*** Hebat! TIONGHOA EMANG KEREN GAN ***

Posted in the Indonesia Forum

Comments

Showing posts 1 - 20 of100
< prev page
|
Go to last page| Jump to page:
Tionghoa Emang Keren

Mount Morris, MI

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#1
Mar 23, 2011
 
:-P
Tionghoa Emang Keren

Mount Morris, MI

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#2
Mar 23, 2011
 
[ http://us.wap.vivanews.com/news/read/208789-b... ]

Taipan RI Versi Forbes, Apa Bisnis Mereka?

Hadi Suprapto | Jum'at, 11 Maret 2011, 00:09 WIB

VIVAnews - Majalah bisnis terkemuka, Forbes, mengumumkan orang-orang terkaya dunia. Hasilnya, sebanyak 14 pengusaha Indonesia masuk dalam daftar itu. Melihat namanya, semua masih "muka-muka lama," yang pernah masuk dalam daftar tahun-tahun sebelumnya.

1. Michael dan Budi Hartono
Kekayaan: US$5 miliar.
2. Low Tuck Kwong (US$3,6 miliar)
3. Martua Sitorus (US$2,7 miliar)
4. Peter Sondakh (US$2,4 miliar)
5. Sri Prakash Lohia (US$2,1 miliar)
6. Kiki Bakri (US$2 miliar).
7. Sukanto Tanoto (US$1,9 miliar)
8. Edwin Soeryadjaya (US$1,6 miliar)
9. Garibaldi Thohir (US$1,5 miliar)
10. Theodore Rachmat (US$1,3 miliar)
11. Chairul Tanjung (US$1,1 miliar)
12. Murdaya Poo (US$1,1 miliar)
13. Benny Subianto (US$1 miliar).

Menurut keterangan Forbes, total kekayaan 14 pengusaha itu mencapai US$27,3 miliar atau sekitar Rp245 triliun dengan kurs Rp9.000 per dolar AS. Lalu, apa sebenarnya bisnis-bisnisnya hingga mereka kaya raya?
Tionghoa Emang Keren

Mount Morris, MI

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#3
Mar 23, 2011
 
Taipan Terkaya Di Indonesia

1. Michael dan Budi Hartono

Michael (71) dan Budi (70) mengelola perusahaan rokok terbesar asal Kudus, Djarum, dari ayahnya. Pundi-pundi kekayaannya semakin bertambah berkat setelah menguasai bank swasta terbesar Indonesia, Bank Central Asia.

"Mereka juga memiliki Grand Indonesia, suatu pusat perbelanjaan mewah beserta gedung perkantoran dan komplek hotel di pusat Jakarta," tulis Forbes. Perusahaan Djarum, walau penjualannya telah dilarang di AS bersama produk-produk rokok lain sejak 2009, telah meluncurkan Dos Hermanos, yaitu produk cerutu premium yang berbahan campuran tembakau Indonesia dan Brazil.

Saudara-saudara Michael dan Budi pun memiliki bisnis minyak kelapa sawit, dengan memiliki lahan seluas 65.000 hektar di Kalimantann Barat pada 2008.

2. Low Tuck Kwong

Pria ini terlahir di Singapura serta ikut bisnis konstruksi orang tuanya hingga usia 20 tahun. Namun, kemudian pindah kewarganegaraan jadi warga Indonesia. Dia dikenal sebagai raja batu bara Kalimantan.

Low Tuck Kwong memulai bisnis di Indonesia pada 1973 ketika ia membentuk perusahaan konstruksi yang khusus menangani pekerjaan umum, konstruksi bawah tanah, hingga konstruksi di laut. Dalam perkembangannya, perusahaan konstruksi sipil ini kemudian mendapatkan kontrak batu bara pada 1988.

