak manusia akibat pengaruh pola pikir keberhalaan. Maka, diungkaplah borok-borok mereka, dipilah perkataan mereka serta diterangkan kebohongannya. Metoda merekapun dibuyarkan dengan menelaah kitab-kitab induk sufi. Berikut secara ringkas ditampilkan keyakinan-keyakinan mereka.

“AKU CINTA ANNISSA”

Since: Apr 10

BAHAGIA DUNIA AKHIRAT

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#3
Nov 9, 2012
 
ILMU LADUNI
Istilah ini dikaitkan kepada firman-Nya Subhanahu wa Ta'ala tentang nabi Khidir:
"wa 'allamnaahu min Ladunnaa 'ilmaan" Artinya :...Dan Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.".[Al-Kahfi : 65].
Yang dimaksud dengan ayat diatas, menurut mereka, adalah disingkapnya alam ghaib bagi mereka. Caranya, dengan kasyaf (penyingkapan), tajliyat (penampakan) serta melakukan kontak langsung dengan Allah dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam[1]. Mereka berdalil dengan firman-Nya Subhanahu wa Ta'ala. "Artinya : Dan bertaqwalah kepada Allah, maka Allah akan mengganjari kepada kalian semua".[Al-Baqarah : 282].
Pemikiran ilmu laduni dipelopori oleh Hisyam Ibnu Al-Hakam (wafat 199H), seorang penganut Syi'ah yang mahir ilmu kalam. Ia berasal dari Kufah.[2] Orang-orang sufi, dalam rangka merealisir ajarannya, menempuh beberapa jalan. Jalan terpenting itu, diantaranya :
[1] Menjauhkan diri dari menuntut ilmu syar'i. Dikatakan oleh Al-Junaid, seorang pentolan sufi, "Yang paling aku sukai pada seorang pemula, bila tak ingin berubah keadaannya, hendaknya jangan menyibukkan hatinya dengan tiga perkara berikut : mencari penghidupan, menimba ilmu (hadits) dan menikah. Dan yang lebih aku sukai lagi, pada penganut sufi, tidak membaca dan menulis. Karena hal itu hanya akan menyita perhatiannya".[3]
Demikian pula yang dikatakan Abu Sulaiman Ad-Darani, "Jika seseorang menimba ilmu (hadits), bepergian untuk mencari penghidupan, atau menikah, sungguh ia telah condong kepada dunia."[4]
[2] Menghancurkan sanad-sanad hadits dan menshahihkan hadits-hadits dha'if (lemah), munkar dan maudhu'(palsu) dengan cara kasyaf. Sebagaimana dikatakan Abu Yazid Al-Busthami, "Kalian mengambil ilmu dari mayat ke mayat. Sedang kami mengambil ilmu dari yang Maha Hidup dan tidak pernah mati.
Hal itu seperti yang telah disampaikan para pemimpin kami : "Telah mengabarkan pada aku hatiku dari Rabbku". Sedang kalian (maksudnya, kalangan Ahlu Al-hadits) mengatakan : "Telah mengabarkan kepada kami Fulan". Padahal, bila ditanya dimana dia (si Fulan tersebut)?.
Tentu akan dijawab : "Ia (Fulan, yakni yang meriwayatkan ilmu atau hadits tersebut) telah meninggal". "(Kemudian) dari Fulan (lagi)". Padahal, bila ditanyakan dimana dia (Fulan tadi)? Tentu akan dijawab : "Ia telah meninggal".[5] Dikatakan pula oleh Ibnu Arabi, "Ulama Tulisan mengambil peninggalan dari salaf (orang-orang terdahulu) hingga hari kiamat.
Itulah yang menjauhkan atau menjadikan timbulnya jarak antara nasab mereka. Sedang para wali mengambil ilmu dari Allah (secara langsung -peny). Yakni, dengan cara Ia (Allah) mengilhamkan kedalam hati para wali"[6]. Dikatakan oleh Asy-Sya'rani, "Berkenan dengan hadits-hadits. Walaupun cacat menurut para ulama ilmu hadits, tapi tetap shahih menurut ulama ilmu kasyaf".[7].
[3] Menganggap menimba ilmu (hadits) sebagai perbuatan aib dan merupakan jalan menuju kemaksiatan serta kesalahan. Ibnu Al-Jauzi menukil, bahwa ada seorang syaikh sufi melihat seorang murid membawa papan tulis (baca : buku), maka dikatakannya kepada murid tersebut :"Sembunyikan auratmu".[8] Bahkan, mereka saling mewariskan sebagian pameo-pameo yang bertendensi menjauhkan peninggalan salaf, umpanya : Barang siapa gurunya kitab, maka salahnya lebih banyak dari benarnya.

