Timor Leste ‘Ancaman’ Baru Indonesia?

Posted in the East Timor Forum

Comments

Showing posts 1 - 20 of631
< prev page
|
Go to last page| Jump to page:
taroman

Hong Kong

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#1
Apr 5, 2010
 

Judged:

1

INILAH.COM , Jakarta - Sebuah berita menarik terbersit dari Dili ibu kota Timor Leste. Berita itu menyangkut prediksi masa depan negara berpenduduk 1,3 juta jiwa tersebut. Ancaman baru bagi RI?
Dengan kekayaan minyak dan gas yang bernilai miliaran dolar AS, Timor Leste diperhitungkan akan menjadi sebuah negara kaya.“Timor Leste akan menjadi seperti ‘gerhana’ yang mewarnai jagat ekonomi regional bahkan global,” kata Jeffrey Sachs, penasehat khusus ekonomi Sekjen PBB.
Pernyataan ini bagi Indonesia cukup menarik dan perlu diantisipasi. Sebab berarti cepat atau lambat akan ‘dikelilingi’ tiga negara kaya tapi kecil yaitu Singapura, Brunei Darussalam dan Timor Leste. Negara kecil tetapi kaya sering kali punya kompleksitas. Negara kecil juga berpotensi menjadi ‘diktator kecil’.
Singapura merupakan contoh konkrit. Bertetangga dengan Singapura bukan hal gampang. Terlebih setelah Singapura menjadi negara termakmur di Asia Tenggara. Singapura sangat super ego-sentris.
Lihat saja bagaimana Singapura tidak segan-segan “mengancam” Indonesia dengan menyediakan fasilitas reparasi kapal-kapal perang dan armada militer AS. Padahal, bukan saja menyinggung Indonesia tetapi menentang kesepakatan ASEAN.
Dalam perjanjian ekstradisi. Singapura ditengarai banyak melindungi pelarian dari Indonesia yang membawa uang panas sehingga tidak mau meneken perjanjian ekstradisi. Penyebabnya dapat diterka. Uang panas dari Indonesia, bisa menjadi dana produktif. Akibatnya Singapura merupakan ‘surga’ bagi orang-orang bemasalah dari Indonesia.
Dalam soal teroris, lain lagi. Singapura kooperatif. Begitu menangkap teroris yang dicurigai punya kaitan dengan (orang) Indonesia, segera mengusirnya ke Tanah Air. Yang bermasalah dia buang ke Indonesia yang membawa keberuntungan dia nikmati sendiri.
Saat pertumbuhan ekonomi RI berjalan di tempat, Singapura semakin agresif mengakuisisi perusahaan keuangan atau perbankan Indonesia. Dalam skala tertentu sebagian besar kekayaan Indonesia sudah dikontrol Singapura. Intinya hubungan RI-Singapura seperti pepatah,‘dekat di mata jauh di hati’.
Memperkirakan Timor Leste bakal menjadi sahabat seperti Singapura, barangkali kepagian. Tetapi cukup beralasan menguatirkan hal tersebut. Timor Leste bisa saja membuka fasilitas pangkalan militer asing.
taroman

Hong Kong

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#2
Apr 5, 2010
 

Judged:

1

Dengan Timor Leste, Indonesia juga punya sejarah hitam. Para founding fathers negara bekas koloni Portugis itu, seperti Xanana Gusmao ataupun Ramos Horta, RI punya masa lalu yang tidak enak.
Memang RI-Timor Leste sudah menanda-tangani pakta rekonsiliasi. Pakta itu merupakan kemenangan karena Timor Leste terpaksa melupakan lembar hitam yang pernah menghiasi hubungan kedua pihak.
Sekalipun secara faktual Indonesia menguasai eks Timor Timur selama 24 tahun (1975-1999) yang katanya banyak pelanggaran HAM dilakukan Indonesia, oleh rekonsiliasi, lembar hitam itu dianggap selesai.
Namun yang tidak boleh dilupakan ketika pakta rekonsiliasi ditanda-tangani, secara ekonomi, status Timor Leste tidak setara Indonesia. Timor Leste butuh bantuan ekonomi.
Secara politis, Timor Leste juga perlu membangun hubungan baik dengan RI. Sebab, berharap Indonesia tidak mendukung gerakan pro RI menentang rezim penguasa disana. Soalnya jumlah mereka secara statistik masih banyak.
Sehingga masuk akal jika pakta rekonsiliasi itu ditanda-tangani pemimpin Timor Leste agar RI bersedia membantu di bidang ekonomi dan politik. Artinya pakta itu tidak didasarkan pada statute rasa saling percaya yang tulus.
Masih banyak hal yang menjadi ancaman kedua negara. Kelak, apabila Timor Leste menjadi sebuah negara kaya, negara kecil ini dapat berbalik sebagai ancaman buat Indonesia.
Siapa Jeffrey Sachs, si peramal tentang Timor Leste? Di Indonesia boleh jadi ia tidak dikenal. Tetapi di Amerika Serikat serta negara-negara miskin di Afrika Hitam, Eropa Timur maupun Amerika Latin, pakar pembangunan global itu sangat tersohor.
Ketenarannya antara lain karena teori ekonominya yang berlawanan arus. Ia termasuk kritikus terhadap Alan Greenspan, mantan Gubernur Bank Sentral AS. Ketika elit AS menganggap Greenspan, dewanya ekonomi AS, Sachs justru menyalahkannya.
Sachs mencemoh kebijakan Economic Bubble sebagai penyebab krisis global. Ketika kritikannya pertama kali dimuat media, banyak yang tidak percaya. Tetapi situasinya berbalik setelah rakyat dan pemerintah AS merasakan krisis ekonomi paling serius. Krisis ekonomi AS itu menjadi krisis global dan sampai sekarang tak terhentikan.
Kedatangan Sachs di Timor Lests pasti bukan wisata. Timor Leste merdeka dari Indonesia pada 1999, melalui referendum PBB. Selama 3 tahun pimpinan negara Timor Leste di tangan pejabat PBB. Baru di 2002, Timor Leste menjadi negara berdaulat.
Memang tidak disebutkan kapan Timor Leste akan berubah menjadi sebuah negara kaya. Tetapi ini tidak berarti kita tidak perlu antisipatif. Jangan mengabaikan prediksi Jeffrey Sachs.[mdr]
taroman

Hong Kong

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#4
Apr 6, 2010
 
Boy, setahu saya minyak di bayu undan hasilnya dibagi 90% untuk TL dan 10% untuk Autralia.Kalau soal Greater Sun raise hasilya dibagi fifty-fifty tapi belum di bor karena masih dipersengketakan.
Soal mau jadi negra kaya itukan cuma prediksi ahli ekonomi dunia. Bagi kami yg penting hidup aman, bahagia, pendidikan yg baik dan makan yg secukup.
kemiskinan itu merupan masalah global so, lebih baik mari kita perangi bersama-sama.
Boy

Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#5
Apr 6, 2010
 
ok deh... taroman

Since: Mar 10

Tokyo, Japan

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#6
Apr 6, 2010
 
sedikit koreksi dan penjelasan dari berbagai sumber:

1. Yang di Bayu Undan dan Greater Sunrise itu bukan crude oil tapi natural gas
2. Pemerintah TL akan mendapat total USD 1.8 billion sebagai activitiy taxes dari 2 tahap eksplorasi oleh Conoco-Phillips dkk, dan kemudian perpipaan dari lokasi eksplorasi ke Darwin untuk kemudian dijadikan LNG, sampai 20 tahun ke depan. Dan dari Darwin, LNG itu akan diekspor, dimana lebih dari 85% LNG itu dijual ke Jepang, sejak LNG sudah mulai dijual TL akan memperoleh tambahan total USD 1.2 billion sampai 17 tahun mendatang, jadi sampai tahun 2023, dari Banyu Undan, TL akan memperoleh devisa sebesar USD 3 billion.
3. Cadangan NG Greater Sunrise itu 2x lipat lebih besar dari Banyu Undan, tapi seperti yang dibilang oleh taroman, belum ada kesepakatan tentang masalah perbatasan, sehingga belum bisa dieksplorasi, selain itu belum ada negara yang bakal jadi importir.