Lima tahun setelah berganti kewarganegaraan Indonesia, pada November 1997, Low Tuck mengakuisisi PT Gunung Bayan Pratamacoal dan PT Dermaga Perkasapratama yang memiliki tambang dan mengoperasikan terminal batu bara di Balikpapan sejak 1998. Sejak itu, sejumlah konsesi baru diakuisisinya hingga resmi membentuk perusahaan induk yang dikenal dengan PT Bayan Resources.

Sejak 2001, Bayan Group rata-rata menambah satu konsesi dalam portofolio perusahaan. Bahkan, Bayan terus mengevaluasi peluang untuk menambah konsesi batu bara di Indonesia.

Melalui sejumlah perusahaan, Bayan Group memiliki hak eksklusif melalui lima kontrak pertambangan dan tiga kuasa pertambangan dari pemerintah Indonesia. Total konsesinya mencapai 81.265 hektare.

3. Martua Sitorus

Martua lahir 51 tahun lalu di Pematang Siantar, Sumatera Utara. Sarjana ekonomi dari Universitas HKBP Nommensen, Medan tersebut waktu kecilnya dikenal dengan nama Thio Seng Hap dan dikenal juga dengan panggilan A Hok.

Martua memulai karir bisnisnya sebagai pedagang minyak sawit dan kelapa sawit di Indonesia dan Singapura. Bisnisnya berkembang pesat. Pada 1991 Martua mampu memiliki kebun kelapa sawit sendiri seluas 7.100 hektar di Sumatera Utara. Pada tahun yang sama pula Martua bisa membangun pabrik pengolahan minyak kelapa sawit pertamanya.

Ia kemudian melebarkan sayapnya dengan bendera Wilmar International Limited. Perusahaan agrobisnis terbesar di Asia ini merupakan perusahaan publik yang tercatat di Bursa Efek Singapura. Bahkan, untuk pabrik biodiesel, dia memiliki produksi terbesar di dunia. Meski sebagai pemilik, Martua masih menduduki jabatan direktur eksektuf di Wilmar.

Pembangunan biodiesel dilakukan di Riau pada 2007 dengan membangun tiga pabrik biodiesel, masing-masing memiliki kapasitas produksi 350.000 ton per tahun, sehingga total kapasitasnya 1,05 juta ton per tahun.

Di negeri ini, Wilmar memiliki sekitar 48 perusahaan. Salah satunya adalah PT Multimas Nabati Asahan, yang memproduksi minyak goreng bermerek Sania.
Tionghoa Emang Keren

Mount Morris, MI

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#4
Mar 23, 2011
 
4. Peter Sondakh

Sebagai salah satu taipan papan atas Indonesia, Peter bukan saja dikenal sebagai bos grup bisnis besar di negeri ini. Namun, pria berusia 58 tahun ini juga memiliki rumah mewah di Beverly Hills.

Grup bisnis Rajawali yang dikendalikannya bergerak di berbagai bidang, mulai dari properti, pertambangan, hingga perkebunan. Semula, grup bisnis ini juga berniat mengembangkan usaha maskapai pesawat, namun dibatalkan karena bisnis penerbangan dinilai kurang menguntungkan.

Dulunya Grup Rajawali dikenal sebagai pemilik pabrik rokok besar di Tanah Air, PT Bentoel Internasional Investama Tbk. Namun, ia kemudian melepaskan 56,96 persen sahamnya kepada British American Tobacco, produsen rokok terbesar kedua di dunia.

Dari penjualan itu, Rajawali mengantongi dana segar Rp3,35 triliun. Menurut eksekutif Grup Rajawali, Darjoto Setiawan, sebagian besar dana itu digunakan untuk investasi di bisnis tambang. Selain itu, akan digunakan untuk memperluas kebun sawit, serta mengembangkan sektor properti.

5. Sri Prakash Lohia

Laki-laki keturunan India yang memilih jadi warga negara Indonesia ini memiliki kekayaan US$2,1 miliar. Kekayaannya diperoleh dari Indorama Corporation, perusahaan polyster yang didirikan bersama ayahnya, ML Lohia.