“AKU CINTA ANNISSA”

Since: Apr 10

BAHAGIA DUNIA AKHIRAT

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#4
Nov 9, 2012
 
Sanggahan terhadap pernyataan-pernyataan sebagaimana diungkap diatas :

Pertama: Barangsiapa berkeyakinan, bahwa dengan kemampuannya dapat berjumpa dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, seperti keadaan nabi Khidir dengan nabi Musa, maka ia telah kafir berdasarkan ijma' para ulama kaum muslimin. Karena, nabi Musa tidaklah diutus kepada nabi Khidir, dan tidak pula nabi Khidir diperintahkan untuk mengikuti nabi Musa.
Padahal Allah telah menjadikan masing-masing nabi mempunyai jalan dan minhaj yang berbeda-beda. Dan peristiwa yang demikian itu, berulang kali terjadi sebelum beliau diutus sebagai nabi. Seperti, sezamannya nabi Luth denga nabi Ibrahim, nabi Yahya dengan nabi Isa.
Sesungguhnya para nabi tersebut diutus untuk kaumnya saja, sedangkan Muhammad shalallallahu 'alaihi wa sallam di utus untuk seluruh manusia hingga hari kiamat. Telah bersabda Shallallahu 'alaihi wa sallam. Artinya: "Adalah para nabi diutus untuk kaumnya saja, sedangkan aku diutus untuk seluruh manusia".[Hadits Shahih Riwayat Bukhari dan Muslim].
Artinya: "Tidak seorang pun dari umat ini yang mendengar tentangku, baik Yahudi atau Nashrani, kemudian tidak beriman kepadaku, melainkan akan dimasukkan ke neraka" [Hadits Shahih Riwayat Muslim I/93]

“AKU CINTA ANNISSA”