Since: Mar 10

Tokyo, Japan

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#7
Apr 6, 2010
 
yang didapat TL cuma duit, tidak ada investasi fisik untuk kemajuan masyarakat lokal (di Indonesia, investor diwajibkan untuk itu terhadap masyarakat lokal, entah dalam bentuk sekolah, infrastruktur, sanitasi dll), tidak ada kontribusi terhadap pengurangan tenaga kerja (sampai sekarang semua offshore worker orang asing) dan tidak ada proses technology transfer terhadap orang2 TL.

Mudah2an ke depannya pemerintah TL bijak memanajemen duit yang diperoleh, sehingga ketika cadangan Gas sudah habis, rakyat TL sudah punya alternatif sumber pendapatan yang lain...
bebek

Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#8
Apr 6, 2010
 

Judged:

2

2

1

Taroman,
We refuse your peace offer. We don't want to betray Timorese and we know your British/Aus' Master intention exactly. To suck all Timorese natural resources with cheap prices. Your master is like a leech to us. Smiling in front of us with a dagger behind your back. Ready to backstab Indonesians for the second time.(Taroman, kita menolak tawaran perdamaian kalian. Kami tidak mau mengkhianati rakyat Timtim dan kita tahu niat Imperium Inggris/Aus yang sebenarnya. Menghisap habis kekayaan alam Timtim dengan harga murah. Tuan Inggrismu itu seperti lintah penghisap darah buat kita. Tersenyum ramah dihadapan kami dengan pisau belati dibelakang punggung. Siap menusuk kita dari belakang untuk yang kedua kali).

Jeffry Sachs eh',
Saya kira dia dibayar oleh perusahaan minyak untuk menipu dan mengadu domba rakyat Indonesia dan Timtim yang kedua kalinya. Taroman, secara teoritis memang Timtim dapat 90% keuntungan dari minyak mentah. Tapi kenyataannya Timtim hanya meraih 10% dari total potensi keuntungan yang bisa didapat. Bisa dibuktikan. Penipuan pertama, memang minyak datang dari tanah Timtim tapi kenyataannya semua minyak itu tidak untuk rakyat. Semuanya langsung dikirim ke Inggris/Australia Utara (Darwin) untuk diolah lebih lanjut. Penipuan kedua, potensi income minyak itu sebenarnya bukan 3 milyar dollar, ttp sedikitnya 10 milyar dollar. Sisanya dicuri Inggris/Australi setelah diolah di kilang minyak mereka. Rakyat Timtim harus beli minyak lebih mahal dari harga awal. Belum lagi minyak solvant atau minyak untuk petrochemical industri yang nilainya bisa berlipat 3 sampai 20 kali lebih mahal. Penipuan ketiga, ada sumber minyak di Laminaria-Corallina yang letaknya lebih dekat ke Timtim, tetapi diambil seluruhnya oleh Inggris/Aus dengan memanfaatkan tidak jelasnya perbatasan laut UNCLOS (ET's Exclusive Economic Zone) oleh Woodside dan Philips Petroleum semenjak 1999-2005. Sekarang sudah habis (1,2 milyar dollar hilang dicuri Inggris/Australi).

Jek,
Setahu saya di Banyu Undan itu ada juga minyaknya. Sekitar 400 juta barrel dan 3.4trilliun cubic gas.

Rakyat Timtim dan Indonesia,
Apakah kepala anda hampir pecah krn marah dengan info ini ? Saya tidak berbohong. Taroman sendiri juga nggak yakin dengan pernyataan si Jeffrey ini kok :). Semoga Allah melindungi kita semua.

Timtim Merdeka
Bulak

Hong Kong

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#9
Apr 8, 2010
 
seadainya Timor Leste jadi negara kaya seperti kata pakar ekonom itu, maka saya pikir TL lebih nakal lagi dari singapura seperti yg sebut penulis artikel ini "diktator kecil". hehe...
boy

Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#10
Apr 8, 2010
 
Bulak wrote:
seadainya Timor Leste jadi negara kaya seperti kata pakar ekonom itu, maka saya pikir TL lebih nakal lagi dari singapura seperti yg sebut penulis artikel ini "diktator kecil". hehe...
bangun bulak.. jangan terus bermimpi