Indorama memulai usahanya dengan mendirikan pabrik benang pada 1976 di Indonesia. Kini di tangan Prakash, Grup Indorama kian menggurita. Produknya meliputi poliester, PET resin, polyethylene, polypropylene, kain, hingga sarung tangan medis. Pabriknya bertebaran di sepuluh negara dengan kontrol penuh dari Jakarta.

Grup Indorama saat ini menaungi sejumlah perusahaan. Usaha pembuatan bahan baku tekstil di bawah bendera PT Indorama Synthetics dan usaha petrokimia di bawah PT Petrokimia Eleme. Produk Indorama dikirim ke lebih dari 90 negara di empat benua dan menyerap lebih dari 16 ribu tenaga kerja.

6. Kiki Barki

Nama baru yang menikmati keuntungan dari hasil tambang batu bara adalah Kiki Barki. Pendatang baru di deretan orang terkaya Indonesia ini mengendalikan perusahaannya melalui PT Harum Energy Tbk.

Kiki yang kini berusia 71 tahun mengoleksi kekayaan senilai US$1,7 miliar, dan menduduki peringkat ke-11. Melalui bisnisnya di industri tambang batu bara, Kiki sukses membawa Harum Energy mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada awal Oktober 2010.

Saat penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) dengan melepas 500 juta saham pada harga Rp5.200 per unit, perseroan mampu meraup dana segar Rp1,04 triliun. Harum Energy yang merupakan perusahaan grup Tanito Coal itu kini masuk salah satu produsen batu bara terbesar di Indonesia.
Tionghoa Emang Keren

Mount Morris, MI

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#5
Mar 23, 2011
 
7. Sukanto Tanoto

Namanya pernah masuk daftar orang terkaya di Indonesia pada 2006. Bos Raja Garuda Mas International ini dilahirkan di Belawan, Sumatera Utara, 25 Desember 1949.

Bernama asli Tan Kang Hoo, ia menjadi pengusaha yang sukses di lebih 10 negara. Usahanya, banyak bergerak di bidang agrikultur, mulai dari bubur kertas hingga kelapa sawit. Semuanya kelas dunia.

Saat 18 tahun, ayahnya, Amin Tanoto, sakit stroke. Sulung dari tujuh bersaudara ini lalu mengambil alih tanggung jawab keluarga. Meneruskan usaha berjualan minyak, bensin, dan peralatan mobil.

Ia kemudian pindah dari kota kelahirannya, Belawan, ke Medan. Sukanto juga berdagang onderdil mobil, lalu mengubah usaha itu menjadi kontraktor umum.

Saat impor kayu lapis dari Singapura menghilang di pasaran, ia mendirikan perusahaan kayu, CV Karya Pelita, pada 1972. Kemudian usaha ini berubah menjadi perusahaan kayu lapis dan mengubah nama menjadi PT Raja Garuda Mas.

Sukanto juga membuat PT Inti Indorayon Utama, perusahaan yang mengelola hutan tanaman industri dan pabrik bubur kertas. Indorayon sempat ditentang masyarakat dan aktivis lingkungan hidup karena ditengarai mencemari Danau Toba. Indorayon pun ditutup.

Sukanto lantas membuka perusahaan pulp di Riau, yaitu PT Riau Pulp. Pabrik kertas terpadu ini merupakan pabrik terbesar di dunia. Di bidang properti, ia membangun Uni Plaza dan Thamrin Plaza, semuanya di Medan.

Tidak hanya di dalam negeri, ia melebarkan sayap ke luar negeri, dengan ikut memiliki perkebunan kelapa sawit National Development Corporation Guthrie di Mindanao, Filipina, dan electro Magnetic di Singapura, serta pabrik kertas di China yang kini sudah dijual untuk memperbesar PT Riau Pulp.

