Sentimen Agama dan SARA, Alasan LEPASNYA TIMOR TIMUR dari Indonesia

Posted in the East Timor Forum

Comments
1 - 20 of 23 Comments Last updated Oct 27, 2013
First Prev
of 2
Next Last
xananx xusmao

Surabaya, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#1
Sep 28, 2012
 
Kerusuhan di Timor Timur Awal September 1995
Pada minggu pertama bulan September 1995 baru lalu, telah terjadi kerusuhan di beberapa kota di Timor Timur (Dili, Maliana, Balibo, Atambua dan Uatolari). Tidak kurang dari 1000 pemuda dan pelajar SMA/STM mengamuk di pusat pusat kota dan mengadakan kerusuhan. Pasar Comoro dan Becora di Dili, sejumlah toko toko, kios, bangunan sekolah, kantor Yayasan Islam Nasrullah (Yakin) dan satu gereja Protestan mengalami kerusakan besar.
Beberapa orang sempat dibawa kerumah sakit karena cedera. Ada banyak penduduk yang bukan asli Timtim pergi mengungsi lari dari Timtim. Konon sebab musabab dari kemarahan para pemuda Timtim itu berawal dari pengumuman hasil seleksi calon pegawai negri dimana hampir semua calon dari penduduk asli Timtim ditolak lamarannya sekalipun sebagian pelamar adalah penduduk asli Timtim. Hal ini mengakibatkan frustrasi dikalangan pelamar yang gagal sehingga mereka mengamuk dan menghancurkan pasar dan beberapa pertokoan serta kios di pusat kota. Selanjutnya pada hari Sabtu 2 September 1995 terjadi pelecehan terhadap agama Katholik di Lembaga Pemasyarakatan di kota Maliana (100 km sebelah barat Dili) oleh salah satu petugas yang bernama Sanusi Abubakar, seorang asal luar Timtim.
Selain itu ditemukan selebaran berisi pelecehan atas agama Katholik yang dibuat oleh Sanusi. Selebaran tsb. beredar di kalangan pelajar di kota Maliana dan juga Dili. Hal ini mengakibatkan kemarahan para narapidana (kebanyakan penduduk asli Timtim) yang bersikeras hendak menghantam Sanusi. Para napi tsb. berhasil lari keluar penjara, menuju rumah Sanusi dan mengobrak abriknya. Sanusi berhasil melarikan diri. Aksi ini melibatkan tidak kurang dari 500 orang. Hari Jumat 8 September Kompleks Yayasan Yakin di kota Dili dilempari batu dan di porak porandakan bahkan sebagian bagunannya dibakar massa yang marah karena frustrasi ditambah isu pelecehan atas agama Katholik. Di depan Universitas Timtim kelompok pemuda mencegat orang orang yang bukan asal timtim (mereka juga memeriksa KTP) dan memukulinya. Di Uatolari (kabupaten Viqueque) pada hari Senin 4 September beredar isu mengenai perkawinan campuran antara penduduk asli dan pendatang di gereja Protestan Sidang Jemaat Allah di desa Aflacai.
Mendengar isu tsb. para penduduk setempat membakar gereja berikut rumah pendetanya. Gereja Protestan lain (Gereja Hosana) di desa Naedala juga di rusak oleh para penduduk asli setempat. Juga tersiar kabar bahwa ada lambang salib Kristus yang tergeletak rusak didalam Musala Al Iswad. Setelah itu Musala dan Mesjid Nurul Huda dan pasar Matahoi di Uatolari di rusak dan dibakar penduduk.
Pada tanggal 8 September siang hari uskup Ximenes Belo mencoba menenangkan massa yang frustrasi dan marah. Di gereja Balide uskup Belo kemudian mengmukakan amanatnya yaitu Agama Katholik adalah agama anti kekerasan, Yesus pernah dilempari dan tidak membalas; selanjutnya uskup Belo menegaskan, kekerasan adalah sangat tidak Kristiani! Akhirnya uskup Belo meminta maaf kepada umat Islam dan Protestan. Sementara itu aparat keamanan di Dili maupun di kota lain di Timtim nampaknya bertindak kurang sigap dan tidak lugas dalam menangani amukan massa tsb.
xananx xusmao

Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#2
Sep 28, 2012
 
Lanjutan

Kerusuhan di Timtim sempat mengundang banyak reaksi dari berbagai pihak. Presiden Suharto mengatakan bahwa kerusuhan di Timtim menyangkut masalah SARA dan bukan masalah politik. Kasad Hartono mensinyalir adanya unsur gerakan bawah tanah anti integrasi (cladestine) yang menyulut api SARA di sana. Rombongan kelompok KISDI (Komite Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam) yang dipimpin wakil ketuanya Ahmad Sumargono mendatangi Sekretariat Komnas HAM di Jalan Juanda Jakarta dan mendesak agar Komnas Ham bertindak segera atas pelanggaran hak azasi terhadap umat Islam. Amien Rais ketua Muhammaddiah mengecam umat Katholik Timtim yang bertindak berdasarkan SARA. Menanggapi pernyataan uskup Belo (yang dikutip majalah Gatra) tentang Timtim sebagai daerah khusus Katholik, Amien Rais mengatakan bahwa hal itu tidak Pancasilais! Uskup Belo selanjutnya menjelaskan bahwa majalah Gatra salah mengutip pernyataanya dan menjelaskan bahwa sebagian besar penduduk Timtim adalah umat Katholik yang membutuhkan dialog antar agama lainnya sehingga kesalah pahaman dapat dihindarkan.
KH Hasan Basri, Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) memperlihatkan sikap yang lunak dan menghimbau umat Islam agar jangan terpancing isu SARA di Timtim. Selanjutnya berdatangan pernyataan dari para ulama yang bersedia untuk membuka dialog untuk mengatasi ketegangan yang ada di Timtim.
Belum lagi tuntas penyelesaian kerusuhan Timtim, terjadi lagi tindakan kekerasan dari pihak aparat keamanan awal minggu ke dua bulan Oktober. Radio BBC London Rabu pagi 18 Oktober mengabarkan 2 orang tewas dan beberapa orang luka luka ketika aparat keamanan melakukan razia dan mendatangi rumah penduduk yang dicurigai anti integrasi. Uskup Belo yang tengah berada di Vatikan untuk menemui Paus, mengatakan bahwa pendekatan keamanan di Timtim harus dirubah; selanjutnya uskup Belo mengungkapkan bahwa selama ini banyak terjadi pelanggaran Hak azasi manusia atas penduduk asli Timtim oleh aparat keamanan.
(Disarikan dari majalah Gatra 23 September 1995, siaran radio BBC London dan dari Internet Indonesia-list).
xananx xusmao

Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#3
Sep 28, 2012
 
Keuskupan Dilli Terlibat dalam Kerusuhan di Timor Timur
10 September 2002

TEMPO Interaktif, Jakarta: Letnan Jenderal TNI Zacky Anwar Makarim, bekas anggota ‘Tim Investigasi Kasus Kerusuhan Liquisa,’ menilai ada keterlibatan keuskupan Dili dalam rentetan kerusuhan di Timor Timur, sebelum jajak pendapat 30 Agustus 1999 silam. Kesaksian itu diungkap Makarim dalam ‘Persidangan Kasus Pelanggaran HAM Berat di Timor Timur,’ dengan terdakwa mantan Panglima Kodam Udayana, Mayjen TNI Adam Damiri, di Pengadilan Ad Hoc HAM Jakarta Pusat, Selasa (10/9).
Kepada majelis hakim yang diketuai Emmy Mustafa, saksi menyebut indikasi keterlibatan keuskupan Dilli --yang berada di bawah pimpinan Uskup Mgr. Charlos Fillepe Ximenes Bello itu-- bisa dilihat dari dua hal. Pertama, dari laporan investigasi pasca kerusuhan di Gereja Liquisa dan kediaman Pastor Rafael, 6 April 1999, keuskupan mencatat korban tewas sebanyak 15 orang. Sedangkan menurut Makarim, pihaknya hanya menemukan korban tewas sebanyak 5 orang.

“Ada dramatisasi laporan yang dibuat Uskup Bello,” ujar Makarim, ketika ditanya hakim tentang maksud pernyataan itu. Ia menjelaskan, dalam laporan versi keuskupan tidak disebut adanya penyerangan dan pembakaran terhadap rumah-rumah kelompok prointegrasi yang dilakukan oleh pasukan prokemerdekaan yang dipimpin oleh Yasinto. Tokoh prokemerdekaan Yasinto inilah yang kemudian melarikan diri ke Gereja Liquisa, dan dilindungi oleh pastor Rafael. Menurut Makarim, penolakan Rafael untuk menyerahkan Yasinto ke tangan aparat keamanan mengakibatkan massa prointegrasi berang sehingga menyulut kerusuhan.