Since: Apr 10

BAHAGIA DUNIA AKHIRAT

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#5
Nov 9, 2012
 
Aqidah semacam ini merupakan asasnya Islam, berdasarkan firman-Nya Subhanahu wa Ta'ala. Artinya: "Tidaklah engkau Kami utus kecuali untuk seluruh manusia, sebagai pemberi khabar gembira dan pemberi peringatan".[Saba': 28]
Dan firman-Nya Subhanahu wa Ta'ala. Artinya: "Katakanlah, wahai manusia, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepada kalian semua".[Al-A'raf : 157]
Dan siapa saja yang 'alim, baik jin maupun manusia, diperintahkan untuk mengikuti rasul yang ummi ini. Maka barangsiapa yang mengaku bahwa dengan kemampuannya dapat keluar dari minhaj dan petunjuk nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam ke minhaj lainnya, walaupun minhaj Isa, Musa, Ibrahim, maka dia sesat dan menyesatkan. Telah bersabda Shalallahu 'alaihi wa sallam. Artinya: "Seandainya Musa hidup, lalu kalian semua mengikutinya dan meninggalkan aku, maka sungguh sesatlah kalian. Aku adalah bagian kalian, dan kalian adalah bagian dari umat-umat yang ada".[Riwayat Baihaqi dalam Syu'abu al-Iman, dan lihat pula dalam Irwa'al-Ghalil karangan Al-Bani hal. 1588]
Adapun keyakinan orang-orang sufi bahwa nabi Khidir masih tetap hidup, selalu berhubungan dengan mereka, mengajarkan kepada mereka ilmu yang diajarkan Allah kepadanya, seperti nama-nama Allah yang Agung, hal ini merupakan dusta dan mengada-ada. Karena menyelesihi Al-Qur'an secara nyata: Artinya: "Dan tidaklah kami jadikan seorang manusiapun sebelummu abadi".[Al-Anbiya': 34] Artinya: "Tidak ada satu jiwapun yang bernafas pada hari ini yang datang dari zaman seratus tahun sebelumnya, sedangkan dia saat sekarang ini masih hidup".[Hadits Riwayat Ahmad dan Tirmidzi dari Jabir]
Hadits-hadits yang menerangkan masih hidupnya nabi Khidir semuanya maudhu'(palsu) menurut kesepakatan seluruh ulama hadits.[9]
Kedua: Adapun hujjah mereka dengan firman-Nya Subhanahu wa Ta'ala. Artinya: "Dan bertaqwalah kepada Allah dan Allah akan mengajarimu (ilmu)".[Al-Baqarah : 282]
Hal itu bukanlah hujjah, karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah menerangkan pemahaman ayat ini dan telah menentukan cara mencari ilmu yang disyari'atkan dan diwajibkan atas setiap muslim. Seperti sabdanya Shallallahu 'alaihi wa sallam. Artinya: "Sesungguhnya ilmu itu (diperoleh) dengan cara belajar".[Hadits Riwayat Daruquthni dalam Al-Ifrad wa al-Khatib dalam tarikhnya dari Abu Hurairah dan Abu Darda'. Lihat Silsilah Ash-Shahihah 342]
Kata innama (sesungguhnya) disini adalah untuk membatasi.
Ketiga: Perihal pendapat mereka yang menyatakan, bahwa mencari ilmu dengan cara belajar adalah jalan yang memayahkan, terlalu bertele-tele, dianggap condong kepada dunia serta menyita perhatian dan kesungguhan (walaupun telah tinggi dalam menuntut ilmu tadi), tetap dianggap tidak sempurna. Kecuali, bila ditempuh dengan cara kasyaf dan ilham.
Berkenan dengan ilmu itu sendiri, termasuk tentunya dalam pengamalannya. Bahkan sebatas mencari ilmu semata. Berkata Ibnu Al-Jauzi, "Iblis menginginkan untuk menutup jalan tersebut dengan cara yang paling samar. Memang jelas bahwa yang dimaksud adalah mengamalkannya bukan sebatas mencari ilmu saja. Namun, dalam hal ini para penipu itu telah menyembunyikan masalah pengamalannya.[10] Dan tidaklah kasyaf yang mereka dakwakan itu, kecuali hanya khayalan setan belaka.
Artinya: "Maukah Aku khabarkan kepada kalian tentang kepada siapa setan turun ?(Setan) turun kepada setiap pendusta dan suka berbuat dosa. Mereka menghadapkan pendengarannya itu (kepada setan), dan kebanyakan mereka adalah orang-orang pendusta".[Asy-Syu'ara : 221-223]
Artinya: "Tidaklah kamu melihat bahwasanya Kami telah mengirim setan-setan itu kepada orang-orang kafir untuk menghusung mereka agar berbuat maksiat dengan sungguh-sungguh ? Maka janganlah kamu tergesa-gesa memintakan siksaan bagi mereka, karena sesungguhnya Kami hanya menghitung (hari siksaan) itu untuk mereka dengan perhitungan yang teliti.

“AKU CINTA ANNISSA”

Since: Apr 10

BAHAGIA DUNIA AKHIRAT

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#6
Nov 9, 2012
 
Ingat ketika hari Kami mengumpulkan orang-orang yang bertaqwa kepada Rabb yang Maha Pemurah sebagai perutusan yang terhormat. Dan kami akan menghalau orang-orang yang durhaka ke neraka Jahannam dalam keadaan dahaga".[Maryam : 83-86]
Adapun pengakuan mereka, seperti pensyarah Al-Ushul katakan, bahwa kasyaf merupakan bagian dari iman yang benar. Dan maksud kasyaf adalah disingkapkannya sebagian yang tersembunyi, dan tidak tampak, mengetahui gerak-gerik jiwa dan niat serta kelemahan sebagian manusia. Kasyaf semacam inilah yang disebutkan dalam hadits syarif sebagai firasat seorang yang beriman.[11] Jadi bila ada perkataan mereka semacam ini : "Telah mengabarkan kepadaku hatiku dari Rabb-ku" tidak lain adalah perkataan khurafat.