8. Edwin Soeryadjaya

Edwin Soeryadjaya juga berhasil mengumpulkan kekayaan dari batu bara. Melalui Adaro Energy, Edwin berhasil mengumpulkan kekayaan US$1,6 miliar dan berada pada peringkat ke-13.

Kepemilikan di Adaro tidak secara langsung, melainkan melalui perusahaan ekuitas, Saratoga Capital. Lewat Saratoga juga, Edwin mengendalikan perusahaan infrastruktur telekomunikasi, PT Infrastruktur Menara Bersama.

9. Garibaldi Thohir

Sama dengan Edwin, Garibaldi Thohir juga berhasil meraih kemakmuran dari bisnis batu bara.
Nilai kekayaan Direktur Utama Adaro Energy itu mencapai US$1,5 miliar. Pundi-pundi harta Boy, sapaan Garibaldi itu melonjak dari posisi US$930 juta pada 2009.

Pria berusia 45 tahun dengan tiga anak itu mengelola perusahaan batu bara berjenis 'envirocoal' yang memiliki kandungan carbon dan sulfur rendah. Nilai kekayaan Garibaldi di antaranya tertopang peningkatan harga saham Adaro hingga 40 persen pada tahun lalu.

10. Theodore Rachmat

Theodore Permadi Rachmat tak bisa lepas dari perkembangan Grup Astra. Lulusan Teknik Mesin Institut Tehnologi Bandung tahun 1968 tersebut seangkatan dengan Benny Subianto dan Subagio Wiryoatmodjo, mantan eksekutif PT Astra International Tbk.

Melalui PT Trikarana Investindo Prima ada dua perusahaan lain, PT Mejisinar Kasih dan PT Pesona Khatulistiwa Nusantara, ia mendirikan perusahaan dealer dan bengkel mobil PT Oto Karya Prima.

Theodore memiliki saham di perusahaan komponen kendaraan PT Intanco Precision Tools, perusahaan kelapa sawit PT Tanjung Sawit Nusantara, dan perusahaan pembiayaan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk.

Adira merupakan perusahaan yang didirikan ayahnya, Raphael Adi Rachmat. Theodore mengambil alih 90 persen sahamnya pada pertengahan 2003, sebelum akhirnya dilepas kepada Bank Danamon.
Tionghoa Emang Keren

Mount Morris, MI

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#6
Mar 23, 2011
 
11. Chairul Tanjung

Chairul Tanjung mendapatkan kekayaan dari Grup Para. Grup didirikan pada 1987, berbekal dari pinjaman Bank Exim sebesar Rp 150 juta. Chairul mendirikan pabrik sepatu dengan membeli 20 mesin jahit.

Dari usaha itulah, Grup Para melebarkan sayap bisnis secara perlahan. Lompatan besarnya terjadi pada saat dia mengakuisisi Bank Karman pada 1996, dan mengganti namanya menjadi Bank Mega.

Saat itu, aksinya dipandang aneh karena pada saat krisis justru ia malah membeli bank. Namun, di tangannya, bank kecil yang hampir bangkrut tersebut malah berkembang pesat.

Pada 1998, Chairul mendapatkan izin siaran TransTV. Sejak itulah, nama Chairul makin berkibar. Bank Mega kian agresif melakukan akuisisi, mulai dari akuisisi Indovest Securities yang kini menjadi Mega Capital.

Kemudian, mengakuisisi Bank Tugu, membangun Bandung Supermall, membentuk Mega Asuransi Jiwa, membangun Bank Mega Tower hingga mengambilalih TV7 milik Grup Kompas-Gramedia yang kemudian diubah menjadi Trans7.

Pada 2006, Grup Para mulai terjun ke bisnis retail dengan mengakuisisi sejumlah franchise merek ternama di Indonesia, seperti Coffee Bean, Mahagaya Perdana, hingga membentuk Trans Lifestyle sebagai payung untuk bisnis retail.