Akan tetapi, Makarim memastikan, provokasi pertama bentrok berdarah itu justru datang dari pengungsi prokemerdekaan yang ada di dalam gereja.“Saya menemukan bekas tembakan peluru dari pintu gereja yang arahnya dari dalam gereja sendiri,’ katanya.

Selain itu, saksi juga menyatakan, tim investigasi tidak menemukan satupun korban dari pihak prokemerdekaan yang terluka akibat senjata api. Semuanya hanya luka bacok dan luka tertembus panah. Sementara, luka akibat tembakan justru ditemukan pada korban di pihak TNI.“Senjatanya diperoleh dari senjata peninggalan Portugis,” ujar Makarim.

Indikasi kedua keterlibatakan keuskupan Dili, lanjut dia, adalah aktifnya Pastor Rafael dalam kegiatan CNRT, pimpinan Xanana Gusmao. Sejak tahun 1995, saat bertugas sebagai intelijen,“Saya menemukan setiap gejala sosial di Liquisa pasti mengarah pada keterlibatan Rafael,” tandas Makarim.(Wahyu Dyatmika – Tempo News Room)
INDONICE

Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#4
Sep 28, 2012
 
Yg tepat sekali Meztizo dan para pastor tidak rela Tiles yang katolik gabung dengan NKRI yang mayoritas muslim. Auzie dan Barat mendukung mereka karena seagama.
Padahal yang membesarkan katolik itu NKRI juga, mereka nggak ingat bahwa sebelum integrasi, rakyat Tiles yang beragama katolik cuma 30%, sedang sisanya masih animisme.
Pelanggaran HAM cuma alasan yang dibesar-besarkan, karena fretilin juga melanggar HAM
Bocah

Bekasi, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#5
Sep 28, 2012
 
Pada waktu itu ekonomi dunia mengalami ketidak pastian dan akibat krisis ekonomi yg menghantam RI maka daya tawar RI pun lemah dan ini di manfaatkan betul oleh sekutu melakukan propaganda di TL untuk menjadikan tl sebagai negara boneka sehingga mengakibatkan lepasnya TL.

kesalahan merupakan guru yg paling baik, namun maukah kita belajar dari kesalahan yg pernah kita lakukan.

Namun sekarang kita menjadi salah satu Negara dengan Ekonomi terkuat di dunia melampai belanda yg telah menjajah kita selama 350 Th lamanya dan di prediksi Ekonomi RI akan menjadi No. 10 di tahun 2030.

Maju Indonesiaku terbanglah sang garuda.

agung

Jakarta, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#6
Oct 10, 2012
 
Kasihan rakyat timtim yang mayoritas pro-Integrasi terkungkung oleh fretilin yang mayoritas adalah mestizo dari portugis...!?
Lestemen

United States

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#7
Oct 10, 2012
 
agung wrote:
Kasihan rakyat timtim yang mayoritas pro-Integrasi terkungkung oleh fretilin yang mayoritas adalah mestizo dari portugis...!?
another expression of dissatisfaction of an indon ape.
aremahigam

Saudi Arabia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#8
Oct 10, 2012
 
semoga timlos gk primitif lagi,shg yang dulu pro indonesia tdk di bantai,tp tinggal di oecussie dn hidup otonomi atau merdeka sendiri di oecussie.
xananx xusmao

Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#9
Oct 10, 2012
 
Sejak Timor Leste di jajah portugis, sudah jadi rahasia umum bila setiap agama katolik mempunyai perwakilan Kepausan di ROMA di setiap wilayah katoliknya, jadi adalah hal wajar bila Setiap pemimpin paus datang dan turun dari pesawat setelah sampai di tanah pasti akan sujud dan mencium tanah yang artinya PAUS MEMBERKATI NEGERI ITU, dan hal ini tidak dilakukan oleh PAUS YOHANES PAULUS II ketika berkunjung ke TIMTIM tahun 1989,