Keempat: Sebagian mereka mengakku dapat melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam tidurnya, lalu mengajarkan kepadanya beberapa perkara dan memintanya untuk berbuat begini dan begitu. Seperti, kata Ibnu Arabi, "Sesungguhnya aku telah melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam mimpi. Aku melihatnya saat sepuluh akhir di bulan Muharram 627H, di Mahrusah, Damsyiq. Saat itu di tangan beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam membawa kitab.
Maka sabdanya kepadaku,'Kitab ini adalah kitab Fushush Al-Hikam'. Ajarkan dan sebarkan kepada manusia agar bisa memetik manfa'at darinya. Kemudian aku katakan, Aku dengar dan taat kepada Allah, Rasul-Nya serta ulil amri diantara kita sebagaimana yang engkau perintahkan. Maka, aku pun berusaha merealisasikan cita-cita dan aku murnikan niatku serta kubulatkan tekad untuk mengajarkan kitab ini sebagaimana diajarkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. tanpa mengurangi dan menambahinya".
Bantahan Terhadap Pendapat Diatas Adalah Sebagai Berikut:
[1] Para Rasul tidak memerintahkan kemaksiatan apalagi kekufuran, seperti yang memenuhi kitab Fushush Al-Hikam. Seperti, mengkafirkan nabi Allah, Nuh (hal. 70-72), meyakini bahwa Fir'aun itu telah beriman (hal. 21), membenarkan pendirian Samiri dan perbuatannya dalam membuat patung (yang menimbulkan fitnah di kalangan bani Israil) hingga mengibadahinya (hal. 188).
[2] Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam tidak menyuruh menyelisihi syari'at. Sesungguhnya, ada yang mengatakan bahwa setan menampakkan diri dalam bentuk nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam di hadapan Ibnu Arabi. Padahal mustahil hal itu bisa terjadi. Dia (Ibnu Arabi) telah tertipu dan terperdaya.
Walau ia mengatakan yang demikian itu dengan niat baik dan prasangka bersih. Tetapi yang demikian itu mustahil, karena setan tidak akan mampu menyerupai nabi. Maka, bagaimana hal itu bisa terjadi padahal Nabi yang ma'shum Shallallahu 'alaihi wa sallam telah bersabda: Artinya : Barangsiapa yang melihatku (dalam mimpinya) maka sesungguhnya akulah dia. Karena "sesungguhnya setan tidak bisa menyerupaiku".[Hadits Shahih Riwayat Tirmidzi dari Abu Hurairah, mempunyai penguat yang sangat banyak, sebagiannya Shahih diriwayatkan Bukhari dan Muslim. Lihat Shahih Al-Jami' dan ziyadahnya V/293]

“LOVE REZKY”

Since: Jan 12

COCOK

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#7
Nov 9, 2012
 
Ooo....bagus buat pedoman nick insan San San San....

“AKU CINTA ANNISSA”

Since: Apr 10

BAHAGIA DUNIA AKHIRAT

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#8
Nov 9, 2012
 
memang sedemikianlah kebenarannya

semua orang yang sadar akan segera bertobat dari khayalan menyimpang dan sesat dari AJARAN SUFI yang tak pernah diajarkan RASULULLAH

“AKU CINTA ANNISSA”

Since: Apr 10

BAHAGIA DUNIA AKHIRAT

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#9
Nov 9, 2012
 
Sufi bukan Bagian dari Islam karna Sufi sama seperti Syiah

“LOVE REZKY”

Since: Jan 12

COCOK

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#10
Nov 9, 2012
 
Manusia dah terlebih pandai....tak cukup dgn yang ada....