Ekspansi dokter gigi yang jadi pengusaha ini juga terus berkembang. Dia mulai mengincar bisnis baru di pertambangan, energi, infrastruktur, hingga mengambil alih Carrefour Indonesia.

12. Murdaya Poo

Murdaya Poo dan istrinya, Hartati Murdaya, memiliki puluhan perusahaan. Induk usahanya adalah PT Central Cipta Murdaya (CCM) atau dulu lebih dikenal sebagai Grup Berca.

Perusahaan ini bergerak di bidang listrik, perdagangan, engineering, infrastruktur, teknologi informasi, manufaktur, agribisnis, kehutanan, dan properti.

Di antara sekian banyak bisnis, PT CCM mencapai puncak kesuksesan ketika berhasil mendapatkan lisensi produksi sepatu Nike di Indonesia. Setelah itu, PT CCM menjadi agen pemasaran produk-produk teknologi top dunia, seperti IBM, HP, Hitachi, Fujitsu, dan Symantec.

Salah satu asset berharga keluarga Murdaya Poo adalah PT Metropolitan Kencana, perusahaan properti yang dibeli dari Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) senilai Rp600 miliar pada 2002.

Melalui PT Metropolitan Kencana, suami-istri Murdaya memegang operasional Pondok Indah Mall I dan II, Wisma Metropolitan I dan II serta World Trade Center.

13. Benny Subianto

Mantan wakil direktur utama PT Astra International Tbk itu memiliki kekayaan US$1 miliar atau sekitar Rp9 triliun. Pria berusia 68 tahun itu merupakan salah satu pemegang saham utama Adaro Energy.

Sebelumnya, alumni Fakultas Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung (ITB) itu merupakan mantan direktur utama PT United Tractors Tbk, anak usaha Astra itu bergerak di bidang penjualan dan penyewaan alat berat.

Benny yang sempat menjalankan bisnis minyak sawit di bawah bendera Astra itu dikenal salah satu pengusaha yang tidak pernah berhenti untuk belajar.
Jawa Ganteng

Petaling Jaya, Malaysia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#7
Mar 23, 2011
 
Walau di pecet Indon ternyata kaum tionghua ini masih bisa kaya raya..Jawanya kemana ya pak?...
PT KL Kepong Bhd

Mount Morris, MI

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#8
Apr 4, 2011
 
Sundul
indo baik hati

Semarang, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#9
Apr 4, 2011
 
karena tiong hua makanya pecel dan puasa yang enak2 seperti meniru gajah mada pergilah kau pulang ke kampung halaman...
orang jawa makannya setiap hari ayam mau gimana lagi
tiong hua kaya = tapi makannya tiap hari pecel
jawa miskin = tapi makanya tiap hari ayam
Haposan Hutagalung

Santa Clara, CA

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#10
Apr 25, 2011
 
Dul
bukan jawa

Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#11
Apr 29, 2011
 
karena tiong hua makanya pecel dan puasa yang enak2 seperti meniru gajah mada pergilah kau pulang ke kampung halaman...
orang jawa makannya setiap hari ayam mau gimana lagi
tiong hua kaya = tapi makannya tiap hari pecel
jawa miskin = tapi makanya tiap hari ayam

..........

makan ayam dri hasil nyolong, korupsinya org jawa bnyk.liat aja mayoritas jawa hidup di bawah garis kemiskinan
Haha