Dan ketika TIMOR LESTE di caplok oleh INDONESIA, Kepastoran KATOLIK DI TIMTIM merasa gerah karena negeri mereka di kangkangi oleh Indonesia yang menurut mereka NAKJIS NEGERI mereka yang KATOLIK dipimpin orang KAFIR, selain itu juga kekhawatiran bila INDONESIA BERNIAT MENG"ISLAM"KAN TIMTIM, karena itu wajar pada masa itu KEUSKUPAN TIMTIM tak pernah masuk menjadi anggota PWGI (Persekutuan Wali Gereja Indonesia) suatu bentuk pembangkangan secara halus terhadap INDONESIA,padahal pada kenyataannya Indonesia tiada berniat mengISLAMkan TIMTIM , tapi MEMBERAGAMAKAN TIMTIM SESUAI AGAMA DAN KEPERCAYAANNYA YANG DIANUT MASING-MASING SESUAI PASAL 29 AYAT 2 UUD 45. tapi rasa sentimen itu terus ada selama "dijajah" INDONESIA sehingga kejadian gesekan apapun yang berhubungan dengan keyakinan adalah DETONATOR yang paling JITU untuk memanaskan TIMTIM selama era INDONESIA.
bego

Surabaya, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#10
Dec 11, 2012
 
Hihihi banyak ya teori konspirasi .saya kawatir juga nih,gempa di Jogja dan Aceh juga konspirasi.antara gunung dan ombak .Dlm ungkapan pembenaran teori konspirasi sering menganggap mengatur orang itu mudah sekali.membuat pemerintah boneka itu gampang.Tapi sayang,banyak pengungkapan teori ini yg bisa membuktikan alur ceritanya,apalagi hasil akhirnya.Contoh terakhir dari teori konspirasi di sekitar kita,"Nazarudin lari ke luar negeri".Saat Nazarudin lari ke luar negeri,banyak orang meyakini bahwa Nazar dilarikan.Cerita itu makin rame dgn pengakuan nazar yg bawa bawa flash disk dan cd(gak tahu ada isinya gak).Bahkan banyak yg yakin "gak mungkin ketangkap".Ada juga yg bilang "aslinya Dia di dlm negeri aja.

Bagaimana setelah tertangkap?
Semua teori konspirasi gak terbukti bahkan sampai sidang berakhir.Yg muncul adalah orang orang yg memang terkait tanpa ada bukti skenario penyelamatan.
the victim TL

Malang, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#11
Feb 12, 2013
 
semua sudah terjadi. Yang patut disalahkan adalah habibie yang lemah dan tak berjiwa nasionalis kayak soeharto. akibatnya banyak warga pendatng yang frustasi hilang harta,teman,rumah,nyawa , dan masa depan. andai masih soeharto, akan dipertahankan seperti papua, aceh , ambon. sialan lu habibie... pilih kasih ya?. lu kayak main judi saja . tunggu pembalasannya nanti !!!. eksodus banyak yang bukan lagi jadi nol, tapi jadi minus. padahal sudah mulai mapan dan hidup tenang disana. efek domino dari mahasiswa yang demo turunkan suharto. berapa sih korup nya suharto dibanding jasa2 nya membangun indonesia, jakarta,petani,dll???!!!. tidak ada teroris dan fanatisme agama dll...di jaman soeharto.
Bocah

Bekasi, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#12
Feb 13, 2013
 
Habibi itu orang Jenius, pemikirannya melompat jauh perpuluh2 tahun dari orang biasa, Indonesia melepas tl ibarat mengambil duri dalam daging dan terbukti RI tidak perlu lagi mensubsidi tl malah Ri di untungkan dari segala macam penjualan prodak maupun jasa dari tl yg nilai transaksinya miliaran dolar.
ewe

Mojokerto, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#13
Aug 20, 2013
 
orang pinter senang di kritik, orang bodoh tidak suka di kritik"
mika tambayong

Mojokerto, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#14
Aug 20, 2013
 
orang timor-timur tidak mau jadi budak di tanah airnya sendiri makanya merka mau lepas dari dindonesia?
indones chauvinist

Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#15
Aug 20, 2013
 
Timor-Timur adalah bagian indonesia yang dipisahkan oleh takdir, seperti halnya Serawak, Brunai, Sabah dan Irian Timur, seperti halnya Jerman Tanpa Prusia Timur, Silesia dan Pomernia.....
mata timor leste

Dili, Timor-Leste

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#16
Aug 21, 2013
 
indonesia sai hanesan fali lekirauk nebe hadau aifuan iha ailaran fuik ba....tuir evidencia saida mak dehan tl,borneo no papua nove gine indog nia....asu bornal koalian arbiru deit parese o nia avo selae o nia apa maufak alias naiu tokokiri ene lolo.....imi sira laos indog lolos imi nee mahu otonomista nia oan nebe agora iha indog,,,,maibe hein ba rai nain sei tuir imi no susu imi nia bokur no babeur imi sei mate hotu....tamba otonomista barak mak sama timor mate hamriik deit.....
indones chauvinist