“AKU CINTA ANNISSA”

Since: Apr 10

BAHAGIA DUNIA AKHIRAT

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#12
Nov 9, 2012
 
Itulah kaum sesat

melebih-lebihkan sebuah ajaran

seolah lebih pinter dari BAGINDA RASUL
REZKY PEJANTAN BERCICAP

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#13
Nov 9, 2012
 
REZKY PEJANTAN TANGGUH wrote:
Itulah kaum sesat
melebih-lebihkan sebuah ajaran
seolah lebih pinter dari BAGINDA RASUL
contohnya loe dan keluarga lo yah rezky..........cari duit yang benar lah rez..........ekekekekekek

“AKU CINTA ANNISSA”

Since: Apr 10

BAHAGIA DUNIA AKHIRAT

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#14
Nov 9, 2012
 
YAHUDI MEMPUNYA 12 SUKU

salah satunya tinggal di jawa dan mengembangkan ajaran KEJAWEN ...

KEJAWEN mirip ajaran YAHUDI
PRESIDEN MALAYSIA

Europe

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#15
Nov 9, 2012
 
berani ga ts debat sama saya....??

“AKU CINTA ANNISSA”

Since: Apr 10

BAHAGIA DUNIA AKHIRAT

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#16
Nov 9, 2012
 
kurang wawasan Indon sekor ni

malaysia gak punya presiden
PRESIDEN MALAYSIA

Europe

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#17
Nov 9, 2012
 
REZKY PEJANTAN TANGGUH wrote:
kurang wawasan Indon sekor ni
malaysia gak punya presiden
ga usah ba bi bu bnyk cuap....beranikah anda debat dgn saya....???

“AKU CINTA ANNISSA”

Since: Apr 10

BAHAGIA DUNIA AKHIRAT

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#18
Nov 9, 2012
 
saya tak akan debat dengan orang kurang wawasan dan kurang kepandaian macam eloe.....

malaysia saja kau tak tahu.....

bahwa malaysia itu TAK PUNYA PRESIDEN

skak mat..........mati sepugasan
Datuk MALAYSIA

Europe

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#19
Nov 9, 2012
 
REZKY PEJANTAN TANGGUH wrote:
saya tak akan debat dengan orang kurang wawasan dan kurang kepandaian macam eloe.....
malaysia saja kau tak tahu.....
bahwa malaysia itu TAK PUNYA PRESIDEN
skak mat..........mati sepugasan
hehehe......ya sudah.....saya ganti nick saya.....
beranikah anda debat dgn saya......saya ga akan pukul anda kok....cuma ingin ajak debat anda......beranikah anda debat dgn saya....????

“AKU CINTA ANNISSA”

Since: Apr 10

BAHAGIA DUNIA AKHIRAT

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#20
Nov 9, 2012
 
Datuk MALAYSIA wrote:
<quoted text>
hehehe......ya sudah.....saya ganti nick saya.....
beranikah anda debat dgn saya......saya ga akan pukul anda kok....cuma ingin ajak debat anda......beranikah anda debat dgn saya....????
MARI KITA DEBAT.........

dimulai dari kata dengan HURUF "X"

silahkan mulai
Datuk MALAYSIA

Europe

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#21
Nov 9, 2012
 
REZKY PEJANTAN TANGGUH wrote:
<quoted text>
MARI KITA DEBAT.........
dimulai dari kata dengan HURUF "X"
silahkan mulai
saya ga tanya macam2....
menurut anda muslim dr.suku mana yg muslim sejati dan masuk surga......

itu dulu ya.....hehehe

Tell me when this thread is updated: (Registration is not required)

Add to my Tracker Send me an email

First Prev
of 28
Next Last

Add your comments below

Characters left: 4000

Please note by submitting this form you acknowledge that you have read the Terms of Service and the comment you are posting is in compliance with such terms. Be polite. Inappropriate posts may be removed by the moderator. Send us your feedback.

•••