Batam, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#13
Aug 7, 2011
 
Orang Jawa memang jarang jadi konglomerat. Tetapi orang Jawa jumlahnya hanya 41% dari penduduk Indonesia malah mendominasi lebih dari 50% profesi TNI-Polri-PNS-pegawai BUMN-dokter-dosen-ilmuwan di Indonesia, orang Jawa juga mendominasi lebih dari 50% sarjana universitas terbaik Indonesia : UGM, UI,Undip,Unair,Unibraw,ITS,UNS . Orang China memang dominasi konglomerat tetapi jumlah konglomerat hanya 40 orang di Indonesia, selain konglomerat, orang China hanya mendominasi eksekutif swasta. Orang China jarang jadi PNS-TNI-Polri-pegawai BUMN-dokter-dosen-ilmuwan. Padahal PNS-TNI-Polri-pegawai BUMN paling banyak merekrut pegawai (di Indonesia ada lebih dari 8 Juta orang PNS-TNI-Polri-pegawai BUMN). Perusahaan swasta jarang merekrut pegawai. Orang China mayoritas adalah staf swasta atau pedagang kecil yang gajinya dibawah orang Jawa yang menjadi PNS-pegawai BUMN. Mayoritas orang China itu miskin, mayoritas orang Jawa adalah kelas menengah sebagai PNS-pegawai BUMN-pengusaha UKM. Di Indonesia ada lebih dari 100.000 pejabat negara (anggota DPR/DPRD, pejabat tinggi BUMN, pejabat eselon PNS, pejabat Yudikatif, perwira TNI-Polri) yang mayoritas etnis Jawa bila asetnya ditambahkan lebih besar dari aset gabungan 40 konglomerat China yang mayoritas pendapatannya dari pembeli etnis Jawa sebagai PNS-TNI-Polri. Bahkan artis-model mayoritas juga etnis Jawa karena etnis China sipit pesek dianggap jelek. Wassalam Wr Wb
Seeter

Santa Clara, CA

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#14
Aug 9, 2011
 
Dan lihat juga lokalisasi2 di seluruh indonesia. Mayoritas penghuninya adalah cewek jawa....
Seeter

Santa Clara, CA

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#15
Aug 9, 2011
 
Lihat juga penyumbang kemiskinan terbesar di indonesia adalah JAWA juga:-P
Haha

Pati, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#16
Aug 11, 2011
 
Ah gak, lokalisasi mayoritas etnis Jawa cuma di Jateng-DIY-Jatim-Jakarta saja sisanya mayoritas etnis non Jawa. Jelas aja penyumbang kemiskinan terbesar mayoritas etnis Jawa karena etnis Jawa ada 41% dari penduduk Indonesia, etnis Sunda-Banten-Betawi 20% dari penduduk Indonesia, etnis Minang-Melayu-Batak-Aceh-Banja r-Dayak sekitar 20% dari penduduk Indonesia, etnis WNI Tionghoa ada 4% daru penduduk Indonesia, sisanya adalah etnis Indonesia Timur.

Etnis Jawa juga penyumbang terbesar kelas menengah Indonesia. Etnis Jawa 41% dari penduduk Indonesia tetapi hanya 35% orang miskin Indonesia adalah etnis Jawa, sisanya 65% orang miskin Indonesia adalah etnis non Jawa !! Sebaliknya 50% kelas menengah Indonesia adalah etnis Jawa !! 45% kelas atas Indonesia adalah etnis Jawa !! Etnis Jawa hanya kalah di 200 orang terkaya Indonesia yang didominasi etnis WNI Tionghoa. So pasti banyak yang iri !! Jakarta mayoritas etnis Jawa, Surabaya mayoritas etnis Jawa, Medan mayoritas etnis Jawa, Semarang-Solo-Yogya mayoritas etnis Jawa. Balikpapan dan Kaltim (kota dan propinsi terkaya di Indonesia) mayoritas etnis Jawa !! Iri deh benci aku sama etnis Jawa !!!
Haha