Since: Mar 10

Tokyo, Japan

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#11
Apr 9, 2010
 
Bulak wrote:
seadainya Timor Leste jadi negara kaya seperti kata pakar ekonom itu, maka saya pikir TL lebih nakal lagi dari singapura seperti yg sebut penulis artikel ini "diktator kecil". hehe...
memangnya negara kaya otomatis punya pengaruh politik besar sampai mengancam tetangga2nya..?? apa Brunei itu ancaman buat Malaysia dan Filipina..??, Kuwait malah jatuh hanya dalam waktu kurang dari seminggu sama Irak negara bangkrut tahun 1990 dulu, sebelum dibebaskan sama pasukan multinasional..

wahai bulak, bisa nggak kamu tunjukkan satu saja negara kaya minyak yang punya pengaruh politik besar sampai2 jadi diktator terhadap tetangga2nya..
moer

Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#12
Apr 18, 2010
 
menurut saya pakar ekonomi itu terlalu dini memprediksi tentang timor leste, walaupun itu pada saatnya nanti itu terbukti namun tidak mungkin akan mengancam Indonesia, karena Timor Leste saat ini semua kebutuhan 9 bahan pokok masih di impor dari indonesia..........
mika

Batam, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#13
Apr 19, 2010
 
Boy wrote:
Mimpi di siang bolong..
Minyak kalian 80& masih dikuasai Australia.... jadi kapan bisa jadi negara kaya...
10 tahun lepas dari Indonesia.. malah jadi kelompok negara termiskin di dunia.... ckckck
ya...ya mas tapi paling tidak ngak orang yang nadah tangan dilampu merah dan banyak sekali kemiskinan tetapi dia memiliki gubuk reot artinya dia tetap punya rumah daripada tidur dihalte dan pelataran toko atupun dikolong jembatan..........makanan nya tidak 4 sehat 5 sempurna tapi dia tidak pungut dari tempat sampah..........orangnya hitam jelak tapi ya lebih menghargai hitamnya......but u pake pons untuk mutuhin kulitmu.......badan dan mulut bau tapi tidak dihatinya but u lain dibibir lain dihati....negaraku baru semua yang terjadi itu normal........masih ingat sejarah G 30 SPKI..........lihat aceh.....jangan lupa irian lho..........
bebek

Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#14
Apr 19, 2010
 

Judged:

2

2

1

Mika,

Kemiskinan di Indonesia itu memang ada. Ini adalah hasil dari Kapitalisme yang menyebabkan pemerataan kekayaan yang tidak benar. Itu juga sebabnya kita memperingatkan rakyat Timtim untuk tidak terjebak kedalam Kapitalisme yang dipaksakan Inggris/Aus akan menhancurkan sendi2 kehidupan rakyat Timtim. Sudah lihat contoh ekstrim di Papua New Guenea, kepulauan Solomon dan Australia (0rang2 asli Aborigin/Papua)? Ini contoh ekstrem hasil dari penjajahan Inggris/Aus. Di Indonesia, ada 10 persen yang hidup digaris kemiskinan absolut tetapi dibandingkan di Timtim ? Saya nggak mau nyebut karena juga merasa sedih. Banyak yang mati kelaparan di Timtim hanya karena tidak bisa bercocok tanam di tanahnya sendiri yang subur.

Timtim lebih baik kembali bersatu lagi ke Indonesia karena fakta sejarah membuktikan kemakmuran dan perdamaian lebih langgeng daripada harus hidup dibawah penjajahan Inggris/Australi dinegara TL.
bebek

Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#15
Apr 19, 2010
 

Judged:

3

3

3

Mika,

Kenapa dengan orang Aceh dan Papua ? Saudara saya bilang Aceh sudah maju dan damai kok. Orang Papua juga lebih makmur ketimbang rakyat Timtim yang sedang terjajah sekarang.
Boy

Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#16
Apr 20, 2010
 
mika wrote:
<quoted text>
ya...ya mas tapi paling tidak ngak orang yang nadah tangan dilampu merah dan banyak sekali kemiskinan tetapi dia memiliki gubuk reot artinya dia tetap punya rumah daripada tidur dihalte dan pelataran toko atupun dikolong jembatan..........makanan nya tidak 4 sehat 5 sempurna tapi dia tidak pungut dari tempat sampah..........orangnya hitam jelak tapi ya lebih menghargai hitamnya......but u pake pons untuk mutuhin kulitmu.......badan dan mulut bau tapi tidak dihatinya but u lain dibibir lain dihati....negaraku baru semua yang terjadi itu normal........masih ingat sejarah G 30 SPKI..........lihat aceh.....jangan lupa irian lho..........
aku nggak mau bandingkan antara Jakarta dengan dili, tapi aku cuma mau bandingkan antara kota Semarang dengan dili.. bagusan mana..? modern mana? lebih banyak gedung mewah? jawabnya dengan kota semarang saja masih kalah jauh lah kota dili itu
Husein

Melbourne, Australia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#17
Apr 20, 2010
 

Judged:

1

1

Saya sebagai penduduk Timor Leste yang juga beragama islam. saya sangat banga, karena negara Timor Leste termiskin, namun tidak memiliki utang dan memiliki dana simpanang di Amerika, hampir mencapai 16 Biliium dolar, dari data terakhir tanggal 23 Janari 2010
Boy

Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#18
Apr 20, 2010
 
Husein wrote:
Saya sebagai penduduk Timor Leste yang juga beragama islam. saya sangat banga, karena negara Timor Leste termiskin, namun tidak memiliki utang dan memiliki dana simpanang di Amerika, hampir mencapai 16 Biliium dolar, dari data terakhir tanggal 23 Janari 2010
berarti ada yang salah dengan managemen keuangan TL, dalam berbisnis penggunaan hutang dapat digunakan sebagai peningkatan alokasi modal usaha, itu semua setelah dianalisa kelayakannya berdasarkan analisa resiko dan kepatutan dari pihak peminjam, dalam Islam hukum pinjam meminjam pun dibolehkan asal bukan untuk dibungakan, makanya dibuatlah bank bank yg berbasis Syariah...,
kalau kita perhatikan semua negara maju atau kaya itu juga memiliki hutang busines yg besar, selama dikelola dengan baik tentunya akan memberikan kemajuan yang bermanfaat...

Apa pak Husein tak ingin punya usaha yang tambah besar, tentunya butuh penambahan modal bukan.

Wassalam
bebek

Tomang, Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#19
Apr 21, 2010
 

Judged:

2

2

1

Hussein,

Anda sebetulnya harus malu kalau uang Timtim itu disimpan dalam bentuk Dollar yang disimpan di Amerika. Nggak ada alasan berbangga sama sekali.

Malapetaka yang timbul di Timtim itu juga sebagian disebabkan oleh mata uang Dollar yang sedang bergejolak dahsyat. Menghancurkan semua orang yang bergantung kepadanya.

Ingat kepada Allah Hussein. Lindungi dirimu dan kawan2mu di Timtim dari penindasan penjajah Inggris dan Amerika.
Acao

Indonesia

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#20
May 1, 2010
 
timor-timur saat ini masih miskin itu wajar saja karena baru merdeka,tetapi orang timor leste sudah melangkah kedepan untuk maju.kalau dibandingkan semarang jelas beda mika karena semarang sudah merdeka 70 tahun tapi ekonomi rakyat juga masih terbelakang.masyarakat masih banyak yang tidak punya tempat tinggal yang layak,jumlah penduduk terlalu banyak lapangan kerja terbatas.saya kira orang timor leste mereka punya masa depan yang cerah asalkan tidak ada korupsi di negara itu.
Nara

Norway

|
Report Abuse
|
Judge it!
|
#21
May 1, 2010
 
Jumlah minyak TL tak akan sebanyak minyak Indo.Indo terkorup ke10,TL Ke4 dari 44 Negara Asia.Ke-5,TL ke-3 di ASEAN,dan ke 70,TL Ke-40 di Dunia.

Tell me when this thread is updated: (Registration is not required)

Add to my Tracker Send me an email

Showing posts 1 - 20 of631
< prev page
|
Go to last page| Jump to page:
Type in your comments below
Name
(appears on your post)
Comments
Characters left: 4000

Please note by clicking on "Post Comment" you acknowledge that you have read the Terms of Service and the comment you are posting is in compliance with such terms. Be polite. Inappropriate posts may be removed by the moderator. Send us your feedback.

•••
•••
•••
•••