Mojokerto, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#17
Aug 21, 2013
 
mata timor leste wrote:
indonesia sai hanesan fali lekirauk nebe hadau aifuan iha ailaran fuik ba....tuir evidencia saida mak dehan tl,borneo no papua nove gine indog nia....asu bornal koalian arbiru deit parese o nia avo selae o nia apa maufak alias naiu tokokiri ene lolo.....imi sira laos indog lolos imi nee mahu otonomista nia oan nebe agora iha indog,,,,maibe hein ba rai nain sei tuir imi no susu imi nia bokur no babeur imi sei mate hotu....tamba otonomista barak mak sama timor mate hamriik deit.....
GODEK...GODEK...GODEK...GODEK. ...NGERAOS BASE PORTOUBEK NUH TIMORESE SAMPI PEROT KANCE PESOT, ANCOT Timor LESEK KANCE SAMPI...pekepekepekek.....(mat e timor lesek ngeraosan entot kance BAWI....ngookk....ngookkk)
Besi Merah Putih

Surabaya, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#18
Aug 22, 2013
 
mika tambayong wrote:
orang timor-timur tidak mau jadi budak di tanah airnya sendiri makanya merka mau lepas dari dindonesia?
Siapa yg diperbudak? Rakyat Timtim justru menjadi jauh lebih sejahtera ketika masa integrasi daripada ketika msh dijajah Portugis dulu. Berbagai infrastruktur seperti jalan, sekolah, perkantoran, dll dibangun di mana2. Bahkan bnyk daerah yg merasa iri dgn Timtim wkt itu karena Timtim memeroleh bantuan dana dr APBN yg sngt bsr. Entah kenapa bnyk dr antara mereka yg tdk tau rasa terima kasih.
indones chauvinist

Surabaya, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#19
Aug 22, 2013
 
Besi Merah Putih wrote:
<quoted text>
Siapa yg diperbudak? Rakyat Timtim justru menjadi jauh lebih sejahtera ketika masa integrasi daripada ketika msh dijajah Portugis dulu. Berbagai infrastruktur seperti jalan, sekolah, perkantoran, dll dibangun di mana2. Bahkan bnyk daerah yg merasa iri dgn Timtim wkt itu karena Timtim memeroleh bantuan dana dr APBN yg sngt bsr. Entah kenapa bnyk dr antara mereka yg tdk tau rasa terima kasih.
karena timtim minim sumber penghasilan untuk pembangunan wilayahnya adalah wajar bila timtim hidup dari DUIT PUSAT, tapi sayangnya, sampai sekarang pandangan mereka yang melihat diri mereka berbeda di segala hal dengan kita jadinya mereka merasa bukan bagian dari diri kita, mereka tetap berpikir, mereka adalah mereka dan kita adalah kita, mungkin trauma buruk di masa lalu ya...(masa lalu yang kelabu)
aremahigam

Jeddah, Saudi Arabia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#20
Aug 22, 2013
 
percayalah....apabila kamu bersyukur maka akan aku tambah nikmat bagimu apabila kamu tidak bersyukur maka azab Tuhan sangat pedih.

Tell me when this thread is updated: (Registration is not required)

Add to my Tracker Send me an email

First Prev
of 2
Next Last
Type in your comments below
Name
(appears on your post)
Comments
Characters left: 4000

Please note by clicking on "Post Comment" you acknowledge that you have read the Terms of Service and the comment you are posting is in compliance with such terms. Be polite. Inappropriate posts may be removed by the moderator. Send us your feedback.

15 Users are viewing the East Timor Forum right now

Search the East Timor Forum:
Title Updated Last By Comments
pembunuhan 5 wartawan australia 22 hr gatot purwanto 4
Mahasiswa Timor Leste Merengek Minta Keringanan... 23 hr Ivan 10
Santa Cruz: Hari Paling Berdarah di Tanah Timor... 23 hr letjen prabowo subianto 1
Prabowo Gagal Menjaga Timtim Bagaimana Mau Jadi... 23 hr ester 1
TIMOR-TIMUR TERLEPAS DR GENGGAMAN soharto krn d... Wed susila bambang yudohono 1
togel tembus timur leste Wed RESKI DI KAL-TIM 6
Australian government criticized for sending 42... (Sep '06) Jul 27 moneth 5
•••
•••