Pati, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#17
Aug 11, 2011
 
logika aja jika etnis Jawa cuma jadi pembantu, pelacur, pengemis, buruh, tukang bakso kenapa anda benci etnis Jawa ? Karena di dalam lubuk hati anda iri etnis Jawa mendominasi PNS, pegawai BUMN, TNI-Polri, dokter, dosen, ilmuwan, notaris, artis, model. Etnis Jawa mendominasi UI, ITB, IPB, UGM, Undip, UNS, Unair, Unibraw, ITS. Etnis Jawa mendominasi pengusaha UKM sukses di Indonesia ekonomi UKM itu 60% dari ekonomi Indonesia. Etnis Jawa mendominasi pejabat eselon PNS, perwira tinggi TNI-Polri, pejabat BUMN dengan gaji dan tunjangan besar !! Etnis Jawa banyak yang berkulit putih sehingga mendominasi artis-model berbeda dengan etnis Indonesia timur yang berkulit hitam seperti etnis Bugis jarang jadi artis. Etnis Jawa kulit putih hidungnya mancung, matanya lebar lebih disukai daripada wajah etnis Tionghoa yang sipit pesek kurang cantik
anti_tiko

Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#18
Aug 16, 2011
 
INDO butuh TIONGHOA!!! kalo gak ada Ras Unggul Tionghoa di tanah air, siapa lagi yg mau memberi makan binatang2 pribumi Indo (aliaz Tiko) yg bisanya ngemis melulu?? ha???
Rhino

Santa Clara, CA

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#19
Aug 19, 2011
 
suku apapun kat indonesia itu hebat.
.
yang lembik bodoh cuma malingsia,
si ts malon calon penghuni neraka krna penuh dengki
Indoboy

Mount Morris, MI

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#20
Aug 20, 2011
 
Mo jawa,bugis,batak,cina apapun itu yang jelas kita INDONESIA n ingat kita smua saling membutuhkan !!!
shirohige

Santa Clara, CA

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#21
Aug 23, 2011
 
@haha
eh nyet, kalo ngomong di jaga
gw orang bugis, sekarang tinggal di jakarta.
Yg lo omongin ngawur semua bego, lo ga sebutin mayoritas koruptor tuh orang mana? JAWA
mayoritas pengangguran orang mana? JAWA
mayoritas pengemis di jakarta tuh orang mana? JAWA
mayoritas orang miskin emang jawa kok
lu liat aja di yg jadi babu di luar negri mayoritas orang jawa.
Lu bilang orang bugis kulit hitam?
Pernah ke bugis ga sih lu? Orang jawa tuh kulit coklat, hitam, legam, ireng, macem tikus
anjing lu tiko
ababil ga tau apa2 pake ngomong
dasar pribumi

Tell me when this thread is updated: (Registration is not required)

Add to my Tracker Send me an email

Showing posts 1 - 20 of100
< prev page
|
Go to last page| Jump to page:
Type in your comments below
Name
(appears on your post)
Comments
Characters left: 4000

Please note by clicking on "Post Comment" you acknowledge that you have read the Terms of Service and the comment you are posting is in compliance with such terms. Be polite. Inappropriate posts may be removed by the moderator. Send us your feedback.

166 Users are viewing the Indonesia Forum right now

Search the Indonesia Forum:
Topic Updated Last By Comments
adu debat dan logika, islam vs kristen... Fakta... (Dec '10) 9 min Vandroid 216,729
Cowok Cari Pacar Cewek Hypersex suka Phonesex (Nov '12) 9 min andy pemuas wanita 14,230
FORUM GiGOLO & PELACUR (silakan isi) (Feb '13) 26 min Jendt 3,264
Adu Debat Agama Kristen dan Agama Islam Terheboh (Sep '12) 28 min Peinta_islam 9,198
forum tukar pasangan / swinger & threesome solo (Jul '13) 38 min satria_83 3,745
^__^ arti kata : FANKUI , TIKO , WANA , HOA NA (Mar '13) 1 hr Tiko anjing 60
phonesex dan smsex (May '12) 1 hr reza 3,182
tukar no hp jablay, bisyar, bispak, tante girang (Aug '13) 2 hr daus 8,190
•••
•••
•••
•••